Rabu
14 Oktober 2026 | 11 : 02

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Sapa Komite Sekolah, Bupati Fauzi Ingatkan Pendidikan Budi Pekerti

PDIP-Jatim-Bupati-Fauzi-19052023

SUMENEP – Dewan Pendidikan Kabupaten Sumenep (DPKS) menggelar silaturrahim dan diskusi bersama komite sekolah se-Kabupaten Sumenep di Pendopo Keraton Sumenep, Jumat (19/5/2023).

Kegiatan yang bertajuk “Sapa Komite Bupati dan DPKS” itu dimeriahkan penampilan dari siswa-siswa SD, seperti musik klenengan, tari kreasi, pantomime, dan nyanyian lagu daerah. Ratusan peserta yang hadir tampak antusias menyaksikan penampilan para siswa SD tersebut.

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi, mengatakan penampilan para siswa dengan kesenian tradisional tersebut merupakan komitmen pihaknya untuk melestarikan dan menenamkan rasa cinta budaya sejak dini.

Dengan cinta budaya, tambah Bupati Fauzi, para siswa diharapkan dapat memiliki karakter pribadi dengan budaya lokal.

“Yang tidak boleh diabaikan adalah pendidikan budi pekerti. Siswa harus dilatih bagaimana menghormati orang tua, menghormati guru, dan menghargai sesama. Dengan pendidikan budi pekerti ini, ilmu yang mereka dapatkan insyaa Allah akan bermanfaat,” ujarnya.

Perkembangan teknologi menjadi tantangan tersendiri bagi dunia pendidikan. Selain siswa bisa mengakses informasi secara mandiri, kecakapan dan kemampuan guru harus mampu menyesuaikan dengan pola dan karakter kurikulum yang baru.

Karena itu, kata Bupati Fauzi, komite sekolah memiliki peran penting sebagai mitra sekolah. Komite sekolah harus menjadi bagian dalam meningkatkan mutu pendidikan.

“Komite sekolah memiliki peranan penting untuk kemajuan pendidikan di Kabupaten Sumenep. Komite sekolah merupakan lembaga pemberi pertimbangan dalam penentuan dan pelaksanaan kebijakan pendidikan di satuan pendidikan,” ujarnya.

“Komite harus menjadi mitra strategis dari sekolah untuk memajukan dan meningatkan mutu pendidikan. Kalau pendidikan sudah maju, IPM naik, maka kesejahteraan akan mudah diwujudkan,” tutur pria yang menjabat Ketua DPC PDI Perjuangan Sumenep itu.

Sementara itu, Ketua DPKS, Mulyadi, mengatakan komite sekolah sebagai lembaga pendukung, baik yang berwujud finansial, pemikiran, maupun tenaga dalam penyelenggaraan pendidikan di satuan pendidikan, memiliki kontribusi besar untuk pelayanan mutu pendidikan.

“Di Kabupaten Sumenep memiliki lebih dari 1500 sekolah, baik dari tingkat PAUD, SD, dan SMP. Masing-masing lembaga sekolah pasti memiliki komite sekolah. Maka, hal ini butuh diorganisir sehingga nantinya masing-masing kecamatan ada forum komite,” tandasnya. (set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Kaji Ipuk: Pemkot Surabaya Siapkan 50 Hektare Lahan Makam di Sumberejo

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya telah menyiapkan lahan cadangan seluas 50 hektare di kawasan ...
MILANGKORI

Dari Desa, Dimas Pratama Merawat Kedekatan dengan Petani Lewat Demang Sambang

TULUNGAGUNG – Bagi petani, persoalan sehari-hari tidak selalu berhenti di sawah. Ada kebutuhan keluarga yang harus ...
LEGISLATIF

Doding Rahmadi Bakal Bangun Sumur Bor untuk Atasi Kekeringan di Trenggalek

TRENGGALEK – Ketua DPRD Kabupaten Trenggalek, Doding Rahmadi, merencanakan pembangunan sumur bor untuk mengatasi ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP Usulkan MJC Digitalisasi 2.574 Pasar Rakyat Jatim, Libatkan 100 Talenta Muda

SURABAYA – Digitalisasi 2.574 pasar rakyat di Jawa Timur diusulkan melibatkan talenta muda melalui program ...
LEGISLATIF

Ony Setiawan Dorong Tuban Jadi Motor Ekonomi Pantura Berbasis Industri, Maritim, dan Pariwisata

SURABAYA – Anggota Komisi B DPRD Jawa Timur Ony Setiawan mendorong Kabupaten Tuban dikembangkan sebagai motor ...
LEGISLATIF

Puan Desak Tambahan Pasokan BBM Bali Diikuti Perbaikan Distribusi hingga SPBU

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani mendesak pemerintah dan Pertamina memastikan tambahan pasokan bahan bakar ...