Senin
18 Mei 2026 | 8 : 01

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Warga Balong Nobar Film Jokowi dan Piala Dunia

PSX_20140701_100743.jpg

Nobar Film JokowiTIM Pemenangan capres-cawapres Joko Widodo-Jusuf Kalla Kabupaten Ponorogo terus bergerak menyosialisasikan pasangan nomor urut 2 tersebut. Sosialisasi rutin dengan cara ledang dan nobar keliling.

Meski sudah menggelar kampanye terbuka dengan menghadirkan Wali Band dan mampu menyedot ribuan warga beberapa waktu lalu, tim JKW-JK Ponorogo terus menjalankan rutinitas sosialisasi.

Baca:

Ribuan Warga Ponorogo dan Para Wali Hadiri Kampanye Jokowi-JK

“Sosialisasi rutin seperti ledang dan nobar tetap jalan terus,” kata Pelaksana Harian Ketua DPC PDI Perjuangan Ponorogo Bambang Yuwono, Selasa (1/7/2014).

Ledang, sosialisasi dengan menggunakan mobil disertai peralatan pengeras suara, keliling kampung di siang hari. Menjelaskan dan membagikan brosur visi misi Jokowi-JK. Sedangkan nonton bareng film Jokowi dilanjut dengan sepak bola piala dunia dilakukan malam hari.

Untuk Senin malam kemarin, jadwal nobar di Kecamatan Balong. Sehari sebelumnya di Kecamatan Jambon. Warga menonton cuplikan berita-berita Jokowi,  dan film bioskop berjudul Jokowi.

Film Jokowi ini bergenre drama. Film diproduksi K2K Pictures ini disutradarai Azhar Kino Lubis dan dibintangi Teuku Rifnu Wikana, Prisia Nasution, serta Ayu Dyah Pasha.

Film Jokowi berkisah tentang seorang anak tukang kayu bernama Joko Widodo, yang tinggal dan hidup di rumah kecil pinggiran sungai. Masa kanak-kanak yang jauh dari istilah kecukupan telah dilaluinya. Namun hal itu tidak menyurutkan semangat anak kampung pemburu telor bebek ini meneruskan sekolahnya ke pendidikan yang lebih tinggi. Kecintaanya pada Musik Rock yang tetap bertahan hingga saat ia menjabat menjadi pemimpin besar nantinya itu, seolah mampu memotivasi semangat hidupnya.

Kisah Cinta dengan Iriana, seorang gadis sederhana yang merupakan teman sekolah adiknya menjadi pendorong semangat sang pemimpin masa depan ini untuk menghadapi berbagai tantangan. Sepeninggal Pak Notomiharjo, orang tua, guru sekaligus sahabatnya, Joko seperti tak mau tenggelam dalam kedukaan.

Usahanya untuk membuktikan semua pelajaran dari sang ayah, makin keras ia lakukan. Dan waktu mengantarkan anak bantaran kali ini, menjadi sosok yang bukan hanya besar dimata orang-orang di sekitarnya namun juga rendah hati dan selalu memanusiakan sesamanya. Dari pinggiran sungai di desa kecil yang bernama Srambatan, Joko telah mampu tampil menjadi pemimpin Kota Solo yang menulis lembaran baru.

Setiap orang bangga akan kepemimpinannya. Kota Solo seperti menemukan pahlawan baru. Joko Widodo kini lebih dikenal sebagai Jokowi, sebuah nama yang diberikan seorang pengusaha Prancis yang mengaguminya, yang mana telah menjadi tokoh yang berpengaruh bagi masyarakat Solo dan kelas akan menjadi tokoh yang berpangaruh di Indonesia. (her)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KRONIK

PDIP Jatim Dorong Anak Muda Jadi Penggerak Komunikasi Politik Digital

PDI Perjuangan Jatim dorong anak muda aktif membangun komunikasi politik digital dan citra partai di media sosial. ...
KABAR CABANG

PDIP Lamongan Siap Tuntaskan Kepengurusan di Tingkat Dusun dan RW

PDIP Lamongan menargetkan pembentukan kepengurusan hingga tingkat ranting dan anak ranting di 1.400 dusun. LAMONGAN ...
HEADLINE

PDIP Jatim Pastikan Anak Muda Terlibat Langsung dalam Pengambilan Keputusan Partai

PDIP Jatim membuka ruang besar bagi generasi muda agar terlibat langsung dalam pengambilan keputusan partai. ...
KRONIK

Bupati Bangkalan Luncurkan Program Subsidi Nol Persen untuk UMKM

BANGKALAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan meluncurkan program subsidi bunga nol persen bagi pelaku Usaha ...
KABAR CABANG

Ketika Tari Jaka Mada Menjadi Ruh Pelantikan PAC dan KSB Ranting PDIP Lamongan

Tari Jaka Mada memukau pelantikan PAC dan KSB Ranting PDIP Lamongan dengan pesan kepemimpinan, budaya, dan semangat ...
RUANG MERAH

Dolar Memang Tidak Dipakai di Desa, Tetapi Dampaknya Masuk Sampai ke Dapur

Oleh Didik Prasetiyono* PERNYATAAN Presiden Prabowo Subianto di Nganjuk bahwa “rakyat desa nggak pakai dolar” ...