Minggu
01 November 2026 | 11 : 26

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Surabaya Mulai Diet Sampah Plastik, Risma: Kalau Tidak Sekarang, Kapan Lagi?

pdip-jatim-sampah-plastik

SURABAYA – Wali Kota Tri Rismaharini mengatakan, larangan menggunakan kantong plastik sekali pakai sudah seharusnya dimulai di Surabaya.

Karena itu, dirinya membuat surat edaran tentang larangan menggunakan kantong plastik sekali pakai agar bisa mewujudkan Surabaya zero waste atau bebas sampah.

“Mereka (masyarakat umum) kan harus mulai (diet sampah plastik). Jadi, dengan edaran itu, kami berharap mulai menyiapkan agar tidak menggunakan plastik lagi,” kata Risma, usai menghadiri Surabaya Great Expo di Grand City, Kamis (15/8/2019).

Risma ingin sampah plastic bisa terus ditekan dan berharap ke depan Surabaya bisa meniru Ibu Kota Kenya, Nairobi.

Menurut Risma, masyarakat di Nairobi sama sekali sudah tidak boleh menggunakan kantong plastik sekali pakai sebagai wadah makanan atau bungkus bahan belanjaan.

“Karena kalau tidak sekarang, dimulai kapan lagi? Kita ingin sampah plastik di Surabaya bisa berkurang. Seperti di Nairobi itu sekarang sudah enggak pakai plastik lagi,” ujarnya.

Karena itu, pihaknya akan melihat hasil dari sosialisasi dan tanggapan dari masyarakat. Setelah itu, pihaknya akan menyusun produk hukum untuk sanksi yang mungkin akan diterapkan.

“Pada saatnya nanti, kami akan lihat responsnya,” imbuh wali kota yang juga Ketua DPP PDI Perjuangan ini.

Larangan penggunaan kantong plastik sekali pakai ini tertuang dalam surat edaran bernomor 660.1/7953/436.7.12/2019 yang ditujukan kepada semua pelaku usaha di Kota Surabaya.

Imbauan itu, juga dipakai untuk menindaklanjuti Perda Kota Surabaya Nomor 1 Tahun 2019 tentang Perubahan Atas Perda Kota Surabaya Nomor 5 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Sampah dan Kebersihan di Kota Surabaya, dan upaya pengendalian sampah.

Beberapa pejabat di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemeringah Kota Surabaya juga diminta Risma untuk terjun langsung memberikan surat edaran serta imbauan kepada para pelaku usaha di Kota Pahlawan mulai Rabu (14/8/2019). (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Renny Pramana: Korban Bencana Butuh Makanan Bergizi, Bukan Sekadar Mengenyangkan

SURABAYA – Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Wara Sundari Renny Pramana, menegaskan korban bencana ...
KABAR CABANG

DPC Bojonegoro Kirim Bantuan Air Bersih untuk Warga Ngasem Terdampak Kekeringan

BOJONEGORO – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bojonegoro kembali menunjukkan kepedulian dan gotong royong kepada ...
LEGISLATIF

Desil Bansos Tak Sesuai Kondisi Ekonomi, Yuzar Rasyid Minta Warga Ajukan Sanggahan

KEDIRI – Anggota DPRD Kota Kediri Yuzar Rasyid mendorong warga yang mendapati angka desil bantuan sosial tidak ...
HEADLINE

Pimpin Kembali PA GMNI Jatim, Deni Wicaksono Andalkan Digital Sebarkan Gagasan Bung Karno

SURABAYA – Ketua DPD Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) Jawa Timur, Deni Wicaksono, ...
LEGISLATIF

Guntur Dorong Paguyuban MC Blitar Samakan Standar Profesionalisme

BLITAR – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Guntur Wahono, mendorong paguyuban pembawa acara atau ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Ingatkan Pendataan Digital Bansos Harus Sesuai Kondisi Riil, Bukan Like and Dislike

KEDIRI – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mengingatkan proses pendataan kependudukan secara digital untuk ...