Rabu
27 Mei 2026 | 12 : 06

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

“Jangan Rusak Solidaritas Hanya Karena Berebut Jadi Ketua PAC”

SAMSUNG CAMERA PICTURES
SAMSUNG CAMERA PICTURES
Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya Whisnu Sakti Buana saat memberi sambutan dimulainya tes tulis bagi bakal calon Ketua PAC, Minggu (25/1/2015).

SURABAYA – Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya Whisnu Sakti Buana mengajak semua kader dan jajaran pengurus menjaga kesolidan yang sudah terjaga kuat selama lima tahun terakhir. Dia tidak ingin solidaritas itu jadi rusak hanya gara-gara berebut ingin jadi pimpinan pengurus PDI Perjuangan.

“Satu modal dasar yang kita jaga bersama adalah solidaritas, kesolidan kita. Jangan sampai kesolidan ini ternodai, jadi rusak hanya karena rebutan jadi Ketua PAC,” tandas Whisnu, saat menyampaikan pengantar pembukaan dimulainya tes tulis bagi bakal calon Ketua PAC PDI Perjuangan se-Surabaya, di Gedung Wanita Jalan Kalibokor, Minggu (25/1/2015) sore.

Menurut Whisnu, sejak lima tahun terakhir, kader-kader PDI Perjuangan Surabaya sudah bersama-sama membangun kembali kebesaran partai sejak keterpurukan 2009. Hal itu, jelasnya, dibuktikan dengan kemenangan PDI Perjuangan di Surabaya saat pemilu legislatif dan pemilu presiden pada 2014.

Dalam mekanisme konsolidasi partai yang baru ini, tambah Whisnu, sangat memungkinkan bagi kader PDI Perjuangan untuk tetap solid. Karena sesuai SK DPP No 066 dan 067, katanya, amanatnya sudah jelas, yakni tidak ada voting. “Harus bermusyawarah mufakat dalam memilih Ketua PAC,” ujarnya.

Dengan model konsolidasi seperti ini, imbuh Whisnu, harusnya semua kader bisa meletakkan seluruh kepentingan pribadi demi kepentingan partai yang lebih besar.

Sesuai SK 066-067, kata Whisnu, semuanya harus bisa introspeksi, mengaca kepada diri masing-masing, agar tidak merasa paling lebih baik dari yang lain. Sebab, lanjutnya, karena semua manusia pasti punya kekurangan.

“Tinggal bagaimana kita bersama-sama saling menutup kekurangan kita masing-masing untuk kesolidan partai. Dan harus kita tunjukkan, kalau kemarin dua pemilu bisa kita menangkan, maka momen Pilkada Surabaya 2015 sebagai pembuktian terakhir kita, Surabaya tetap milik PDI Perjuangan,” tegas politisi yang juga Wakil Wali Kota Surabaya itu. (pri)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

PDI Perjuangan Banyuwangi Serahkan Hewan Kurban ke Ponpes dan Masjid, Wujud Semangat Gotong Royong

BANYUWANGI – Sebagai bentuk kepedulian sosial serta wujud nyata semangat gotong royong dan toleransi, DPC PDI ...
KABAR CABANG

PDIP Tulungagung Serahkan Sapi Kurban di Masjid Dekat Makam Kakek Bung Karno

TULUNGAGUNG – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung menyerahkan seekor sapi kurban di ...
KRONIK

PDI Perjuangan Jatim Serahkan Dua Sapi Kurban, Begini Apresiasi Muhammadiyah

SURABAYA – Pengurus Wilayah (PW) Muhammadiyah Jawa Timur menyampaikan apresiasi tinggi atas konsistensi DPD PDI ...
KABAR CABANG

Tebar Kepedulian Jelang Idul Adha, DPC PDIP Kabupaten Madiun Salurkan 2 Ekor Sapi Kurban

MADIUN – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Madiun menyalurkan dua ekor sapi kurban bantuan dari DPD PDI Perjuangan Jawa ...
KABAR CABANG

DPC PDIP Kota Blitar Terima Dua Ekor Sapi Kurban dari DPD l Jatim

DPC PDI Perjuangan Kota Blitar menerima dua ekor sapi kurban dari DPD PDIP Jawa Timur untuk dibagikan kepada kader ...
KRONIK

Bahagia Warga Dusun Tengah Hutan di Ngawi Terima Sapi Kurban dari PDI Perjuangan

NGAWI – Jalan yang membelah kawasan hutan Perhutani KPH Saradan itu masih basah ketika kendaraan pengangkut sapi ...