Senin
24 Agustus 2026 | 3 : 54

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Tambang Emas Ra Ritek Raih Piala Citra 2025, Novita Hardini: Alarm Kemarahan Publik atas Eksploitasi Alam

pdip jatim 251217 ra ritek 1

JAKARTA – Dokumenter Tambang Emas Ra Ritek Raih Piala Citra FFI 2025, mencatat sejarah di malam puncak Festival Film Indonesia (FFI). Antusiasme masyarakat terhadap karya film bertema lingkungan terus menunjukkan tren positif.

Film dokumenter yang di produseri oleh Wahyu AO dan di sutradarai Alvina N.A tersebut sekaligus menegaskan bahwa tingkat kemarahan masyarakat Indonesia akan eksploitasi alam sudah mendekati puncaknya.

Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini, sekaligus pembina anak anak muda kreatif di Trenggalek menilai penghargaan yang diraih film tersebut bukan semata pencapaian artistik. Tapi juga menjadi bukti bahwa pesan moral di balik karya kreatif film tersebut merupakan gaya aspirasi baru masyarakat yang dituangkan dalam bentuk film.

Sayangnya, di balik capaian industri kreatif nasional yang tumbuh dewasa ini, peran pemerintah belum sungguh-sungguh hadir membersamai pelaku-pelaku industri kreatif di tanah air.

“Pemerintah harus bisa hadir khususnya dalam memberikan insentif bagi para pelaku industri kreatif di sektor film, terlebih bagi para pelaku yang membawa tema edukasi pendidikan positif dalam setiap karyanya. Pemerintah perlu menciptakan ekosistem Ventura yang merata yang dikhususkan pada Industri Film,” ujar Novita, dalam keterangan yang diterima media ini, Rabu (17/12/2025).

Menurutnya, dengan bertumbuhnya karya karya apik pelaku industri kreatif di Indonesia, dukungan pemerintah mestinya harus lebih serius. “Dukungan terhadap industri film nasional tidak cukup berhenti pada gelontoran KUR saja. Namun butuh ekosistem pendanaan yang berkelanjutan yang dikelola secara profesional dan transparan,” tegasnya.

Politisi PDI Perjuangan itu menyebutkan, bahwa industri kreatif punya hak yang sama dalam hal mendapatkan bantuan pendanaan ventura, sama halnya beberapa industri manufaktur yang ada.

Negara-negara seperti Korea, India, Tiongkok, dan Thailand sebutnya, telah sadar betapa besar potensi dan dampak positif industri kreatif (perfilman) untuk pertumbuhan ekonomi negara di masa depan.

“Negara-negara yang berhasil melakukan ekspor film besar-besaran sudah memiliki banyak pilihan ekosistem ventura khusus perfilman. Sementara Indonesia belum ada. Pemerintah harus sadar, bahwa industri kreatif khususnya perfilman approachmentnya berbeda dengan UMKM (usaha mikro, kecil dan menengah),” jelas dia.

Novita pun mengatakan bahwa isu lingkungan yang diangkat dalam film dokumenter asal Trenggalek yang menjuarai FFI 2025 serta sepanggung dengan Film Pangku karya Sutradara Reza Rahardian tersebut melihat bahwa saat ini alam sudah tidak dapat dirayu lagi.

“Mari kita renungkan selama 2025 ini. Hujan yang semestinya menjadi berkah bagi masyarakat, kini menjadi trauma besar. Banyak masyarakat takut ketika hujan datang, karena banyak hutan tidak lagi berfungsi sebagaimana mestinya,” tuturnya.

Menurut Novita Hardini, hal tersebut juga menegaskan pentingnya dukungan negara terhadap industri yang lebih ramah lingkungan.

“Industri kreatif dan agenda lingkungan harus berjalan beriringan. Ketika karya kreatif mendapat ruang dan apresiasi, maka pesan pelestarian alam akan menjangkau publik lebih luas sekaligus membuka peluang ekonomi bagi para kreator,” tambah legislator perempuan dari Dapil VII Jawa Timur itu.

Sebagai mitra kerja pemerintah di sektor perindustrian, pariwisata, dan ekonomi kreatif, dirinya melalui Komisi VII DPR RI akan terus mendorong agar kebijakan pengembangan industri kreatif diarahkan pada nilai-nilai keberlanjutan.

Novita Hardini berharap semakin banyak karya kreatif yang tidak hanya menghibur, tetapi juga mengedukasi dan menggerakkan masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan.

“Pelestarian alam adalah investasi jangka panjang bagi generasi mendatang. Ketika pesan ini disampaikan melalui karya kreatif yang berkualitas, dampaknya akan jauh lebih kuat dan berkelanjutan,” pungkasnya. (nia/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Dari Menak Sopal ke Kebaya Fatmawati, Yeni Membawa Cerita Trenggalek ke Panggung Nasional

TRENGGALEK – Ada nama Trenggalek yang kini ikut berjalan menuju panggung nasional. Nama itu bukan hanya tertulis di ...
KRONIK

Hasto Ajak Anak Muda Hidup Sehat: Dari Olahraga Kita Bangun Kekuatan Bangsa

SURABAYA — Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengajak anak-anak muda membiasakan hidup sehat ...
KRONIK

Cerita Risma Saat Baguna Selamatkan Anak Patah Tulang di Gempa NTT

SURABAYA – Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Penanggulangan Bencana, Tri Rismaharini, memimpin langsung aksi tanggap ...
KRONIK

Hasto Minta Pembakar Hutan di Kalimantan Diproses Tegas

SURABAYA – Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, menyoroti kebakaran hutan dan lahan ...
HEADLINE

Hasto Ungkap Lima Pesan Megawati untuk Kader PDI Perjuangan Jatim

SURABAYA – Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, mengungkap lima pesan Ketua Umum PDI ...
HEADLINE

Tiga Desainer Jatim Raih Tiket Nasional Fatmawati Trophy 2026

SURABAYA – Tiga desainer Jawa Timur berhasil meraih tiket menuju babak nasional Fatmawati Trophy 2026 setelah ...