Senin
31 Agustus 2026 | 7 : 36

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Sambut Baik Komite Komunikasi Digital, Mas Ipin: Untuk Saring yang Black-black, yang Hoax-hoax Saja

pdip-jatim-221112-mas-ipin

TRENGGALEK – Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin menyambut baik dibentuknya Komite Komunikasi Digital. Arifin berharap dengan adanya Komite Komunikasi Digital bisa menjadi pelapis dan penyaring dari segala informasi yang berkembang di masyarakat.

“Semuanya berawal dari narasi, apalagi sekarang di media sosial banyak narasi-narasi yang muncul. Harapan kami dengan Komite Komuikasi Digital ini kita bisa jadi pelapis, penyaring untuk informasi-informasi itu,” kata Arifin.

“Bukan kemudian menyaring itu berita disesuaikan dengan kepentingan, bukan seperti itu, tetapi yang disaring yang black-black, yang hoax-hoax saja. Kemudian kalau ada negatif campaign, miss informasi itu disediakan ruang untuk klarifikasi,” sambung Mas Ipin, sapaan akrabnya.

Komite Komunikasi Digital di Kabupaten Trenggalek sendiri dilantik Bupati Ipin di Pendapa Manggala Praja Nugraha, Rabu (9/11/2022) lalu. Anggota komite tersebut berisi sejumlah elemen mulai dari pejabat pemerintah, TNI, Polri, hingga awak media dan akademisi.

Menurutnya, tidak boleh menutupi ruang untuk kemudian memberikan kontra opini dan sebagainya. “Nah itulah iklim berkomunikasi di era digital yang sehat yang harus dibangun,” tambah bupati yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Trenggalek ini.

Dia menyebutkan, tidak gampang berkeliling secara digital mengedukasi masyarakat, karena jumlah komite dengan jumlah netizen pasti lebih banyak netizennya. Mengontrol semuanya, kata Mas Ipin, pasti tidak mudah.

“Alih-alih daripada kita mengontrol, mengatur mereka, lebih baik kita berbaur dengan mereka. Sehingga kalau kita menjadi bagian dari komunitas netizen itu maka kita nanti juga bisa memberikan imbangan opini kepada komunitas tersebut,” ujarnya.

Diketahui, era keterbukaan informasi saat ini memicu munculnya berbagai narasi yang dibangun di tengah kehidupan masyarakat yang telah akrab dengan media sosial. Apalagi di situasi jelang kontestasi politik, baik narasi positif maupun negatif akan terus bermunculan.

Berdasarkan data dari We are Social Hootsuite yang berpusat di Kanada, jumlah pengguna internet di Indonesia hingga Februari 2022 mencapai 204,7 juta jiwa. Dari jumlah itu, 191 juta di antaranya adalah pengguna aktif media sosial.

Namun, tingginya tingkat akses digital masyarakat tersebut belum selaras dengan tingkat literasi digital. Hal itulah yang menyebabkan masih banyaknya narasi negatif hingga berita hoax dengan mudahnya menjangkau masyarakat Indonesia. (man/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Serunya Ratusan Anak di Pamekasan Ikuti Lomba Mewarnai PDIP, Asah Kreativitas dan Jiwa Demokrasi Sejak Dini

PAMEKASAN – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pamekasan menggelar lomba mewarnai tingkat PAUD, TK/RA, dan SD/MI. Gelaran ...
KABAR CABANG

Jadi Juara Pemilu 2024, PDI Perjuangan Ngantru Komitmen Jaga Kesolidan

TULUNGAGUNG – Pengurus Ranting dan Anak Ranting se-Kecamatan Ngantru, Kabupaten Tulungagung, masa bakti 2026-2031 ...
KRONIK

Apresiasi Kerja Bakti Nasional LDII, Bupati Fauzi: Rawat Semangat Gotong Royong

SUMENEP – Sebanyak 200 orang turun ke lapangan untuk membersihkan area pasar dan makam di Desa Paberasan, Kecamatan ...
KABAR CABANG

Ranting dan Anak Ranting se-Kecamatan Boyolangu Tergetkan Menang Tebal pada Pemilu 2029

TULUNGAGUNG – Musyawarah Ranting (Musran) dan Musyawarah Anak Ranting (Musranran) PDI Perjuangan se-Kecamatan ...
KABAR CABANG

140 Pelajar Bubutan Terima PIP, PDIP Ingatkan Bantuan Bukan untuk Kepentingan Orang Tua

SURABAYA — Bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) yang diterima pelajar harus benar-benar digunakan untuk kebutuhan ...
KRONIK

Di Balik Ramainya Muktamar NU, Ada Kisah Jedar dan Robert yang Dapat Pertolongan di Posko Baguna

JOMBANG — Di tengah padatnya aktivitas Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum ...