Minggu
01 November 2026 | 11 : 47

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Ini, yang Membikin Nasi Bungkus di Kampanye PDIP Jadi Spesial

IMG_20190324_185950

TANGERANG – Ada menu spesial pada nasi bungkus bagi peserta kampanye terbuka PDI Perjuangan di Alun-alun Kota Tangerang, Minggu (24/3/2019).

Spesial, bukan karena sajian menunya yang mewah. Bahkan, tidak ada menu daging di dalamnya.

Di setiap bungkus, hanya ada setampuk nasi hangat, sayur buncis, telur balado atau telur ceplok atau telur dadar, ikan asin dan ditambah sambal. Sangat sederhana.

“Kami beruntung memiliki Ketua Umum yang pintar masak. Ini semuanya adalah resep dari Ibu Mega. Ini yang membuat menu ini jadi spesial ya,” jelas Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, saat di dapur umum kampanye terbuka itu.

Jauh-jauh hari, Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) PDIP sebagai pihak yang mengurus dapur umum acara ini sudah berkomunikasi dengan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri.

Putri Sang Proklamator Kemerdekaan RI Bung Karno itu memberikan resep bagaimana membuat sejumlah menu tersebut menjadi enak disantap.

“Baguna PDIP yang biasanya beroperasi ketika tanggap bencana memang kami kerahkan untuk menyediakan makanan bagi mereka yang berkampanye dan makanan ini sangat enak,” ujar dia.

Menurut Hasto, dalam kampanye terbuka kali ini,Baguna menyiapkan 15.000 porsi nasi bungkus.

Hasto juga sempat mencicipi masakan yang langsung diolah di dapur umum, persis di samping panggung acara kampanye terbuka itu.

“Saya nambah telurnya boleh ya,” ujar dia sambil mencomot sepotong telur dadar.

Kampanye di Alun-alun Kota Tangerang ini sendiri merupakan awal rangkaian kampanye terbuka yang dimulai pada Minggu (24/3/2019).

Kampanye terbuka PDI-P pertana ini diisi sejumlah acara, mulai dari peluncuran joget 01-3, orasi politik dari fungsionaris partai, hingga atraksi seni dan budaya berupa Reog Ponorogo dan Barongsai.

Hasto menekankan, kampanye yang digelar pihaknya, yakni kampanye positif dengan menyebarkan kedamaian dan mengedepankan program serta gagasan.

“Dengan kampanye positif ini, artinya jiwanya sehat. Sementara, mereka yang mengeluarkan kampanye negatif, hoaks dan sebagainya, berarti jiwanya tidak sehat,” ujar Hasto. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Renny Pramana: Korban Bencana Butuh Makanan Bergizi, Bukan Sekadar Mengenyangkan

SURABAYA – Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Wara Sundari Renny Pramana, menegaskan korban bencana ...
KABAR CABANG

DPC Bojonegoro Kirim Bantuan Air Bersih untuk Warga Ngasem Terdampak Kekeringan

BOJONEGORO – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bojonegoro kembali menunjukkan kepedulian dan gotong royong kepada ...
LEGISLATIF

Desil Bansos Tak Sesuai Kondisi Ekonomi, Yuzar Rasyid Minta Warga Ajukan Sanggahan

KEDIRI – Anggota DPRD Kota Kediri Yuzar Rasyid mendorong warga yang mendapati angka desil bantuan sosial tidak ...
HEADLINE

Pimpin Kembali PA GMNI Jatim, Deni Wicaksono Andalkan Digital Sebarkan Gagasan Bung Karno

SURABAYA – Ketua DPD Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) Jawa Timur, Deni Wicaksono, ...
LEGISLATIF

Guntur Dorong Paguyuban MC Blitar Samakan Standar Profesionalisme

BLITAR – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Guntur Wahono, mendorong paguyuban pembawa acara atau ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Ingatkan Pendataan Digital Bansos Harus Sesuai Kondisi Riil, Bukan Like and Dislike

KEDIRI – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mengingatkan proses pendataan kependudukan secara digital untuk ...