Jumat
09 Oktober 2026 | 6 : 46

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Survei Republic Research, Zulmi – Rasyit Unggul dengan Elektabilitas 48%

IMG-20240827-WA0080

KABUPATEN PROBOLINGGO – Pilkada serentak akan segera digelar tanggal 27 November 2024. Persaingan antar Calon Bupati (Cabup) untuk merebut hati masyarakat semakin gencar dilakukan salah satunya seperti di Kabupaten Probolinggo.

Berdasarkan Survei Republic Research menunjukkan bahwa elektabilitas kedua pasangan calon yakni pasangan Zulmi Noor Hasany dan Abd Rasyit 48 % dan pasangan Muhammad Haris Damanhuri Romly dan Fahmi AHZ 40 % cukup dinamis.

Survei Republic Research digelar dalam kurun waktu 7 hari sejak tanggal 12 November 2024 dengan metode Multi stage random sampling melibatkan 1.000 responden.

Margin of error survei ini sebesar 3,2 % pada tingkat kepercayaan 95 %.

Menurut Direktur Analisis Republic Research, Galang Geraldy, menyebutkan bahwa elektabilitas pasangan Zulmi Noor Hasany dan Rasyit (ZR) saat ini mencapai 48 % sedangkan pasangan Muhammad haris damanhuri romly dan Fahmi AHZ mencapai 40% dan cukup dinamis.

“Dalam temuan survei ini secara elektabilitas pasangan Zulmi noor hasani dan Rasyit 48 % sedangkan pasangan Muhammad haris damanhuri romly dan Fahmi AHZ 40% dan yang belum menentukan pilihan 12%.”

“Dari hasil temuan ini masyarakat Kabupaten Probolinggo masih memungkinkan mengubah pilihan 2 hari sebelum coblosan,” kata Galang, Kamis ( 21/11/2024).

Menurut Galang, potensi masyarakat Probolinggo untuk mengubah pilihannya masih mungkin terjadi.

Hal itu tergambar dari jawaban responden ketika diberi pertanyaan apakah sudah mantap dengan pilihannya saat ini, 65% menjawab ya.

Sementara, sebanyak 35% menjawab pilihannya masih bisa berubah.

Menurut Galang, keberhasilan keberhasilan masing-masing paslon dalam mengamankan suara yang masih mengambang ini akan menjadi salah satu kunci memenangkan Pilkada.

Sebab, menurutnya masyarakat Probolinggo yang belum yakin dengan pilihannya masih cukup besar.

Mayoritas masyarakat Probolinggo yang belum yakin dengan pilihannya dan baru akan menentukan pilihan 2 hari sebelum pencoblosan.

“Salah satu pendekatan yang bisa dilakukan adakah kepada generasi milenial yang jumlahnya sangat banyak, sementara gen Z juga demikian perlu treatment tersendiri,” pungkasnya. (drw/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

HEADLINE

Said Abdullah: Kedekatan Partai dengan Rakyat Harus Hadir Setiap Hari, Bukan Hanya Saat Pemilu

MALANG – Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur MH Said Abdullah menegaskan kedekatan partai politik dengan rakyat ...
KRONIK

Luncurkan Teman Lansia, Bupati Ipuk Pastikan Warga Senior Rentan Tak Luput dari Layanan

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi terus memperkuat perhatian kepada warga lanjut usia (lansia), ...
LEGISLATIF

Amithya Soroti Urgensi Retreat Kepala Sekolah Kota Malang di Tengah Efisiensi Anggaran

MALANG – Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani Sirraduhita meminta Pemerintah Kota Malang mengkaji ulang ...
EKSEKUTIF

Pungli di Akses Stadion GBT Disorot, Eri Cahyadi Tegaskan Jalan Umum Gratis

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersama Satgas Anti-Preman dan kepolisian membongkar gardu yang diduga ...
LEGISLATIF

Novita Hardini Dorong Pemerintah Tetapkan Batas Usia Pakai Galon Guna Ulang

JAKARTA – Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini mendorong pemerintah segera menetapkan batas usia pakai maksimal ...
LEGISLATIF

Puan Maharani: Parlemen Punya Empat Tanggung Jawab Wujudkan Pemerintahan yang Adil

TANZANIA – Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan parlemen memikul empat tanggung jawab utama untuk mewujudkan tata ...