Senin
01 Juni 2026 | 9 : 10

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Seperti Ini, Kedekatan Hubungan PDI Perjuangan dengan NU

pdip-jatim-220213-eri-baju-merah

JAKARTA – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, dalam perjalanan sejarah, hubungan kaum nasionalis dan kaum santri ibarat dua sisi dalam satu keping mata uang yang tidak terpisahkan. Nasionalis dan santri, santri dan nasionalis menyatu dalam setiap perjuangan bangsa ini.

“Saya betul-betul merasakan bagaimana partai ini memiliki kedekatan dengan kalangan santri, kalangan kiai, jamaah dan jamiyah dari Nahdlatul Ulama. Di PDI Perjuangan kami juga diajarkan untuk mengambil tanggung jawab dalam memberdayakan umat melalui program-program kerakyatan, yang sasarannya di dalamnya juga ada para nahdliyin,” ujar Eri Cahyadi.

Hal ini dia ungkapkan dalam acara dialog PDI Perjuangan memperingati hari lahir (Harlah) Nahdlatul Ulama (NU) ke-96 di Jakarta, Sabtu (12/2/2022).

“Di awal berdirinya Republik, Bung Karno bertanya tentang hukum membela negara bagi umat Islam kepada KH Hasyim Asyari (pendiri NU). Dengan tegas Mbah Hasyim Asyari menyatakan bahwa perjuangan membela tanah air adalah bagian dari jihad fisabilillah,” bebernya.

Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin yang ikut hadir di acara dialog mengatakan, peringatan harlah NU ini bukan kebetulan.

“Bukan sekadar peristiwa politik tetapi kepada penguatan sejarah, dimana di setiap kesempatan Bung Karno selalu mengatakan bahwa beliau mengidolai Rasulullah Muhammad SAW, dimana revolusi Muhammad adalah summing up of many revolution in one big revolution. Revolusi di segala sisi yang mengubah peradaban dunia dari zaman jahiliyah menuju jaman Islam yang terang benderang,” jelas Bupati Arifin.

Baca juga: Bagi PBNU, PDIP Komponen Senyawa Dalam Perjuangan

“Saya sebagai kader PDI Perjuangan dan besar dalam keluarga NU, menyadari sepenuhnya bahwa nasionalisme adalah buah dari relijiusitas,” imbuhnya.

Sedang legislator DPR RI dari dapil Lamongan-Gresik, Nasyirul Falah Amru menilai NU dan PDI Perjuangan memiliki garis perjuangan sama mengenai kesejahteraan masyarakat. NU memikirkan umat, sedangkan PDI Perjuangan menjadikan wong cilik sebagai arus perjuangan.

“Jadi saya pikir NU dengan PDI Perjuangan, nasionalis-religius dalam konteks ini, ya, sama-sama bagaimana manusia itu dimanusiakan dan dalam hal ini masih banyak kaum yang termarginalkan,” sebut Sekretaris Umum Pengurus Pusat Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi) ini.

Pria yang akrab disapa Gus Falah itu juga menyampaikan Bung Karno sebagai rujukan pergerakan PDI Perjuangan sangat menghargai dan mencintai ulama sama halnya dengan NU.

Dia mencontohkan Bung Karno tak pernah lupa sowan ke ulama ketika berkunjung ke daerah-daerah. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

RUANG MERAH

Pancasila dan Jalan Pulang Bangsa Indonesia

Oleh Nur Hakim SETIAP 1 Juni, kita ramai-ramai merayakan Hari Lahir Pancasila. Trending di media sosial, upacara ...
KABAR CABANG

Pelantikan PAC Se-Tuban, Didik Prasetiyono Ingatkan Tekad Menang Pemilu untuk Wujudkan Kesejahteraan Rakyat

TUBAN – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Jawa Timur resmi melantik 206 Pengurus Anak Cabang (PAC) dari 20 ...
KABAR CABANG

Peringati BBK, DPC PDIP Jember Pilih Bersihkan Sungai dan Gelar 1 Juta Selawat

DPC PDI Perjuangan Jember memperingati Bulan Bung Karno dengan aksi bersih sungai dan gerakan 1 Juta Selawat untuk ...
KABAR CABANG

Deni Wicaksono Ingatkan Kader Hadapi Pertarungan Politik Digital 2029

Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Deni Wicaksono mengingatkan kader menghadapi pertarungan politik digital ...
KRONIK

DPD PDIP Jatim Perkuat Ideologi, Kaderisasi Masif Segera Digelar di Seluruh Jawa Timur

PONOROGO – DPD PDI Perjuangan Jawa Timur akan segera melaksanakan program kaderisasi secara masif bagi seluruh ...
KABAR CABANG

PAC Se-Sidoarjo Tanam Bibit Sukun di 18 Kecamatan, Sambut Harlah Pancasila dan Bulan Bung Karno

SIDOARJO – Kader-kader PAC di berbagai kecamatan di Kabupaten Sidoarjo menggelar aksi tanam bibit pohon sukun di ...