Tak Beri Ruang Radikalisme, Legislator PDIP Ingatkan Bupati soal Ideologi Negara

Loading

SUMENEP – Kunjungan Bupati Sumenep, Abuya Busyro Karim dan rombongan OPD Pemkab Sumenep ke Kecamatan Masalembu, Pulau Masalembu, yang biayanya mencapai hampir setengah miliar, mendapatkan perhatian dari ketua komisi I DPRD Sumenep, Darul Hasyim Fath.

Legislator PDI Perjuangan asal Kecamatan Masalembu ini berharap perjalanan dinas Bupati memberikan kabar baik bagi masyarakat kepulauan.

“Ini perjalanan Bupati di penghujung masa pengabdiannya. Kita semua berharap ada kabar bahagia bagi rakyat kepulauan,” kata Darul, Jumat, 15 November 2019.

Seperti diketahui, kunjungan kerja pemerintah daerah Kabupaten Sumenep itu mencapai Rp 425 juta, rinciannya sewa kapal KM Dharma Kencana IX Rp 200 juta dan untuk bahan bakar Rp 225 juta.

Wakil Ketua Bidang Kaderisasi dan Ideologi DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sumenep ini menambahkan, kunjungan kerja ini harus memastikan tugas dasar pemerintah daerah di urusan wajib yang berkaitan dengan pelayanan dasar.

“Lho ini sebagaimana digariskan oleh UU 23 tahun 2014. Semoga bupati dapat menunaikan tugas tersebut. Satu di antaranya jaringan telekomunikasi dan infrastruktur. Kami di parlemen telah berjuang keras melalui kewenangan yang melekat sebagai legislator,” urai Darul.

Selain persoalan infrastruktur, Darul berharap kunjungan bapati dan jajarannya untuk bersama-sama mengajak masyarakat agar tetap teguh memegang ideologi Pancasila.

“Bupati tidak boleh mengabaikan tugas holistik pemerintahan, yaitu memastikan ideologi negara tetap tegak. Kita semua harus bersepakat untuk tidak memberi ruang pada radikalisme. Jangan sampai, hanya demi kepentingan elektoral sesaat semacam Pilkada, kita abai pada ancaman radikalisme terhadap kebhinekaan dan kesatuan kita sebagai bangsa yang berdaulat,” tegasnya. (set)