Selasa
25 Agustus 2026 | 6 : 21

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Tak Ada Voting, Kongres V Kukuhkan Kembali Megawati Sebagai Ketum PDIP

pdip-jatim-djarot-sh

MALANG – Kongres V PDI Perjuangan 8 Agustus 2019 di Bali mendatang dipastikan tanpa proses pemungutan suara atau voting untuk penentuan Ketua Umum (Ketum). Kongres akan mengukuhkan kembali Megawati Soekarnoputri sebagai Ketum.

Ketua DPP PDI Perjuangan Djarot Saiful Hidayat mengatakan kongres akan membahas banyak isu yang berkembang, baik nasional maupun internasional. Namun tidak untuk agenda pemilihan ketua umum.

“Kita dalam PDI Perjuangan mendasarkan diri pada musyawarah mufakat, tidak ada voting,” kata Djarot Saiful Hidayat di sela Musyawarah Nasional (Munas) IX Ikatan Alumni Universitas Brawijaya (IKA UB) Malang di Universitas Brawijaya, Sabtu (6/7/2019).

Dikatakan Djarot, daerah-daerah sebagian besar masih menginginkan kepemimpinan Megawati untuk kembali menakhodai PDI Perjuangan. Sehingga Kongres V di Bali nantinya untuk Ketum akan bersifat pengukuhan.

“Dalam Kongres untuk Ketua Umum tetap Bu Mega, tinggal mengukuhkan,” tegasnya.

Djarot mengatakan, alasan Kongres PDIP pelaksanaannya dipercepat salah satunya memang untuk menyesuaikan agenda partai dengan pemerintah. Partai dan kader sudah dalam kondisi siap sebelum pelantikan nantinya.

“Supaya agenda partai itu sesuai juga dengan agenda pemerintah, makanya dipercepat, biar konsolidasinya tuntas sebelum pelantikan DPR, sebelum pelantikan Presiden dan penyusunan kabinet,” terangnya.

Djarot juga menegaskan bahwa PDIP dalam kondisi solid, bahkan paling solid di antara partai politik lain.

Terpisah, Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menegaskan, selain untuk menyesuaikan dengan agenda pemerintahan Jokowi-Ma’ruf, percepatan Kongres V juga sebagai antisipasi terhadap situasi pada Pemilu 2024.

“Tantangan pada pemilu 2024 nanti akan lebih berat, ini juga menjadi alasan kenapa Kongres PDI-Perjuangan dipercepat, ” jelas Hasto, saat membuka Konferensi Daerah (Konferda) PDIP Bali, Sabtu.

Menurut Hasto, pesta demokrasi 2024 akan menjadi regenerasi bagi penerus berikutnya, sehingga PDIP harus mulai menguatkan konsolidasi politik kita di daerah ataupun nasional.

“Ini adalah  langkah preemptive bagi tugas ideologis-strategis partai ke depan. Itulah yang menjadi intisari pemikiran Ketua Umum PDI Perjuangan, Ibu Megawati Soekarnoputri,” jelasnya.

Perlu diketahui PDIP terakhir kali melaksanakan kongres pada 2015. Saat itu, dalam Kongres IV, PDIP secara aklamasi kembali mengukuhkan Megawati Soekarnoputri sebagai Ketua Umum 2015-2020.  (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Mas Dhito Kejar Manajemen Talenta ASN, 121 Pejabat Baru Bisa Kembali Dimutasi 6 Bulan Lagi

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mengejar manajemen talenta ASN. Sebanyak 121 pejabat yang baru dilantik ...
KABAR CABANG

Dari Menak Sopal ke Kebaya Fatmawati, Yeni Membawa Cerita Trenggalek ke Panggung Nasional

TRENGGALEK – Ada nama Trenggalek yang kini ikut berjalan menuju panggung nasional. Nama itu bukan hanya tertulis di ...
KRONIK

Hasto Ajak Anak Muda Hidup Sehat: Dari Olahraga Kita Bangun Kekuatan Bangsa

SURABAYA — Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengajak anak-anak muda membiasakan hidup sehat ...
KRONIK

Cerita Risma Saat Baguna Selamatkan Anak Patah Tulang di Gempa NTT

SURABAYA – Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Penanggulangan Bencana, Tri Rismaharini, memimpin langsung aksi tanggap ...
KRONIK

Hasto Minta Pembakar Hutan di Kalimantan Diproses Tegas

SURABAYA – Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, menyoroti kebakaran hutan dan lahan ...
HEADLINE

Hasto Ungkap Lima Pesan Megawati untuk Kader PDI Perjuangan Jatim

SURABAYA – Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, mengungkap lima pesan Ketua Umum PDI ...