Rabu
09 September 2026 | 5 : 06

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan Dorong Rekayasa Genetika Pertanian Kopi

pdip-jatim-kronik-130621-andri-wahyudi
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan Andri Wahyudi dalam acara silaturahmi dengan pengurus Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Pasuruan, Minggu (13/6/2021).

KABUPATEN PASURUAN – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Andri Wahyudi, mendorong para petani berinovasi dan melakukan rekayasa genetika. Ini sebagai upaya untuk menciptakan produk pertanian yang benar-benar khas Kabupaten Pasuruan.

Menurut Andri, Kabupaten Pasuruan memiliki berbagai produk unggulan pertanian yang berbeda dengan daerah lainnya, seperti mangga gadung Clonal 21. Ciri khas ini juga bisa dilakukan dengan rekayasa genetika dan pembudidayaan pada pertanian kopi.

“Kopi Kapiten adalah kopi khas Kabupaten Pasuruan. Tapi selama ini hanya branding yang ditonjolkan, bukan pada ciri khas biji dan olahan kopi,” kata AW, panggilan akrabnya pada silaturahmi dengan pengurus Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Pasuruan, Minggu (13/6/2021).

Rekayasa genetika dan pembudidayaan kopi, lanjut AW, dalam rangka menciptakan produk kopi pada 10-20 tahun mendatang yang benar-benar memiliki ciri khas Kabupaten Pasuruan. Ini berbeda dengan kopi Kapiten yang memang tumbuh di Kabupaten Pasuruan, tetapi jenis dan asal usul kopinya dari berbagai macam.

“Kami mendorong KTNA segera melakukan rekayasa genetika untuk kopi yang memiliki ciri khas Kabupaten Pasuruan. Bibitnya tidak sama, apalagi bibit kopi bantuan CSR (Corporate Social Responsibility) perusahaan yang asal usulnya tidak tahu dari mana,” tandas AW yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pasuruan.

Pada tahap awal, identifikasi kopi juga perlu dilakukan, seperti jenis bibit, ditanam pada ketinggian berapa dan ditanam di kecamatan mana. Sehingga nantinya akan ditemukan ciri khusus kopi hasil pembudidayaan di Kabupaten Pasuruan.

“Saya yakin rekayasa genetika ini akan menghasilkan kopi yang melegenda, seperti kopi Gayo dan kopi Toraja. Kami akan memfasilitasi KTNA untuk belajar pembudidayaan di Pusat Penelitian Kopi dan Kakau di Jember,” tegas AW. (ian/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Serahkan Insentif Guru Rohani Lintas Agama, Bupati Ipuk: Bagian dari Penguatan Pendidikan Karakter

BANYUWANGI – Ratusan guru rohani lintas agama menerima insentif dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi di ...
LEGISLATIF

Puan Desak Pelaku Pembakaran Lahan untuk Sawit Segera Ditindak

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani mendesak pelaku pembakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang kemudian ...
LEGISLATIF

Jalan Gador-Pakis Rusak dan Lama Dikeluhkan, Doding Turun Langsung Cek Kondisi

TRENGGALEK – Ketua DPRD Kabupaten Trenggalek Doding Rahmadi turun langsung meninjau kondisi jalan rusak yang ...
LEGISLATIF

Puan Dorong Satu Kepemimpinan Penanganan Bencana, Keselamatan Warga Jadi Prioritas

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani mendorong pemerintah membangun satu kepemimpinan dalam penanganan bencana yang ...
LEGISLATIF

Buleks: Air Keruh Jangan Dibebankan ke Konsumen, Sumber Masalah Harus Dibuka Transparan

SURABAYA – Anggota Komisi B DPRD Kota Surabaya Budi Leksono atau Buleks meminta Perumda Air Minum Surya Sembada ...
LEGISLATIF

Tolak Utang Rp786 Miliar, Fraksi PDI-P Jember Tinggalkan Paripurna KUA-PPAS 2027

JEMBER – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jember memilih tidak masuk ruang paripurna saat penandatanganan nota ...