Kamis
01 Oktober 2026 | 2 : 05

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Tulungagung Raih Predikat WTP 11 Kali, Sekarang Dapat Penghargaan Kemenkeu Karena Ini

pdip-jatim-221116-maryoto-wtp

TULUNGAGUNG – Bupati Tulungagung Maryoto Birowo menerima penghargaan dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia (Kemenkeu RI) atas keberhasilannya meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) tiga kali berturut-turut.

Predikat WTP diraih, karena Pemkab Tulungagung telah berhasil menyelenggarakan pengelolaan administrasi keuangan yang tertib dengan integrasi dan kolaborasi yang baik.

Penghargaan dari Kemenkeu RI itu, diberikan oleh Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa, di Hotel Bumi Surabaya, Jalan Jenderal Basuki Rahmat, nomor 106-128, Surabaya, Selasa (14/11/2022).

“Hasil evaluasi yang dilakukan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Jatim, Pemkab Tulungagung dinilai cukup baik dalam pengelolaan tertib administrasi keuangan tahun anggaran 2021,” kata Bupati Maryoto.

Dari hasil penilaian itu, Pemkab Tulungagung berhak mendapatkan predikat WTP. Dan predikat yang diraih tahun ini, lanjut Maryoto, melengkapi perolehan WTP tiga kali berturut-turut, bahkan jika ditotal Pemkab Tulungagung sudah mendapat predikat WTP sebanyak 11 kali.

Kader PDI Perjuangan ini menjelaskan, predikat WTP tiga kali berturut-turut tidak didapatkan begitu saja. Melainkan dari kerja keras dari seluruh jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup Pemkab Tulungagung untuk betul-betul tertib dalam setiap pelaksanaan administrasi pengelolaan keuangan.

Pihaknya juga memerintahkan khusus bagi jajaran OPD dalam pengelolaan administrasi keuangan untuk disiplin dan tepat waktu, salah satunya pengerjaan surat pertanggungjawaban (SPj) secara teratur.

“Tentu saja yang dituntut mulai dari para kepala OPD, camat dan seluruhnya untuk bekerja lebih baik,” jelasnya.

Menurut Maryoto, predikat WTP tidak bisa didapatkan apabila diselenggarakan dengan sistem kerja parsial. Tapi harus diselenggarakan dengan sistem terintegrasi dan kolaborasi yang baik dari seluruh elemen yang ada pada tubuh Pemkab Tulungagung.

Di sisi lain, predikat yang diraih harus menjadi bahan pembelajaran bagi semuanya agar kedepan apa yang diperoleh bisa dipertahankan serta dapat ditingkatkan.

“Menatap ke depan, targetnya pada penerapan sistem pengelolaan administrasi keuangan harus lebih tertib lagi, tatkala terdapat pemeriksaan harus bisa dipertanggungjawabkan sehingga predikat WTP bisa terus diraih dari tahun ke tahun,” kata Maryoto.

Dengan masih banyaknya kekurangan yang ada, sebutnya, tentu saja pada setiap pengarahan dari instansi vertikal yang dilaksanakan harus dicermati. Sehingga semua bisa memahami seperti dalam hal monitoring center for prevention (MCP) untuk pencegahan korupsi di lingkup Pemkab Tulungagung. (sin/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Anas Karno: Disiplin ASN dan PPPK Harus Berlaku Sama, Jangan Tebang Pilih

SURABAYA – Sekretaris Komisi A DPRD Kota Surabaya, Anas Karno, menekankan standar kedisiplinan harus berlaku sama ...
KRONIK

Wabup Antok Takziah di Rumah Duka Korban Kapal Virgo, Sampaikan Belasungkawa

NGAWI – Wakil Bupati Ngawi Dwi Rianto Jatmiko bertakziah ke rumah duka Doddy Soemarno, warga Desa Klitik, Kecamatan ...
KRONIK

Buka Akses Udara, Bupati Fauzi Siapkan Pembangunan Air Strip di Pulau Masalembu

SUMENEP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep menyiapkan pembangunan air strip di Pulau Masalembu untuk membuka ...
LEGISLATIF

Erma Susanti: Pengaturan Reses Harus Akomodasi Geografis Jatim, Tetap Efektif dan Akuntabel

SURABAYA – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur menilai pengaturan kegiatan reses yang mendapat hasil fasilitasi ...
KRONIK

Mengusung Konsep Baru, “Gandrung Sewu Banyuwangi” Dilaksanakan Malam Hari

BANYUWANGI – Gelaran tari kolosal Gandrung Sewu akan digelar dengan konsep baru pada 24 Oktober 2026. Untuk pertama ...
LEGISLATIF

Asmadi Minta Pengawasan Stunting di Kota Batu Diperkuat, Jangan Berhenti Seremonial

BATU – Ketua Komisi B DPRD Kota Batu Asmadi meminta pengawasan penanganan stunting diperkuat agar intervensi tidak ...