Terima Kunker Menteri KP, Bupati Gresik Pastikan 28 Hektar Lahan Tambak Tak Beralih Fungsi

 133 pembaca

GRESIK – Menteri Kelautan dan Perikanan (KP) Sakti Wahyu Trenggono meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik mempertahankan total lahan tambak seluas 28 ribu hektar guna produktivitas budidaya ikan.

Hal itu disampaikan Sakti Wahyu Trenggono saat kunjungan ke Kampung Perikanan Budidaya Bandeng Pangkah Wetan, Kabupaten Gresik, Kamis (21/4/2022).

Menteri Trenggono mengatakan, Gresik layak dijadikan lokasi pembangunan kampung budidaya ikan bandeng. Diharapkan budidaya ikan bandeng ini mampu meningkatkan produktivitas.

“Baik peningkatan secara produksi maupun skala ekonomi. Itulah salah satu tujuan dari program kampung budidaya ini,” ujar Wahyu Sakti Trenggono.

Dalam kunjungan tersebut, diserahkan 100 ribu ekor bibit bandeng, 2 ton pakan bandeng, 100 bibit udang vaname, juga menyerahkan bingkisan sembako kepada 150 petani tambak hingga pemberian santunan kepada 50 yatim.

Menanggapi hal itu Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani memastikan lahan seluas 28 ribu hektar dikunci bersama DPRD melalui Perda LP2B dan RTRW yang sudah dibahas dan akan ditetapkan supaya lahan tambak tetap bertahan ditengah kemajuan.

“Kampung Budidaya Ikan Bandeng dimana seluas sekitar 28 ribu hektare lahan mampu memproduksi sekitar 80 ton per tahun dengan nilai Rp 1,4 miliar tiap tahun,” ujar bupati yang diusung PDI Perjuangan tersebut.

Gus Yani berharap, ada sinergi yang baik antara pemerintah pusat, provinsi, pemerintah daerah hingga pemerintah desa. Bersama-sama mensuport budidaya ikan Bandeng Gresik hingga menjadi percontohan skala nasional.

Diketahui, Kampung perikanan budidaya bandeng Pangkah Wetan memiliki luas lahan sekitar 2.465 hektar dengan jumlah pembudidaya sebanyak 601 RTP. Dengan kelembagaan 7 Pokdakan, 1 Poklahsar dan 1 Gapokkan dengan total produksi bandeng 6.900 Ton dengan target peningkatan produksi budidaya bandeng dilakukan dengan cara meningkatkan produktifitas budidaya menjadi 2 kali lipat atau 2-4 ton/Ha.

Dalam kunjungan kerja juga dihadiri Dirjen Perikanan Budidaya, TB. Haeru Rahayu, Ditjen PSDKP, Salman Mokoginta, Sekda Kabupaten Gresik, Achmad Washil Miftahul Rachman, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jatim, Diah Wahyu Ermawati, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Gresik, Khoirul Anam, Muspika Kecamatan Ujung Pangkah, Kades Pangkah Wetan, Syaifullah Mahdi. (mus/hs)