Selasa
23 Juni 2026 | 3 : 27

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

4 Tim Baguna Sasar Tapal Kuda

PSX_20140701_101932.jpg
image

Salah satunya adalah Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) yang diterjunkan ke masyarakat untuk menjadi corong partai. Senin (30/6/2014) malam, Baguna DPD PDI Perjuangan Jawa Timur memberangkatkan empat armada beserta personelnya untuk mengawal sosialisasi pasangan capres cawapres nomor 2 Jokowi-JK di kawasan Tapal Kuda.

Sekretaris Baguna DPP PDI Perjuangan Alvian Feoh yang menjadi koordinator gerakan ini menjelaskan, tugas utama Baguna kali ini adalah menyosialisasikan Kartu Indonesia Sehat yang merupakan program Jokowi-JK. Menurut dia, masih banyak masyarakat belum mendapatkan informasi yang benar tentang Jokowi-JK.

Serangan kampanye hitam yang membombardir daerah basis pedesaan menyebabkan masyarakat mendapat informasi yang simpang siur tentang Jokowi-JK. “Tugas kami adalah meluruskan informasi itu. Menjelaskan pada masyarakat tentang siapa dan apa yang akan dibangun Jokowi-JK bila kelak terpilih sebagai presiden,” jelas Alvian.

Dalam kegiatan ini, lanjut Alvian, pasukan Baguna yang dari DPD PDI Perjuangan Jatim ini nantinya akan dibagi dalam beberapa kelompok yang menyasar beberapa titik keramaian di masing-masing daerah target. “Baguna PDI Perjuangan dikerahkan di tiga provinsi yaitu Jawa Barat, Banten, dan Jawa Timur. Khusus Jawa Timur kita akan turun di kabupaten Probolinggo, Jember, Pasuruan, Lumajang, dan Trenggalek,” urai Alvian.

Berbagai alat peraga sosialisasi pun telah disiapkan. Di antaranya sticker, kaos, pin, brosur, tabloid, dan kartu Indonesia sehat. Sesuai dengan tugas Baguna, maka tugas utama pasukan ini adalah menjelaskan pada masyarakat tentang apa itu Kartu Indonesia Sehat.

“Kami akan jelaskan seakurat mungkin tentang apa itu Kartu Indonesia Sehat dan apa manfaatnya bagi masyarakat. Jokowi sudah menerapkannya di Solo dan di Jakarta. Ini bukan janji akan begini begitu, ini sudah dilakukan. Masyarakat perlu mendapat informasi yang benar tentang hal ini,” tegas Alvian lagi.

Sementara, Wakil Sekretaris Internal DPD PDI Perjuangan Jatim SW Nugroho yang memberangkatkan Tim Baguna ini dalam sambutannya mengatakan, bahwa meski pun tugas ini mendadak, namun sebagai kader partai harus selalu siap ditugaskan. “Kita adalah kader partai ideologis. Kita memang tidak punya uang banyak, keyakinan pada ideologi partai lah yang menjadi bekal kita saat berjuang seperti sekarang ini. Dengan keikhlasan mudah-mudahan apa yang kita lakukan ini mendapat ridho Allah SWT dan Pak Jokowi-JK bisa memenangkan pilpres 9 Juli nanti,” ucap dia.

Rombongan kemudian diberangkatkan tepat pada pukul 21.40 WIB dengan pembacaan doa yang dipimpin Sekretaris Bidang Infokom DPD PDI Perjuangan Jatim Puguh Wardono. Total ada empat mobil ambulans Baguna dan 20 orang petugas diberangkatkan kali ini. Titik pertama yang akan dituju adalah Kota Probolinggo. (sa)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Pemkot Surabaya Kerahkan 31 Armada Tangani Genangan Usai Hujan Deras Dua Hari

Pemkot Surabaya mengerahkan 31 armada untuk menangani genangan akibat hujan deras selama dua hari. Wali Kota Eri ...
EKSEKUTIF

Cegah Pernikahan Dini, Pemkab Lamongan Cermati 1.228 Pengajuan Dispensi Kawin

LAMONGAN – Pemerintah Kabupaten Lamongan terus menunjukkan komitmen nyata dalam menekan angka perkawinan anak di ...
KRONIK

Risma Turun Langsung ke Lokasi Gempa Sigi, Pastikan Bantuan PDIP Tepat Sasaran untuk Warga

Tri Rismaharini turun langsung ke lokasi gempa di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, untuk memetakan kebutuhan warga ...
KRONIK

Risma Ingatkan Warga Sulteng Jangan Anggap Remeh Gempa Kecil

Tri Rismaharini mengingatkan warga Sulawesi Tengah agar tidak meremehkan gempa kecil serta mendorong pembangunan ...
KABAR CABANG

Tumpeng Nasi Jagung, Sholawat, dan Harapan Petani Jember di Haul Bung Karno 

Di tengah hujan yang mengguyur Jember, seorang petani membawa tumpeng nasi jagung ke Haul Bung Karno. Sebuah simbol ...
LEGISLATIF

Novita Hardini: Penambahan Layar Bioskop Bukan Solusi Tunggal Perfilman Nasional

Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini mengingatkan pemerintah agar tidak menjadikan penambahan layar bioskop ...