Rabu
13 Mei 2026 | 10 : 48

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Sri Untari: Membentuk Koperasi Tak Mudah, Tapi Bisa

pdip-jatim-untari-di-pelatihan-koperasi

pdip-jatim-untari-di-pelatihan-koperasiBATU – Ada sejumlah kendala yang harus dilewati untuk membentuk dan menjalankan koperasi hingga sukses. Sejarah pergantian rezim pemerintah di negeri ini mengiringi pasang surut kiprah koperasi itu sendiri.

Hal itu dikatakan Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jatim Dra Sri Untari Bisowarno saat memberikan materi perkoperasian dalam acara Diklat Koperasi yang diselenggarakan Badan Pemberdayaan Ekonomi Kerakyatan (BPEK) DPD PDI Perjuangan Jatim di Batu, tanggal 7 sampai 9 Oktober 2016.

“Mari kita mulai dengan menengok sejarah perjalanan koperasi,” kata Sri Untari. (Baca juga: Dewanti Rumpoko Sambangi Diklat Koperasi BPEK Jatim)

“Ini agar kita semua memahami dimana posisi koperasi dan bagaimana kita akan membentuk dan menjalankan koperasi,” tambah Sri Untari yang pernah dinobatkan sebagai pemimpin perempuan di bidang koperasi oleh Universitas Indonesia ini.

Koperasi, oleh para pendiri bangsa ketika itu,  diniatkan sebagai tiang penyangga utama perekonomian nasional. Koperasi sebagai usaha bersama dilandasi semangat gotong royong yang terkandung dalan Pancasila.

Namun, pasca 1966, setelah pergantian pemerintah, banyak undang-undang yang diterbitkan berwatak pro pasar bebas. “Dari sini mulai terjadi perubahan watak koperasi. Banyak koperasi yang secara aturan legal formal memang koperasi. Tapi praktek operasionalnya menggunakan sistem  perbankan,” kata Sri Untari menyontohkan.

Sementara di era sekarang, pemerintahan Jokowi telah menetapkan Nawacita sebagai program kerjanya. Nawacita itu sendiri dijiwai Tri Sakti Bung Karno. Di dalam Tri Sakti, salah satunya adalah berdikari di bidang ekononi.

“Jadi saya yakin, kejayaan koperasi sebagai gerakan ekonomi rakyat akan bisa terwujud,” kata Sri Untari yang juga tercatat sebagai Ketua Umum Koperasi Setia Budi Wanita (SBW) Malang ini. (hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Eri Cahyadi: Pemimpin Bukan Dinilai dari Penghargaan, Tapi Dampaknya bagi Rakyat

Eri Cahyadi menegaskan pemimpin sejati tidak diukur dari penghargaan, tetapi dampaknya terhadap kesejahteraan ...
KRONIK

Sensus Ekonomi 2026, Bupati Fauzi Ajak Masyarakat Memberikan Data yang Benar dan Jujur

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menyambut baik Sensus Ekonomi 2026 yang dilaksanakan oleh Badan ...
LEGISLATIF

Novita Hardini Minta Pengawasan Daycare Diperketat usai Kasus Kekerasan Anak di Yogyakarta

Novita Hardini meminta pengawasan daycare diperketat usai kasus dugaan kekerasan anak di Yogyakarta menjadi sorotan ...
KABAR CABANG

Perkuat Narasi Digital, DPC Ngawi Gembleng Kader Muda Kelola Media Sosial

NGAWI – Dinamika era digital telah mengubah perilaku publik secara fundamental, mulai dari cara mengakses informasi ...
LEGISLATIF

Puan Maharani Ingatkan Jangan Sampai Indonesia Jadi Basis Judi Online Internasional

Puan Maharani mengingatkan pentingnya antisipasi agar Indonesia tidak menjadi basis operasional judi online ...
SEMENTARA ITU...

Dari Anak Buruh Tani, Hafif Memilih Masuk Politik: “Anak Muda Jangan Cuma Mengeluh dari Kejauhan”

Kisah Hafif Rohmatullah, anak buruh tani asal Jember yang memilih masuk politik lewat PDIP demi memperjuangkan ...