Senin
14 September 2026 | 12 : 07

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Tjahjo: Insiden Tolikara Bukan Isu SARA

pdip-jatim-tjahjo-kumolo-200221

JAKARTA – Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menyatakan, insiden kerusuhan di Karubaga, Kabupaten Tolikara, Provinsi Papua, bukan disebabkan isu terkait suku, agama, ras dan antargolongan (SARA).

“Bukan isu SARA, namun lebih merupakan luapan sekelompok anggota masyarakat yang kesal dan emosional,” kata Tjahjo Kumolo, Senin (20/7/2015).

Oleh karena itu, Tjahjo minta masyarakat lintas agama di Tolikara untuk gotong-royong membangun kembali kios-kios dan tempat ibadah umat Islam yang terbakar akibat kerusuhan antarkelompok pada Jumat lalu (17/7/2015). Sebab hal itu bisa sebagai bukti toleransi masyarakat Tolikara adalah sangat baik dan bahkan terbaik.

Tjahjo Kumolo bertolak ke Papua, Senin, untuk kemudian menuju Kabupaten Tolikara guna menggelar dialog pascainsiden kerusuhan di Karubaga pada Hari Raya Idul Fitri, dengan jajaran forum komunikasi pimpinan daerah setempat, para pemuka agama serta tokoh masyarakat.

Menurut Tjahjo, kunjungan kerja tersebut bukan untuk melakukan investigsi atas masalah yang terjadi di Kabupaten Tolikara. Sebab hal tersebut sudah jadi bagian dari kepolisian yang mengusutnya secara hukum.

Kemendagri sebagai poros pemerintah dari pusat sampai dengan daerah, jelas dia, semata hanya ingin memberikan motivasi terhadap jajaran Pemerintaah Kabupaten Tolikara khususnya untuk hadir bersama masyarakat.

Kehadirannya sebagai Mendagri ke Tolikara, lanjut Tjahjo, adalah simbol negara hadir di Papua, sebagai bagian dari solusi permasalahan Papua. Mantan Sekjen DPP PDI Perjuangan ini pun memiliki beberapa kata kunci untuk Papua.

Pertama, urai dia, orientasi penanganan Papua kini sudah bergeser fokus ke percepatan peningkatan kesejahteraan masyarakat Papua. Kedua, paradigma lama “Membangun di Papua” telah bergeser ke paradigma “Papua Membangun”.

“Rakyat Papua menjadi subyek pembangunan dari pada sebagai obyek. Namun demikian, paradigma Papua Membangun ini harus tetap dijaga dinamikanya dalam panggung demokrasi dan wadah NKRI,” jelas Tjahjo. (goek/*)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

SRC 2026 Jadi Kawah Candradimuka, Surabaya Bidik 250 Emas di Porprov 2027

SURABAYA — Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menjadikan Surabaya Rising Champion (SRC) 2026 sebagai salah satu ...
HEADLINE

Soekarno Run Banyuwangi Libatkan Disabilitas Netra Layani Sport Massage Pelari

Soekarno Run Banyuwangi melibatkan penyandang disabilitas netra dalam layanan sport massage bagi peserta sebagai ...
KABAR CABANG

DPC Tulungagung Gelar Pelatihan Pelatihan Kader Perempuan Akar Rumput

TULUNGAGUNG – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung menggelar pelatihan kader perempuan ...
KABAR CABANG

Perkuat Akar Rumput, DPC PDIP Kota Batu Road Show Serahkan SK ke Ranting

MALANG — Memperkuat konsolidasi hingga tingkat akar rumput, DPC PDI Perjuangan Kota Batu memilih turun langsung ...
KRONIK

Bupati Fauzi di Tatorbangan Ritual Culture 2026: Generasi Muda Harus Ambil Peran Jaga Warisan Leluhur

SUMENEP – Pemerintah Desa (Pemdes) Torbang, Kecamatan Batuan, Kabupaten Sumenep, menggelar Tatorbangan Ritual ...
KRONIK

Atasi Kekeringan di Bojonegoro, Legislator Amin Thohari Salurkan Bantuan Air Bersih ke Desa Terdampak

​BOJONEGORO – Musim kemarau panjang yang memicu kekeringan di sejumlah wilayah Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, ...