oleh

Setiap Blusukan, Sugirah Tak Lupa Mampir UMKM

-Berita Terkini, UMKM-36 kali dibaca

BANYUWANGI – Calon Wakil Bupati Banyuwangi Sugirah selain bertemu tokoh masyarakat dan warga, saat blusukan ke berbagai kawasan di Banyuwangi selalu menyempatkan mengunjungi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Seperti dilakukan saat menyapa warga di Kecamatan Muncar, Selasa (17/11/2020), Cawabup pendamping Cabup Ipuk Fiestiandani Azwar Anas itu pun mengenalkan program terbaiknya, yakni UMKM Naik Kelas.

Bahkan saat melihat ada UMKM meski tidak masuk dalam jadwal kunjungan, Sugirah selalu menyempatkan mampir.

“Di setiap mengunjungi desa-desa saya selalu mengupayakan untuk mendatangi UMKM. Ini sekaligus untuk mengetahui tantangan yang dihadapi, sehingga kami siapkan solusinya melalui program UMKM Naik Kelas,” kata Sugirah.

Dengan UMKM, Sugirah menggali informasi masalah apa yang dihadapi. Rata-rata permasalahan yang dihadapi karena terkendala pandemi covid-19, manajemen keuangan kurang baik, belum bisa menjangkau pasar online, dan permodalan.

“Di program UMKM Naik Kelas nantinya ada berbagai fasilitas, mulai sertifikasi, pelatihan, hingga akses modal bersubsidi,” bebernya.

Politisi PDI Perjuangan ini mengatakan, program UMKM Naik Kelas ditarget tahun pertama adalah membawa 10.000 UMKM naik kelas.

“Gol dari program ini adalah peningkatan pendapatan UMKM sekaligus perluasan lapangan kerja dari UMKM-UMKM yang terus ekspansif. Termasuk di kampung roti ini,” jelas mantan anggota DPRD Banyuwangi tiga periode tersebut.

Apalagi di masa pandemi seperti ini, kata dia, yang dibutuhkan adalah menggerakkan ekonomi arus bawah, yaitu UMKM. Dalam konsep UMKM naik kelas ala Ipuk Fiestiandani dan Sugirah, setiap UMKM bakal mendapatkan berbagai fasilitas.

Mulai pelatihan manajemen bisnis, akses modal bersubsidi, alat bantu produksi, sertifikasi (PIRT, Halal, BPOM, dan sebagainya), pelatihan manajemen keuangan, pelatihan pemasaran online, branding, fasilitasi pemasaran, dan sebagainya.

Program ekonomi kerakyatan yang ditawarkan pasangan Ipuk – H Sugirah ini tak ayal mendapat apresiasi berbagai kalangan. Di antaranya adalah Pemuda Pancasila (PP) Kabupaten Banyuwangi.

Seperti disampaikan Ketua MPC Pemuda Pancasila Banyuwangi Zamroni, program peningkatan kelas UMKM, peningkatan beasiswa bagi mahasiswa dan pembukaan peluang dan kesempatan kerja serta program kerja lain yang ditawarkan Ipuk-Sugirah merupakan program yang realistis.

Program tersebut sangat dibutuhkan oleh warga masyarakat yang terdampak pandemi Covid 19 dan mengakibatkan terpuruknya perekonomian.

”Bagi pengurus PP Banyuwangi program ekonomi kerakyatan wajib diutamakan apalagi di masa pandemi Covid 19 seperti saat ini. Jadi bukan hanya memberikan peluang dan kesempatan kepada pengusaha besar dan kaum pemilik modal kuat saja,” tegasnya.

Dia menuturkan setelah mengikuti dan melihat langsung debat calon bupati Banyuwangi di salah satu televisi swasta beberapa waktu semakin menguatkan kenyataan dan terlihat mutu dan kualitas Ipuk sebagai calon bupati yang lebih baik dibandingkan dengan lawannya.

Di mana narasi politik yang disampaikan Ipuk Fiestiandani semakin menguatkan pandangan masyarakat bahwa dalam kontestasi pilkada kali ini kualitas pemimpin perempuan diyakini mampu mengalahkan lawan politiknya. (goek)