oleh

Sejumlah Calon PDIP untuk Pilkada 2018 Bakal Diumumkan 11 November

JAKARTA – Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan, pada 11 November depan, partainya mengumumkan sejumlah calon yang diusung atau didukung di Pilkada 2018.

“Sudah ada beberapa daerah yang akan kami umumkan pada 11 November. Itu pasangan calon dari mana, itu yang akan kami sampaikan, biar ada kejutan,” ujar dia.

Hasto mengungkapkan, sejumlah daerah tersebut antara lain, Bali, Riau, Maluku, Maluku Utara dan Papua.

“Beberapa daerah sebenarnya sudah siap. Jadi kami akan umumkan pada 11 November mendatang,” ungkap dia.

Untuk Pilkada Jawa Barat, tambah Hasto, pengumuman dan deklarasi calon masih menunggu momentum yang tepat.

“Apakah nanti akan diumumkan bersama-sama atau sebagian akan kita lihat dinamika politik dan momentum politik yang ada. Pada 11 November Jawa Barat belum masuk paket,” ujarnya.

Terkait Pilkada Jabar, kata Hasto, meski Wali Kota Bandung Ridwan Kamil (RK) punya popularitas tinggi, namun Emil, sapaan akrabnya, justru dianggap tak cukup cemerlang kinerjanya. Hal itu sesuai penilaian yang dilakukan tim kajian kepemimpinan internal Partai.

Menurut Hasto, kepala daerah yang dibandingkan dengan RK antara lain, Wali Kota Bogor Bima Arya, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi (Hendi), Bupati Bantaeng Nurdin Abdullah, Bupati Banyuwangi Azwar Anas.

“Kami membandingkan mana yang mampu membangun perubahan sistematik, perubahan yang tidak diukur media sosial tapi ya diukur kerja faktual di lapangan,” kata Hasto.

Dari situ, pihaknya menyimpulkan cukup jauh RK dibanding Bima Arya dan Risma dari aspek kinerjanya.

Oleh karena itu, ucap Hasto, PDI Perjuangan tak mau ambil pusing ketika Emil justru memilih maju Pilkada Jabar dengan partai politik lain. “Ketika RK mendeklarasikan sebagai calon kami hormati itu dan siap berkontestasi secara sehat untuk bersama-sama mengedepankan konsep terbaik untuk Jabar,” ujar Hasto.

Bahkan saat ini, pihaknya tengah intensif melakukan komunikasi dengan sejumlah nama yang akan diusung sebagai calon di Pilkada Jabar mendatang.

Pencananya pada pekan ini partainya akan menjalin komunikasi dengan Wakil Gubernur Jawa Barat saat ini, Deddy Mizwar. Sebelumnya, PDIP telah berkomunikasi dengan Bupati Purwakarta Dedy Mulyadi.

“Pertimbangannya kami melihat dari aspek-aspek pembumian Pancasila, itu yang kami lihat, kemudian kinerjanya. Sehingga PDI Perjuangan ketika menetapkan calon itu bukan karena pesanan, tapi karena pendalaman kinerja,” jelas Hasto.

Pilkada Jawa Barat, imbuhnya, disiapkan dengan sebaik-baiknya. Tidak hanya figur, mesin partai politik, tapi juga konsep untuk membawa Jawa Barat pada tingkat kemajuan. (goek)