oleh

Di Blitar, Erma Reses Sambil Hijaukan Bantaran Sungai

BLITAR – Reses anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jawa Timur Erma Susanti di Desa Papungan, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar, Minggu (7/3/2021) diselingi aksi penghijauan di area wisata lingkungan, Lumban Kali.

Penghijauan dilakukan secara simbolis dengan menanam pohon jenis akasia di bantaran sungai Wisata Lumban Kali, seusai menggelar reses bersama dengan masyarakat setempat.

Baca juga: Erma Tantang Pemuda Blitar Bikin Gebrakan Inovatif di Bidang Pertanian

“Hari ini kita tanam 50 pohon akasia. Dengan harapan pohon tersebut nantinya dapat memberikan manfaat. Selain bantaran sungai menjadi tetap asri, ini juga termasuk upaya menjaga kelestarian lingkungan,” kata Erma

Dalam kesempatan itu dia mengapresiasi kreatifitas pemuda Desa Papungan yang mampu menyulap sungai yang semula kotor menjadi sebuah tempat yang indah, bersih, dan asri sehingga berpotensi menjadi wisata lingkungan di Blitar.

“Kawan-kawan (pemuda desa) sudah melakukan langkah yang luar biasa, yaitu dengan menginisiasi terbangunnya wisata lingkungan,” ungkapnya.

Menurutnya, hal itu sejalan dengan komitmen PDI Perjuangan, yakni tentang penghijauan lingkungan desa terutama pada desa-desa yang terdapat area wisata didalamnya. 

“PDI Perjuangan adalah partai yang sudah mendeklarasikan komitmen untuk menjaga dan merawat lingkungan, termasuk penghijauan,” tuturnya.

Dia menjelaskan, penghijauan adalah salah satu bentuk upaya konkret dari Partainya dalam memikirkan persoalan-persoalan yang berkaitan dengan keberlanjutan masa depan untuk generasi mendatang.

Oleh karena itu, kehadirannya merupakan bagian dari edukasi terhadap masyarakat yang ada di sekitar Wisata Lumban Kali.

“Jelas, ini (Wisata Lumban Kali) adalah hal konkret dan positif. Maka dari itu saya ingin terlibat di dalamnya,” tegas Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim ini.

Apresiasi itu dibuktikan Erma dengan menyumbangkan puluhan bibit pohon yang harapannya dapat membuat area Wisata Lumban Kali lebih hijau dan asri. Juga, jika sudah tumbuh besar nantinya dapat mengurangi resiko abrasi di sekitar lingkungan sungai.

“Insya Allah masih akan datang lagi bibit pohon selanjutnya. Jumlahnya ratusan,” pungkasnya. (arif)