Senin
07 April 2025 | 3 : 34

Sosialisasi Sertifikasi Halal, Agatha Siap Dampingi Pelaku UMKM

PDIP-Jatim-Agatha-31032023

SURABAYA – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jawa Timur, Agatha Retnosari, mendorong pemerintah lebih bijak dalam menetapkan kebijakan sertifikasi halal.

Hal itu, ia ungkapkan usai menampung banyak keluhan saat reses bersama para pelaku UMKM Surabaya. Agatha menjabarkan, dari reses I tahun 2023 ini, dirinya banyak menemukan persoalan mengenai pengurusan sertifikasi halal.

Mulai dari sosialisasi yang kurang merangkul sektor terkecil, sulitnya mendapat bahan baku yang sudah terverifikasi halal, hingga rumitnya persyaratan saat mengurusnya.

“Untuk UMKM yang makanannya misal daging ayam, kan itu harus mengambil dari tempat potong yang tersertifikasi halal, sedangkan di Surabaya jumlahnya terbatas,” ujarnya usai reses di gedung Widya Kartika, Surabaya, Selasa (28/3/2023) malam.

“Ada juga UMKM home industri. Mereka bertanya bagaimana dengan syarat pegawainya yang harus muslim, sedangkan mereka industri rumah tangga yang dikerjakan sendiri bersama anggota keluarga? Kemarin dari dinas juga meminta menyewa orang untuk keperluan sertifikasi. Nah, ini jadi keberatan UMKM-nya, jika menyewa orang hanya untuk keperluan sertifikasi,” imbuhnya.

Anggota Komisi B DPRD Jatim itu pun memahami, kebijakan pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) yang mengimbau seluruh sektor bersertifikasi halal pada 2024 merupakan langkah bagus untuk memperluas pasar dan akan berdampak positif pada pertumbuhan ekonomi. Namun di sisi lain, ada dilema di rakyat kecil.

“Saya mendukung sertifikasi halal ini. Tahun kemarin saya kerja sama dengan dinas koperasi memfasilitasi UMKM untuk dapat sertifikasi. Ternyata, di tengah jalan banyak UMKM mundur karena tidak sanggup memenuhi syaratnya,” jelasnya.

“Ini harus ada solusi. Kalau di hulu tidak mendapat perhatian, dukungan itu bisa mematikan usaha pedagang kecil. Kalau harus membeli ayam yang tersertifikasi halal, lalu pedagang yang di pasar bagaimana,” lanjutnya.

Untuk itu, ia berharap ada perpanjangan waktu, terutama untuk UMKM, dalam mengurus sertifikasi halal. Dirinya pun akan terus menggencarkan sosialisasi dan pendampingan ke para UMKM dan berkoordinasi dengan dinas-dinas terkait.

“Saya berharap ada kebijaksanaan dari pemerintah agar khusus UMKM tidak harus tahun depan. Tidak hanya pada persoalan mengurus sertifikasi, tapi juga syaratnya karena sistemnya belum mendukung hal itu,” tandasnya. (nia/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Kebijakan Tarif Trump & Melemahnya Rupiah, Novita Hardini: Momentum Emas Transformasi Pariwisata RI

JAKARTA – Dampak kebijakan tarif proteksionis yang diwariskan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, kini mulai ...
EKSEKUTIF

Hadapi Kenaikan Tarif Dagang AS, Ning Ita Siapkan Grand Design Pariwisata Domestik

MOJOKERTO – Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, mengungkapkan optimisme tinggi dalam menghadapi dampak isu global ...
LEGISLATIF

Urbanisasi Pascalebaran, Fuad Benardi: Surabaya Bukan Tempat Pelarian Tanpa Skill

SURABAYA – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim mengingatkan perlunya penguatan antar kepala daerah untuk mencegah ...
KRONIK

H Suyatno Hadiri Pengajian dan Halal Bihalal di Yayasan Al Hikmah, Panekan

MAGETAN – Wakil Ketua DPRD Magetan yang juga sekretaris DPC PDI Perjuangan, H. Suyatno menghadiri acara Pengajian ...
KRONIK

MH Said Abdulah Gelar Syawalan dan Silaturahmi Perjuangan

SUMENEP – Ketua Banggar DPR RI sekaligus Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, MH Said Abdullah, menggelar menggelar ...
SEMENTARA ITU...

Pengurus DPC Magetan Unjung-unjung Lebaran ke Sejumlah Sesepuh Partai

MAGETAN – Sejumlah pengurus DPC PDI Perjuangan Magetan berkunjung ke rumah sejumlah senior dan sesepuh Banteng. ...