Rabu
28 Oktober 2026 | 10 : 29

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

“Jangan Rusak Solidaritas Hanya Karena Berebut Jadi Ketua PAC”

SAMSUNG CAMERA PICTURES
SAMSUNG CAMERA PICTURES
Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya Whisnu Sakti Buana saat memberi sambutan dimulainya tes tulis bagi bakal calon Ketua PAC, Minggu (25/1/2015).

SURABAYA – Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya Whisnu Sakti Buana mengajak semua kader dan jajaran pengurus menjaga kesolidan yang sudah terjaga kuat selama lima tahun terakhir. Dia tidak ingin solidaritas itu jadi rusak hanya gara-gara berebut ingin jadi pimpinan pengurus PDI Perjuangan.

“Satu modal dasar yang kita jaga bersama adalah solidaritas, kesolidan kita. Jangan sampai kesolidan ini ternodai, jadi rusak hanya karena rebutan jadi Ketua PAC,” tandas Whisnu, saat menyampaikan pengantar pembukaan dimulainya tes tulis bagi bakal calon Ketua PAC PDI Perjuangan se-Surabaya, di Gedung Wanita Jalan Kalibokor, Minggu (25/1/2015) sore.

Menurut Whisnu, sejak lima tahun terakhir, kader-kader PDI Perjuangan Surabaya sudah bersama-sama membangun kembali kebesaran partai sejak keterpurukan 2009. Hal itu, jelasnya, dibuktikan dengan kemenangan PDI Perjuangan di Surabaya saat pemilu legislatif dan pemilu presiden pada 2014.

Dalam mekanisme konsolidasi partai yang baru ini, tambah Whisnu, sangat memungkinkan bagi kader PDI Perjuangan untuk tetap solid. Karena sesuai SK DPP No 066 dan 067, katanya, amanatnya sudah jelas, yakni tidak ada voting. “Harus bermusyawarah mufakat dalam memilih Ketua PAC,” ujarnya.

Dengan model konsolidasi seperti ini, imbuh Whisnu, harusnya semua kader bisa meletakkan seluruh kepentingan pribadi demi kepentingan partai yang lebih besar.

Sesuai SK 066-067, kata Whisnu, semuanya harus bisa introspeksi, mengaca kepada diri masing-masing, agar tidak merasa paling lebih baik dari yang lain. Sebab, lanjutnya, karena semua manusia pasti punya kekurangan.

“Tinggal bagaimana kita bersama-sama saling menutup kekurangan kita masing-masing untuk kesolidan partai. Dan harus kita tunjukkan, kalau kemarin dua pemilu bisa kita menangkan, maka momen Pilkada Surabaya 2015 sebagai pembuktian terakhir kita, Surabaya tetap milik PDI Perjuangan,” tegas politisi yang juga Wakil Wali Kota Surabaya itu. (pri)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Hari Sumpah Pemuda, PDI Perjuangan Banyuwangi Gelar Aksi Resik Sungai Kalimati Muncar

BANYUWANGI – DPC PDI Perjuangan Banyuwangi memperingati Hari Sumpah Pemuda dengan aksi resik kali atau ...
EKSEKUTIF

Rijanto Ajak Pemuda Blitar Rawat Persatuan dan Ambil Peran Nyata dalam Pembangunan

Bupati Blitar Rijanto mengajak pemuda merawat persatuan Sumpah Pemuda 1928 dan mengambil peran nyata dalam ...
LEGISLATIF

Pendangkalan Pelabuhan Pasongsongan, Komisi B DPRD Jatim Desak Prioritas Anggaran Pengerukan

SURABAYA – Komisi B DPRD Jawa Timur mendesak pengerukan sedimentasi dan pemeliharaan infrastruktur Pelabuhan ...
KABAR CABANG

PDIP Gresik Gelar Kompetisi Esports, Dorong Sportivitas dan Solidaritas Anak Muda

GRESIK – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Gresik mendorong pembentukan karakter generasi muda melalui kompetisi esports ...
KABAR CABANG

Millenium Public Pulse 28, PDIP Lamongan Tampung Aspirasi Gen Z soal Beasiswa hingga Jalan Rusak

Millenium Public Pulse 28 yang digelar PDIP Lamongan menampung aspirasi Gen Z soal beasiswa, PIP, MBG, jalan rusak ...
LEGISLATIF

Defisit Air Jatim 2,8 Miliar Meter Kubik, Komisi D Desak Konservasi dan Efisiensi Irigasi

SURABAYA – Komisi D DPRD Jawa Timur meminta Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air (PU SDA) memprioritaskan ...