Rabu
05 Agustus 2026 | 12 : 09

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

TP PKK Sumenep Gelar Pameran UP2K, Mbak Nia: Upaya Kenalkan Produk Lokal ke Pasar Nasional

PDIP-Jatim-Bupati-Fauzi-dan-Nia-Kurnia-15112023

SUMENEP – Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, menggelar pameran hasil produksi dari kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) yang berasal dari 27 kecamatan di Kota Keris, Minggu (12/11/2023).

Pameran yang digelar di depan Keraton Sumenep itu dihadiri oleh Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, didampingi Ketua TP PKK Sumenep, Nia Kurnia Fauzi. Mereka mengunjungi masing-masing stand dan terlihat mencicipi masing-masing produk yang disediakan oleh setiap kecamatan.

Usai berkeliling mengunjungi stand, Ketua TP PKK Sumenep, Nia Kurnia Fauzi, menyampaikan bahwa pameran UP2K digelar untuk memperkenalkan hasil produk lokal yang dimiliki desa yang ada di 27 kecamatan di Sumenep. Menurutnya, banyak desa yang memiliki potensi dan produk unggulan, namun mereka sulit untuk memasarkannya.

“Makanya, lewat pameran ini, mereka bisa memasarkan hasil produk-produk unggulan yang ada di masing-masing kecamatan,” ujarnya.

Menurut Mbak Nia, panggilan akrabnya, produk-produk lokal asli Kota Keris itu memiliki potensi luar biasa. Dia meyakini, produk lokal tidak hanya bisa bersaing di pasar lokal saja, melainkan bisa tembus hingga pasar nasional.

“Harapan saya ke depan, produk-produk yang ada di Kabupaten Sumenep bisa dipasarkan di luar Kabupaten Sumenep. Dan para perempuan yang di Sumenep bisa berdaya dan bisa menambah perekonomian keluarga,” jelasnya.

Sementara itu, Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, mengatakan, produk-produk yang dihasilkan UP2K memiliki cita rasa gurih dan ikonik. Selain itu, produk yang dipamerkan juga memiliki ciri khas berbeda, baik rasanya ataupun inovasinya.

“Saya minta ini harus dikawal oleh bapak dan ibu camat. Karena potensi ini, saya yakin bisa mampu masuk pasar nasional,” ujarnya.

Sebab itu, Bupati Fauzi meminta para camat untuk memberikan support dan dorongan kepada pelaku usaha yang ada di desa untuk memasarkan produknya secara digital. Menurutnya produk-produk yang dihasilkan oleh kelompok UP2K, secara kemasan sudah cukup menjanjikan dan meyakinkan para konsumen.

“Para pelaku usaha yang sekarang berlomba-lomba memperbaiki produknya ini butuh pembinaan dari bapak dan ibu camat, mulai dari cara memasarkan hingga mengkoordinasikan dengan instansi terkait,” jelas politisi PDI Perjuangan itu.

“Apalagi saya melihat produk UP2K ini perkembangannya sangat pesat sekali dan sudah banyak perbedaan dari sebelumnya, mulai dari pengemasan produknya hingga pengurusan perizinannya,” imbuhnya. (hazmi/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

DPRD Jatim Sepakati Anggaran Rp274 M untuk Tambahan Tunjangan Profesi Guru ASN

Komisi E DPRD Jatim memastikan alokasi Rp274 miliar melalui APBD untuk membayar tambahan TPG yang menjadi komponen ...
HEADLINE

Soekarno Cup 2026 Buka Jalan Talenta Muda Menuju Timnas dan Liga Profesional

Soekarno Cup 2026 diikuti 16 provinsi dengan target melahirkan talenta sepak bola yang mampu menembus klub ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Minta Iuran HUT RI di Kampung Tidak Dipatok, Harus Sukarela

SURABAYA – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi meminta panitia peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Republik ...
KRONIK

Bupati Lukman Lepas Kontingen Jamnas XII: Menyala Pramuka Bangkalan!

BANGKALAN – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, secara resmi melepas Kontingen Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka ...
LEGISLATIF

DPRD Surabaya Minta Aparat Usut Tuntas Jaringan Penadah Pencurian Aset Publik

SURABAYA – Komisi C DPRD Kota Surabaya minta aparat penegak hukum mengusut tuntas jaringan penadah barang bekas ...
EKSEKUTIF

Rijanto: Semangat Pengabdian Leluhur Harus Jadi Landasan Membangun Kabupaten Blitar

BLITAR – Bupati Rijanto menegaskan ziarah ke makam para leluhur dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Blitar (HJB) ...