Jumat
21 Maret 2025 | 10 : 24

Tulungagung Raih Predikat WTP 11 Kali, Sekarang Dapat Penghargaan Kemenkeu Karena Ini

pdip-jatim-221116-maryoto-wtp

TULUNGAGUNG – Bupati Tulungagung Maryoto Birowo menerima penghargaan dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia (Kemenkeu RI) atas keberhasilannya meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) tiga kali berturut-turut.

Predikat WTP diraih, karena Pemkab Tulungagung telah berhasil menyelenggarakan pengelolaan administrasi keuangan yang tertib dengan integrasi dan kolaborasi yang baik.

Penghargaan dari Kemenkeu RI itu, diberikan oleh Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa, di Hotel Bumi Surabaya, Jalan Jenderal Basuki Rahmat, nomor 106-128, Surabaya, Selasa (14/11/2022).

“Hasil evaluasi yang dilakukan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Jatim, Pemkab Tulungagung dinilai cukup baik dalam pengelolaan tertib administrasi keuangan tahun anggaran 2021,” kata Bupati Maryoto.

Dari hasil penilaian itu, Pemkab Tulungagung berhak mendapatkan predikat WTP. Dan predikat yang diraih tahun ini, lanjut Maryoto, melengkapi perolehan WTP tiga kali berturut-turut, bahkan jika ditotal Pemkab Tulungagung sudah mendapat predikat WTP sebanyak 11 kali.

Kader PDI Perjuangan ini menjelaskan, predikat WTP tiga kali berturut-turut tidak didapatkan begitu saja. Melainkan dari kerja keras dari seluruh jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup Pemkab Tulungagung untuk betul-betul tertib dalam setiap pelaksanaan administrasi pengelolaan keuangan.

Pihaknya juga memerintahkan khusus bagi jajaran OPD dalam pengelolaan administrasi keuangan untuk disiplin dan tepat waktu, salah satunya pengerjaan surat pertanggungjawaban (SPj) secara teratur.

“Tentu saja yang dituntut mulai dari para kepala OPD, camat dan seluruhnya untuk bekerja lebih baik,” jelasnya.

Menurut Maryoto, predikat WTP tidak bisa didapatkan apabila diselenggarakan dengan sistem kerja parsial. Tapi harus diselenggarakan dengan sistem terintegrasi dan kolaborasi yang baik dari seluruh elemen yang ada pada tubuh Pemkab Tulungagung.

Di sisi lain, predikat yang diraih harus menjadi bahan pembelajaran bagi semuanya agar kedepan apa yang diperoleh bisa dipertahankan serta dapat ditingkatkan.

“Menatap ke depan, targetnya pada penerapan sistem pengelolaan administrasi keuangan harus lebih tertib lagi, tatkala terdapat pemeriksaan harus bisa dipertanggungjawabkan sehingga predikat WTP bisa terus diraih dari tahun ke tahun,” kata Maryoto.

Dengan masih banyaknya kekurangan yang ada, sebutnya, tentu saja pada setiap pengarahan dari instansi vertikal yang dilaksanakan harus dicermati. Sehingga semua bisa memahami seperti dalam hal monitoring center for prevention (MCP) untuk pencegahan korupsi di lingkup Pemkab Tulungagung. (sin/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

50 Pendaftar Calon Kepala Dinas di Pemkot Surabaya Mundur dari Lelang Jabatan

SURABAYA – Proses lelang jabatan di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengalami dinamika cukup menarik. ...
KRONIK

DPP PDI Perjuangan Gelar Nuzulul Quran 1446 H

JAKARTA – DPP PDI Perjuangan menggelar acara peringatan Nuzulul Quran di bulan suci Ramadan 1446 H atau bertepatan ...
LEGISLATIF

Puan: UU TNI Tetap Berlandaskan Pada Prinsip Demokrasi Supremasi Sipil

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan UU TNI yang disahkan pada Kamis (20/3/2025) tetap berlandaskan pada ...
EKSEKUTIF

Ning Ita Ajak Semua PNS Pemkot Mojokerto Sukseskan Panca Cita

MOJOKERTO – Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, mengajak seluruh pegawai negeri sipil (PNS) berkomitmen ...
SEMENTARA ITU...

Bupati Rijanto Apresiasi Pemusnahan Ribuan Botol Miras di Mapolres Blitar

BLITAR – Menjelang Lebaran, Polres Blitar melaksanakan pemusnahan ribuan miras (minuman keras) hasil operasi pekat ...
KABAR CABANG

DPC Bojonegoro Bagikan Makanan Takjil Serentak di 28 Kecamatan

BOJONEGORO – DPC PDI Perjuangan membagikan makanan takjil dan paket sembako, Kamis (20/3/2025). Pembagian makanan ...