TULUNGAGUNG – Pengurus Yayasan Gayatri Nusantara Kabupaten Tulungagung menghadiri kegiatan sosialisasi dengan tema “Pancasila Sebagai Pilar Penjaga Bangsa”. Sosialisasi tentang Pancasila itu digelar anggota Komisi D dari Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jawa Timur, Guntur Wahono di salah satu hotel di wilayah Kota Blitar, Jumat (5/7/2024).
Sebagai peserta sosialisasi, Ketua Yayasan Gayatri Nusantara Kabupaten Tulungagung, Arif Santoso menyampaikan apresiasi kepada legislator banteng Dapil VII Jawa Timur itu. Menurutnya, kegiatan sosialisasi tentang Pancasila merupakan kegiatan yang sangat penting agar masyarakat Indonesia memiliki persepsi yang sama dalam berbangsa dan bernegara.
“Ini penting sekali untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai hak konstitusional bagi warga negara,” kata Arif Santoso usai kegiatan, Jumat (5/7/2024) sore.
Arif menambahkan, dalam kehidupan bernegara, setiap warga harus paham mengenai konstitusionalisme dan wajib melaksanakan prinsip-prinsip bernegara yang ditetapkan oleh pendiri bangsa atau Founding Father.
Selain itu, Pancasila sebagai dasar negara dan Bhineka Tunggal Ika sebagai semboyan negara harus ditanamkan dalam benak sanubari setiap warga negara Republik Indonesia. “Pendidikan Pancasila saat ini sudah hilang dari kurikulum pendidikan nasional, maka kegiatan ini menjadi penting untuk terus dilaksanakan dan digaungkan,” ucapnya.
Arif menegaskan, bahwa Pancasila tidak boleh hanya digunakan sebagai materi sosialisasi saja, namun wajib diimplementasikan pada kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Dengan demikian, maka Pancasila tetap diposisikan sebagai ideologi dan dasar negara serta menjadi pedoman penuntun bagi pilar-pilar kebangsaan dan kenegaraan yang lainnya.
Menurut Arif, kegiatan sosialisasi dengan tema “Pancasila Sebagai Pilar Penjaga Bangsa” diikuti oleh 2 orang perwakilan kelompok masyarakat (Pokmas) dan Yayasan penerima bantuan hibah mobil siaga aspirasi Anggota Komisi D DPRD Provinsi Jawa Timur Guntur Wahono tahun anggaran 2022-2023.
Pokmas dan Yayasan tersebut berasal dari wilayah Dapil VII Jawa Timur yaitu, Kabupaten Blitar, Kota Blitar, dan Kabupaten Tulungagung.
Sementara itu, Guntur Wahono mengatakan, kegiatan sosialisasi tentang Pancasila sudah dimulai sejak tanggal 3 Juli 2024 dengan melibatkan berbagai sektor masyarakat.
Menurutnya, kegiatan sosialisasi Pancasila pertama kali dilakukan dengan Koalisi Rakyat Bersatu Kabupaten Blitar. Kemudian, malam harinya dilanjutkan dengan masyarakat pegiat seni tradisi tiban yang ada di Kabupaten Blitar.
“Untuk pegiat seni tradisi tiban bukan hanya pengurus tingkat Kabupaten saja yang kita undang, tapi juga kelompok yang ada di seluruh Kabupaten Blitar,” kata Guntur Wahono.
Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur ini menambahkan, setelah dengan pegiat seni tradisi tiban, sosialisasi Pancasila dilanjutkan dengan para calon penerima bantuan hibah mobil siaga dari APBD Provinsi Tahun Anggaran 2024.
Kemudian, malam harinya dilanjutkan dengan kegiatan sosialisasi Pancasila bersama tokoh masyarakat desa di seluruh Kecamatan Sanan Kulon serta calon penerima bantuan hibah APBD Provinsi Jatim tahun anggaran 2022-2023.
Tak berhenti disitu, kegiatan sosialisasi Pancasila juga dilakukan bersama para pegiat seni tradisi Langen Beksan yang ada di Kabupaten Blitar.
“Hari ini ada 2 kegiatan yang harus kita laksanakan yaitu ketemu dengan tokoh-tokoh masyarakat yang ada di Kota Blitar,” kata pria yang juga menjabat sebagai Sekretaris BKN DPD PDI Perjuangan Jawa Timur itu. (sin/pr)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS











