Minggu
14 Juni 2026 | 1 : 22

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Siapkan Pelatihan, Cabup Kediri Dhito Dorong Pegawai Honorer Berwirausaha

pdip-jatim-241019-masbup-honorer

KEDIRI – Calon bupati Kediri nomor urut 02 Hanindhito Himawan Pramana mendorong pegawai tidak tetap (PTT) di instansi pemerintah untuk mau membangun kemandirian usaha.

Dorongan itu didasari keprihatinannya dengan para tenaga honorer itu yang telah puluhan tahun bekerja belum mendapatkan kesempatan diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K).

Disisi lain, problem yang ada, formasi pengangkatan P3K dari pusat selalu terbatas. Bahkan, terbaru menurut dia, formasi P3K di Kabupaten Kediri hanya kisaran ratusan.

“Ngapunten mau sampai kapan mereka mau menggantungkan dari P3K,” katanya usai kampanye di Desa Tiru Lor, Kecamatan Gurah, Jumat (18/10/2024).

Mas Dhito sapaan akrabnya menyatakan, disamping akan mengupayakan supaya formasi P3K itu bisa lebih longgar, pihaknya menilai penting bagi pegawai honorer untuk mau berwirausaha.

Pihaknya bahkan menyatakan kesiapannya jika kembali terpilih di periode kedua untuk memfasilitasi para pegawai honorer supaya bisa berwirausaha.

“Kita latih mereka untuk bisa mandiri dan berwirausaha, baik itu bantuan modal, alat, pendampingan sampai dinyatakan mereka mendapatkan keuntungan yang lebih baik,” tambahnya.

Kesempatan untuk mendapatkan pelatihan itu tidak hanya diberikan bagi PTT, melainkan juga guru tidak tetap (GTT) termasuk para kader di desa-desa.

Diakui Mas Dhito, sejauh ini dalam pemerintahannya di periode pertama, sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan bagi para pegawai honorer dan kader, dilakukan dengan pemberian insentif.

“Mau tidak mau mereka kan setiap tahun mengharapkan kenaikan insentif, terus mau sampai kapan,” tuturnya.

Dorongan untuk berwirausaha yang digagas Mas Dhito itu pun mendapatkan respon positif dari Asma Fauna, 53, penjaga koperasi sekolah di SMP 2 Gurah beserta temannya Suyanti, 45 yang bekerja sebagai petugas perpustakaan.

Asma mengaku telah 30 tahun menjadi PTT, adapun Suyanti 25 tahun. Selama ini diakui, keduanya masih mengandalkan tambahan penghasilan dari pemberian insentif dari pemerintahan Mas Dhito.

“Kita sangat berterima kasih karena mau dibantu untuk usaha, dengan memiliki usaha kita kan setiap harinya ada masukan, ” ucap Suyanti. (putera/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Yuzar Rasyid Usulkan Percepatan Proyek Jembatan Kaliombo I agar Tak Ganggu Aktivitas Warga

Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Kediri Yuzar Rasyid mengusulkan percepatan proyek revitalisasi Jembatan ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Siap Copot Kepala Dinas Jika Ada Kelalaian Proyek yang Tewaskan Warga

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mendatangi rumah duka korban kecelakaan di kawasan proyek saluran air Margorejo. Eri ...
KRONIK

PDIP Jatim Dorong Duet Indah-Yudha Tetap Dipertahankan Pimpin Lumajang

Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Deni Wicaksono menilai hubungan eksekutif dan legislatif di Kabupaten ...
KABAR CABANG

Ketika Musik, Tari, dan Semangat Bung Karno Menyatu di Lereng Semeru

Kolaborasi musik dan tari membuka pelantikan PAC PDI Perjuangan se-Kabupaten Lumajang di Glagah Arum. Jingle Menang ...
LEGISLATIF

Widarto Soroti Aksi Petani Bagikan Timun Gratis, Desak Pemkab Jember Benahi Tata Kelola Pertanian

Wakil Ketua DPRD Jember Widarto merespons aksi petani yang membagikan timun gratis akibat harga anjlok hingga Rp500 ...
LEGISLATIF

Yuzar Rasyid Respons Aspirasi Pelaku Budaya, Dorong Penguatan Legalitas DKD Kota Kediri

Anggota Komisi B DPRD Kota Kediri Yuzar Rasyid merespons aspirasi pelaku budaya terkait legalitas Dewan Kebudayaan ...