Rabu
17 Juni 2026 | 8 : 15

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

TP PKK Sumenep Gelar Pameran UP2K, Mbak Nia: Upaya Kenalkan Produk Lokal ke Pasar Nasional

PDIP-Jatim-Bupati-Fauzi-dan-Nia-Kurnia-15112023

SUMENEP – Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, menggelar pameran hasil produksi dari kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) yang berasal dari 27 kecamatan di Kota Keris, Minggu (12/11/2023).

Pameran yang digelar di depan Keraton Sumenep itu dihadiri oleh Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, didampingi Ketua TP PKK Sumenep, Nia Kurnia Fauzi. Mereka mengunjungi masing-masing stand dan terlihat mencicipi masing-masing produk yang disediakan oleh setiap kecamatan.

Usai berkeliling mengunjungi stand, Ketua TP PKK Sumenep, Nia Kurnia Fauzi, menyampaikan bahwa pameran UP2K digelar untuk memperkenalkan hasil produk lokal yang dimiliki desa yang ada di 27 kecamatan di Sumenep. Menurutnya, banyak desa yang memiliki potensi dan produk unggulan, namun mereka sulit untuk memasarkannya.

“Makanya, lewat pameran ini, mereka bisa memasarkan hasil produk-produk unggulan yang ada di masing-masing kecamatan,” ujarnya.

Menurut Mbak Nia, panggilan akrabnya, produk-produk lokal asli Kota Keris itu memiliki potensi luar biasa. Dia meyakini, produk lokal tidak hanya bisa bersaing di pasar lokal saja, melainkan bisa tembus hingga pasar nasional.

“Harapan saya ke depan, produk-produk yang ada di Kabupaten Sumenep bisa dipasarkan di luar Kabupaten Sumenep. Dan para perempuan yang di Sumenep bisa berdaya dan bisa menambah perekonomian keluarga,” jelasnya.

Sementara itu, Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, mengatakan, produk-produk yang dihasilkan UP2K memiliki cita rasa gurih dan ikonik. Selain itu, produk yang dipamerkan juga memiliki ciri khas berbeda, baik rasanya ataupun inovasinya.

“Saya minta ini harus dikawal oleh bapak dan ibu camat. Karena potensi ini, saya yakin bisa mampu masuk pasar nasional,” ujarnya.

Sebab itu, Bupati Fauzi meminta para camat untuk memberikan support dan dorongan kepada pelaku usaha yang ada di desa untuk memasarkan produknya secara digital. Menurutnya produk-produk yang dihasilkan oleh kelompok UP2K, secara kemasan sudah cukup menjanjikan dan meyakinkan para konsumen.

“Para pelaku usaha yang sekarang berlomba-lomba memperbaiki produknya ini butuh pembinaan dari bapak dan ibu camat, mulai dari cara memasarkan hingga mengkoordinasikan dengan instansi terkait,” jelas politisi PDI Perjuangan itu.

“Apalagi saya melihat produk UP2K ini perkembangannya sangat pesat sekali dan sudah banyak perbedaan dari sebelumnya, mulai dari pengemasan produknya hingga pengurusan perizinannya,” imbuhnya. (hazmi/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

PDIP Kota Malang Gelorakan Semangat Gotong Royong Lewat Beragam Aksi Nyata di Bulan Bung Karno 2026

DPC PDI Perjuangan Kota Malang menggelar rangkaian kegiatan Bulan Bung Karno 2026 mulai dari bakti sosial, bazar ...
KRONIK

PDI Perjuangan Ingatkan 169 Juta Kelas Menengah Terancam Ambruk Imbas Pertamax Naik

SURABAYA – Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Industri, Perdagangan, dan Tenaga Kerja, Darmadi Durianto, ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP DPRD Jatim Desak Raperda Disabilitas Jadi Instrumen Nyata Pemenuhan Hak Warga

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur menegaskan Raperda Disabilitas harus menjadi instrumen perubahan sosial yang ...
KRONIK

Binti Luklukah PDIP Salurkan Bantuan untuk Yayasan Lansia dan ODGJ

TULUNGAGUNG – Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Tulungagung, Binti Luklukah menyalurkan bantuan kepada yayasan lansia ...
KRONIK

Koperasi Mega Bhakti PDIP Jatim Luncurkan Red Corner, Ruang Kreatif untuk Desainer Muda dan UMKM

Koperasi Mega Bhakti DPD PDI Perjuangan Jawa Timur meluncurkan Red Corner sebagai ruang kreatif bagi desainer muda, ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP Desak Pemkab Malang Beralih ke Sistem Digital untuk Optimalkan Pendapatan Daerah

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Malang Abdul Qodir mendorong percepatan digitalisasi pengelolaan ...