Jumat
16 Oktober 2026 | 3 : 06

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Wasekjen PDI Perjuangan: Penundaan Tahapan Pemilu Itu Melawan Konsitusi

PDIP-Jatim-Arief-Wibowo-11032023

JEMBER – Wakil Sekertaris Jendral (Wasekjen) DPP PDI Perjuangan, Arif Wibowo, menyebut putusan Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat untuk menunda tahapan Pemilu 2024 adalah putusan yang kacau dan menyesatkan.

Menurutnya, putusan tentang penundaan tahapan pemilu yang dikeluarkan PN Jakarta pusat tersebut merupakan putusan yang aneh bahkan kacau, sebab jelas jelas melangkahi amanat konstitusi.

“Jadi, saya kira ini adalah putusan pengadilan yang sangat aneh, mengejutkan, dan bahkan bisa dibilang putusan yang kacau, sebab jelas putusan tersebut telah melangkahi amanat konstitusi. Dan itu tidak dibenarkan,” ujar Arif di Kantor DPC PDI Perjuangan Jember, Sabtu (11/03/2023).

Anggota Komisi II DPR RI tersebut juga mensinyalir, di balik putusan penundaan pemilu tersebut ada gerakan yang memang tidak menginginkan pemilu dilaksanakan sesuai jadwal.

“Kalau dalam politik, kita melihatnya, ya sudah pasti, ada satu gerakan yang memang tidak ingin pemilu dilaksanakan tepat waktu sesuai dengan jadwal, tahapan,dan program yang ada. Saya kira ini harus dipahami sebagai sesuatu yang bersifat political movement. Jadi, ini adalah berangkat dari satu gerakan politik yang tidak ingin pemilu dilaksanakan secara konstitusional,” jelasnya.

“Tapi saya pastikan, Komisi II DPR tidak pernah membahas soal penundaan pemilu. Nanti tanggal 15 kita akan membahas Perppu Pemilu, yang pernah dikeluarkan untuk kemudian seharusnya mendapatkan persetujuan DPR pada sidang paripurna,” sambungnya.

Berkaitan dengan hal tersebut, lanjut Arif, PDI Perjuangan cukup tegas menolak adanya penundaan pemilu. Hal tersebut telah dinyatakan sendiri oleh Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri.

“Bahwa kalau ini dilakukan, penundaan pemilu dan seterusnya itu, maka sudah pasti dia melawan konstitusi. Dan sikap PDI Perjuangan sangat jelas, pertama Pancasila harus dijaga, konstitusi harus dijalankan, bentuk negara final NKRI juga harus dijaga, kebhinekaan harus kita rawat dengan sebaik-baiknya,” tandasnya. (ryo/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Antrean BBM Meluas di Jember, Widarto Kritik Pertamina Tak Transparan

JEMBER – Antrean panjang di sejumlah SPBU Jember belum terjawab penyebabnya. Wakil Ketua DPRD Jember, Widarto, ...
LEGISLATIF

Keluhan Warga Barat Magetan Tertumpah di Pertemuan Reses Rita Haryati

MAGETAN – Sejumlah warga dari pelbagai desa di Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, mengeluhkan kondisi ...
LEGISLATIF

Beri Bantuan Air Bersih di Kaligede Ngawi, Kanang Temukan Pompa Sumur Terkendala Daya Listrik

NGAWI – Musim kemarau panjang memicu kekeringan parah di Kabupaten Ngawi. Berdasarkan data Badan Penanggulangan ...
EKSEKUTIF

Bupati Yani dan PMI Gresik Apresiasi Pendonor Darah yang Telah Donor 50 Kali

GRESIK – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Gresik memberikan ...
LEGISLATIF

Deni Wicaksono Ajak Warga Panggul Trenggalek Jaga Hutan dan Sumber Air

TRENGGALEK – Wakil Ketua DPRD Jawa Timur Deni Wicaksono mengajak masyarakat Kecamatan Panggul, Kabupaten ...
KRONIK

Sasar Panggung Dunia, Gandrung Sewu 2026 Usung Konsep Baru

BANYUWANGI – Pagelaran Gandrung Sewu 2026 yang memasuki tahun ke-14 ditargetkan menyasar panggung dunia. Agenda ...