Yakin Paslon 01 Menang, Direktur Cyrus Pertaruhkan Karir di Dunia Survei

 16 pembaca

JAKARTA – Direktur Eksekutif Cyrus Network, Hasan Hasbi yakin pemenang Pilpres 2019 adalah pasangan nomor urut 01 Joko Widodo-Ma’ruf Amin. Bahkan, dia berani mempertaruhkan karirnya di dunia persurveian Indonesia.

“Kami yakin Jokowi akan menangin pilpres 2019, selisihnya dengan Prabowo dua digit,” kata Hasan Hasbi dalam keterangan tertulisnya kepada media, Jumat (12/4/2019).

Hasan bahkan menantang siapapun yang berani bertaruh untuk kemenangan Jokowi. Dia mengaku jika dirinya bukan sombong, tapi yakin dengan data yang dimilikinya.

“Saya berani bertaruh, jika Jokowi kalah saya pensiun dari dunia survei, dan sebaliknya. Kenapa saya yakin Jokowi menang, karena saya percaya dengan data yang kami kerjakan. Sampai saat ini, saya belum menemukan penantang,” ungkapnya.

Hasan mengatakan hasil surveinya ini paling otentik dibanding lembaga survei lainnya. Karena sebut dia, undecided voters-nya hanya 5 persen, sedang lembaga lain masih jauh mencapai dua digit.

“Jika undecided votersnya dua digit saya bisa pastikan hasil survei mereka akan meleset. Sementara Cyrus survei terakhir ini sudah 5 persen,” ujar Hasan.

Dari hasil survei terakhir di Sumatera, Jokowi unggul di Lampung dan Sumatera Utara, Jatim dan Jateng unggul jauh. Sementara untuk Jabar Jokowi menang tipis.

“Secara nasional, Jokowi unggul 57 persen, dan Prabowo 43 persen. Kemenangan di Jabar ini nantinya bisa mengobati kekalahan Jokowi di daerah lain,” katanya.

Dia menyarankan untuk Jokowi sebaiknya konsen kampanye di daerah-daerah potensialnya. Karena, daerah lain apalagi wilayah timur, kemenangan sudah nyata.

“Jangan melakukan manuver yang membuat blunder, karena kemenangan sudah di depan mata,” tuturnya.

Survei Cyrus Network dilakukan sejak 27 Maret-2 April 2019 terhadap 1.230 responden penduduk Indonesia berusia 17 tahun dan sudah menikah.

Responden laki-laki dan perempuan sama-sama 50 persen. Responden yang tinggal di wilayah desa 51 persen dan kota 49 persen.

Responden terpilih diwawancara menggunakan metode tatap muka. Margin of error survei +/- 3 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Tingkat elektabilitas ini diambil dengan berdasarkan simulasi kertas suara. Pertanyaan yang diajukan kepada responden adalah ‘Jika Anda saat ini sedang berada di dalam tempat pemungutan suara, dan di depan Anda ada kertas suara dengan dua pasangan capres-cawapres seperti di bawah ini, siapakah yang akan Anda pilih?’

Sebanyak 79,0% persen responden mengaku telah menetapkan pilihan.

“56,4 persen memilih Jokowi-Ma’ruf Amin, 38,1 persen memilih Prabowo-Sandiaga. 3,2 persen belum memutuskan, 0,7 persen tidak memilih, 1,6 persen tidak menjawab,” urainya. (goek)