Selasa
25 Agustus 2026 | 2 : 09

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Warga Bisa Kritik Soal Pelayanan Publik OPD Tulungagung Cukup Lewat Ponsel

pdip-jatim-220608-maryoto-mou

TULUNGAGUNG – Bupati Tulungagung Maryoto Birowo menandatangani MoU Replikasi Inovasi Pelayanan Publik Survei Kepuasan Masyarakat SukMa-e bersama Biro Organisasi Setda Jawa Timur di ruang Prajamukti kantor Pemkab setempat. Rabu (8/6/2022).

Dengan replikasi aplikasi SuKMa-e Jatim di Tulungagung, dirinya berharap, penyelenggaraan pelayanan di semua OPD bisa semakin baik. Karena masyarakat bisa langsung memantau, memberikan kritik dan saran hanya cukup melalui ponsel saja.

“Masyarakat pemanfaat layanan cukup melalui ponsel bisa secara langsung memberikan kritik dan saran atas pelayanan yang diberikan perangkat daerah,” katanya.

Kader PDI Perjuangan ini menjelaskan, SUKMa-e Jatim berupa sistem untuk mengukur tingkat kepuasan masyarakat sebagai pengguna layanan dan meningkatkan kualitas penyelenggaraan pelayanan publik.

Hadirnya Sukma-e Jatim, adalah sebagai tindak lanjut ditetapkannya Permenpan RB Nomor 14 Tahun 2017 tentang Pedoman Penyusunan Survey Kepuasan Masyarakat untuk Penyelenggaraan Pelayanan Publik.

Selain itu, salah satu fungsi utama ASN adalah sebagai pelayan publik yang tugasnya adalah memberikan pelayanan publik yang profesional dan berkualitas, bukannya minta dilayani oleh masyarakat.

“Semua ASN dituntut untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat dan umpan balik kepuasan masyarakat terhadap kinerja penyelenggaraan pelayanan sangat diharapkan,” jelasnya.

Pemerintah daerah, sebut Maryoto, wajib menjamin penyelenggaraan pemerintahan yang bersih, bebas dari korupsi, kolusi dan nepotisme serta administrasi pemerintahan yang tertib dan teratur untuk menjawab terwujudnya good government.

Sehingga, kepala perangkat daerah beserta jajarannya tidak boleh reaktif namun harus kreatif dan selalu memunculkan karya inovasi, ide-ide baru guna meningkatkan kualitas pelayanan bagi masyarakat.

“Inovasi yang dibuat harus bermanfaat dan bisa langsung dirasakan oleh masyarakat, selain itu diperlukan tanggungjawab melalui pengelolaan yang maksimal terkait keluhan dan pengaduan masyarakat,” tambahnya.

Maryoto mengungkapkan, pada 27 Juli 2021 lalu, Presiden Joko Widodo resmi meluncurkan Core Value ASN yaitu BerAKHLAK (Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, Kolaboratif).

Core Value ASN itu, bertujuan untuk menyeragamkan nilai-nilai dasar bagi seluruh ASN di Indonesia. Shingga dapat menjadi pondasi budaya kerja ASN yang profesional, orientasi pelayanan yang berkualitas dan profesional harus dimaknai dengan baik oleh setiap ASN. Tidak hanya sekadar menjadi jargon, melainkan harus dilaksanakan. (sin/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Mas Dhito Kejar Manajemen Talenta ASN, 121 Pejabat Baru Bisa Kembali Dimutasi 6 Bulan Lagi

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mengejar manajemen talenta ASN. Sebanyak 121 pejabat yang baru dilantik ...
KABAR CABANG

Dari Menak Sopal ke Kebaya Fatmawati, Yeni Membawa Cerita Trenggalek ke Panggung Nasional

TRENGGALEK – Ada nama Trenggalek yang kini ikut berjalan menuju panggung nasional. Nama itu bukan hanya tertulis di ...
KRONIK

Hasto Ajak Anak Muda Hidup Sehat: Dari Olahraga Kita Bangun Kekuatan Bangsa

SURABAYA — Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengajak anak-anak muda membiasakan hidup sehat ...
KRONIK

Cerita Risma Saat Baguna Selamatkan Anak Patah Tulang di Gempa NTT

SURABAYA – Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Penanggulangan Bencana, Tri Rismaharini, memimpin langsung aksi tanggap ...
KRONIK

Hasto Minta Pembakar Hutan di Kalimantan Diproses Tegas

SURABAYA – Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, menyoroti kebakaran hutan dan lahan ...
HEADLINE

Hasto Ungkap Lima Pesan Megawati untuk Kader PDI Perjuangan Jatim

SURABAYA – Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, mengungkap lima pesan Ketua Umum PDI ...