oleh

Said Abdullah: Infrastruktur Giliyang Butuh Perhatian Pemerintah

SUMENEP – Anggota DPR RI MH Said Abdullah mendorong pemerintah lebih memperhatikan infrastruktur di Pulau Giliyang, Kecamatan Dungkek, Kabupaten Sumenep.

Pasalnya, infrastruktur di pulau yang punya potensi besar sebagai salah satu destinasi wisata di wilayah timur Pulau Madura ini kurang bagus. Seperti jaringan listrik, pelabuhan maupun jalan.

Menurut legislator dari PDI Perjuangan ini, pemerintah perlu turun tangan untuk membenahi semua itu. Sebab tidak mungkin pembangunan hanya dipasrahkan kepada aparat desa atau bahkan masyarakat.

“Pemerintah kabupaten, provinsi dan pusat, harus bersinergi menyelesaikan persoalan infrastruktur dasar di pulau ini. Pelabuhan, jalan, dan listrik, harus diperbaiki. Bila tidak, kita akan jalan di tempat,” kata Said Abdullah, saat mengunjungi Pulau Giliyang, Senin.

Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur ini mengaku bangga dengan keindahan Pulau Giliyang. Karena itu, dia juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang sudah menjaga lingkungan Pulau Giliyang dengan baik.

Baginya, Pulau Giliyang adalah kekayaan Kabupaten Sumenep yang harus dirawat dan dikembangkan agar benar-benar menjadi destinasi wisata kesehatan yang diminati para wisatawan.

“Ini kekayaan yang tak ternilai. Kita tinggal memolesnya sedikit, dan mempromosikannya dengan tepat. Insya Allah pelan-pelan kita akan melihat banyak wisatawan berkunjung,” tuturnya.

Salah satu sudut Pulau Giliyang yang dikunjungi Said adalah Pantai Ropet. Di tempat ini, tebing-tebing karang yang menghiasi bibir pantai, sangat indah.

Bisa dikatakan, Pantai Ropet tidak kalah dengan destinasi-destinasi wisata yang sduah punya nama di daerah lain. Apalagi ada teluk kecil yang menjorok ke daratan kurang lebih 15 meter.

Di pantai yang secara adminstratif berada di Desa Banraas ini banyak ditumbuhi pohon siwalan. Beberapa tempat berteduh juga tampak baru dibangun di atas tebing pantai.

“Di sini bagus sekali kalau mau lihat matahari terbit. Andaikan kita datang lebih pagi, tentu pemandangannya indah sekali,” kata H Mathor, Kepala Desa Banraas yang menyertai rombongan Said Abdullah.

Selain ke Pantai Ropet, Said juga mengunjungi sebuah titik di Desa Bancamara yang disebut-sebut sebagai salah satu kawasan yang memiliki kandungan oksigen tertinggi di dunia.

Selama satu jam dia bersama rombongan berada di tempat itu dan kemudian bertolak ke Kota Sumenep. (goek)