Senin
05 Oktober 2026 | 5 : 47

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Ini, yang Membikin Nasi Bungkus di Kampanye PDIP Jadi Spesial

IMG_20190324_185950

TANGERANG – Ada menu spesial pada nasi bungkus bagi peserta kampanye terbuka PDI Perjuangan di Alun-alun Kota Tangerang, Minggu (24/3/2019).

Spesial, bukan karena sajian menunya yang mewah. Bahkan, tidak ada menu daging di dalamnya.

Di setiap bungkus, hanya ada setampuk nasi hangat, sayur buncis, telur balado atau telur ceplok atau telur dadar, ikan asin dan ditambah sambal. Sangat sederhana.

“Kami beruntung memiliki Ketua Umum yang pintar masak. Ini semuanya adalah resep dari Ibu Mega. Ini yang membuat menu ini jadi spesial ya,” jelas Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, saat di dapur umum kampanye terbuka itu.

Jauh-jauh hari, Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) PDIP sebagai pihak yang mengurus dapur umum acara ini sudah berkomunikasi dengan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri.

Putri Sang Proklamator Kemerdekaan RI Bung Karno itu memberikan resep bagaimana membuat sejumlah menu tersebut menjadi enak disantap.

“Baguna PDIP yang biasanya beroperasi ketika tanggap bencana memang kami kerahkan untuk menyediakan makanan bagi mereka yang berkampanye dan makanan ini sangat enak,” ujar dia.

Menurut Hasto, dalam kampanye terbuka kali ini,Baguna menyiapkan 15.000 porsi nasi bungkus.

Hasto juga sempat mencicipi masakan yang langsung diolah di dapur umum, persis di samping panggung acara kampanye terbuka itu.

“Saya nambah telurnya boleh ya,” ujar dia sambil mencomot sepotong telur dadar.

Kampanye di Alun-alun Kota Tangerang ini sendiri merupakan awal rangkaian kampanye terbuka yang dimulai pada Minggu (24/3/2019).

Kampanye terbuka PDI-P pertana ini diisi sejumlah acara, mulai dari peluncuran joget 01-3, orasi politik dari fungsionaris partai, hingga atraksi seni dan budaya berupa Reog Ponorogo dan Barongsai.

Hasto menekankan, kampanye yang digelar pihaknya, yakni kampanye positif dengan menyebarkan kedamaian dan mengedepankan program serta gagasan.

“Dengan kampanye positif ini, artinya jiwanya sehat. Sementara, mereka yang mengeluarkan kampanye negatif, hoaks dan sebagainya, berarti jiwanya tidak sehat,” ujar Hasto. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Syaifuddin Ajak Warga dan RT-RW Makin Peduli dengan Tonggo Kanan-Kiri

SURABAYA – Ketua DPRD Kota Surabaya Syaifuddin Zuhri mengajak masyarakat, terutama pengurus RT dan RW, semakin ...
LEGISLATIF

Puan Maharani: Sebagai Prajurit yang Lahir dari Rahim Rakyat, TNI Tak Boleh Lupa Akarnya

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani mengingatkan seluruh prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) agar tidak ...
KABAR CABANG

Perkuat Akar Rumput, PAC PDIP Banyuwangi Kota Gelar Musran dan Musanran

BANYUWANGI – Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan Kecamatan Banyuwangi menggelar Musyawarah Ranting (Musran) ...
LEGISLATIF

Budi Leksono: Pengawasan Tempat Hiburan Surabaya Tak Cukup Cek Perizinan

SURABAYA – Pengawasan terhadap tempat hiburan di Kota Surabaya dinilai tidak cukup hanya memastikan kelengkapan ...
PEMILU

Wacana Pemecahan Dapil Tuban Menghangat, Ony Ingatkan Masalah Warga Jangan Terabaikan

SURABAYA – Wacana penataan dan pemecahan daerah pemilihan (dapil) DPRD Kabupaten Tuban mulai menghangat. Anggota ...
UMKM

Kisah Suyati Menambah Pendapatan Keluarga dengan Beternak Ayam KUB

TUBAN — Riuh rendah suara ayam saling bersahutan dari area belakang sebuah rumah sederhana di Kecamatan Soko, ...