BLITAR – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Erma Susanti, menggelar sosialisasi bertema Peran Kepahlawanan di Era Modern, di salah satu hotel di Kota Blitar, Sabtu (29/11/2025).
Sosialisasi sebagai tindak lanjut instruksi Ketua Umum (Ketum) PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri itu menyasar penyandang disabilitas dan kelompok lanjut usia.
Erma menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan pengejawantahan nilai-nilai kerakyatan PDI Perjuangan.
Dia menilai, berbagai persoalan kesejahteraan dan keterbatasan ekonomi masih membutuhkan perhatian serius dan kehadiran nyata dari para kader.
“Pesan Ibu Megawati sangat tegas. Politik tidak boleh berhenti sebagai slogan. Politik harus hadir dalam bentuk kerja, terutama bagi mereka yang paling membutuhkan,” kata Erma.

Menurutnya, para penyandang disabilitas maupun warga lanjut usia sebenarnya memiliki kapasitas untuk mandiri.
Mereka aktif mencari akses pelatihan, permodalan, hingga peluang membuka usaha, meski seringkali terhambat keterbatasan fasilitas.
“Banyak dari mereka punya kemampuan dan kemauan. Yang mereka butuhkan itu akses, bukan belas kasihan,” ujarnya.
Erma menegaskan PDI Perjuangan menilai gerakan kemandirian ini sebagai kekuatan sosial yang harus didukung secara serius. Dia juga menyoroti pentingnya peran dunia usaha dalam membuka kesempatan kerja yang inklusif.
“Mereka punya skill dan kompetensi yang tidak kalah. Dunia kerja seharusnya memberi kesempatan yang setara,” tegas Wakil Ketua DPD PDIP Jatim itu.

Lebih jauh, instruksi Megawati yang tertuang dalam surat internal No. 330/DPP-PDIP tertanggal 25 November 2025 itu juga minta seluruh struktur partai dari DPP hingga anak ranting untuk aktif turun ke masyarakat. Terutama saat terjadi bencana atau kondisi yang membutuhkan penanganan cepat.
Bentuknya meliputi pelayanan sosial, pendampingan warga prasejahtera, hingga kerja-kerja kemanusiaan yang mengedepankan empati.
Kader yang berada di lembaga pemerintahan pun didorong untuk memperjuangkan kebijakan publik yang menjamin hak dasar rakyat, seperti pangan, sandang, papan, kesehatan, pendidikan, pekerjaan layak, hingga lingkungan hidup berkelanjutan sebagai perwujudan Pancasila dan UUD 1945.
Erma pun memastikan bahwa Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur akan memperkuat fungsi pengawasan agar kebijakan yang pro-rakyat benar-benar dilaksanakan secara konsisten.
“Instruksi ini menjadi energi baru bagi kami. Rakyat ingin merasakan kehadiran negara, dan itu adalah tanggung jawab kami untuk memastikan,” tutupnya. (arif/pr)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS










