Kamis
04 Juni 2026 | 5 : 29

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Tiga Kabupaten di Madura Masuk Daftar Kantong Kemiskinan, Mahfud: Kita Harus Mulai Bicara Penyelesaian

PDIP-Jatim-Mahfud-07022022

SURABAYA – Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) Provinsi Jatim bersama dengan Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) telah menyusun daftar peta kantong kemiskinan di Jatim yang dilihat berdasarkan persentase penduduk miskin dengan jumlah penduduk.

Hasil skoring menunjukkan 15 daerah di Jatim yang menjadi kantong kemiskinan. Menariknya posisi 3 teratas diisi oleh daerah yang berasal dari Pulau Madura, antara lain, Sampang sebanyak 221.710 jiwa penduduk miskin, Bangkalan dengan 206.100 penduduk miskin, dan Sumenep dengan 196.660 penduduk miskin.

Menanggapi hal tersebut, anggota DPRD Jatim dari dapil Madura, Mahfud, S. Ag., menyampaikan rasa keprihatinannya atas kondisi tiga kabupaten di Pulau Madura dengan penduduk miskin terbanyak di Jatim.

“Dari 15 wilayah yang ada di daftar tersebut, 3 kabupaten di Madura justru mengisi 3 besar. Saya sangat prihatin melihat data dan fakta tersebut,” ujar Mahfud di Surabaya, Selasa (23/4/2024).

Meski begitu, politisi PDI Perjuangan itu juga menyangsikan informasi yang sebelumnya pernah disampaikan oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Prawansa, bahwa dirinya mampu menurunkan angka kemiskinan dengan signifikan.

“Dari data tersebut kan berarti bertentangan. Selama ini, Bu Khofifah menyampaikan informasi bahwa dia sudah menurunkan angka kemiskinan dengan baik dan signifikan, tapi justru tidak sesuai fakta,” sesalnya.

Menurut Mahfud, pihaknya sebenarnya telah berusaha meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di daerah Pulau Madura dengan memperjuangkan aspirasi lembaga pendidikan, namun justru sering dipersulit dengan alasan proses administratif.

“Proses pengentasan kemiskinan selalu dipersulit. Terkadang juga ketika pihak kita menyampaikan data real di lapangan justru eksekutif malah mengeluarkan data sendiri,” tuturnya.

“Angka kemiskinan janganlah dipolitisasi, seolah-olah pemprov merasa sukses dengan selalu membandingkan terhadap provinsi lain. Ini bukan soal perbandingan. Kita harus berbicara soal penyelesaian masalah kemiskinan, khususnya di Madura,” lanjutnya.

Mahfud menambahkan, perbaikan IPM, pendidikan, dan pemerataan Sumber Daya Manusia (SDM) sangat penting untuk mengurangi angka penduduk miskin di Pulau Madura.

“Harapan saya, pemprov mampu untuk membuka diri dan punya keinginan untuk menuntaskan kemiskinan di Madura dengan fokus terhadap IPM dan pendidikan yang selama ini rendah dan SDM yang belum merata,” tuturnya.

Untuk itu, anggota Komisi C DPRD Jatim itu mendorong validasi data harus benar-benar digencarkan. Pemprov harus berinovasi membuat program dan terobosan baru untuk pengentasan kemiskinan di Pulau Madura.

“Pemprov bisa membantu Madura menciptakan lapangan kerja untuk masyarakat. Selain itu, mendorong adanya investasi di Madura. Selama ini Madura hanya mengandalkan APBD tanpa investasi,” terangnya.

“Hal tersebut yang menjadi penghalang untuk pengentasan kemiskinan di Madura dan ketimpangan antara Madura dengan daerah lain di Jatim,” tandas Kasatkorcab Banser Bangkalan itu. (yols/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Konflik Galian C di Magetan, DPRD Hentikan Sementara Operasional Tambang demi Redam Gejolak Warga

MAGETAN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Magetan mengambil langkah taktis dengan menghentikan ...
EKSEKUTIF

Wabup Kediri Minta Masyarakat Ikut Kawal SPMB 2026, Laporkan Jika Ada Dugaan Pelanggaran

Wakil Bupati Kediri Dewi Mariya Ulfa mengajak masyarakat ikut mengawal pelaksanaan SPMB 2026. Pemkab Kediri ...
LEGISLATIF

Anas Karno Ajak Aparatur Kelurahan dan Kecamatan Jaga Profesionalisme Pelayanan

Sekretaris Komisi A DPRD Surabaya Anas Karno mengajak aparatur kelurahan dan kecamatan menjaga profesionalisme ...
KABAR CABANG

Bulan Bung Karno 2026, DPC Nganjuk Gelar Doa Bersama dan Ziarah Makam Tokoh Partai

NGANJUK – Menyambut bulan Juni yang diperingati sebagai Bulan Bung Karno, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI ...
LEGISLATIF

Widarto: Jika Diperlukan, Perlindungan BPJS bagi ABK Nelayan Bisa Dibiayai Pemerintah

Wakil Ketua DPRD Jember Widarto menilai perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi ABK nelayan penting karena tingginya ...
KRONIK

DPD PDI Perjuangan Jatim akan Tutup Musancab dengan Tanam Ribuan Pohon di Lumajang

SURABAYA – DPD PDI Perjuangan Jawa Timur akan mengisi rangkaian peringatan “Bulan Bung Karno” dengan aksi penanaman ...