Kamis
20 Agustus 2026 | 9 : 28

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

“Sabar, Tunggu Pemilu 2019 Bagi yang Ingin Berkuasa”

pdip-jatim-Eva-K-Sundari

pdip-jatim-Eva-K-SundariJAKARTA – Presiden Joko Widodo menyebut adanya aktor politik dibalik kericuhan demonstrasi 4 November 2016. Politisi PDI Perjuangan Eva Kusuma Sundari percaya Presiden Jokowi dapat mengendalikan situasi.

“Termasuk back up data yang memadai yang dijadikan dasar statement beliau,” kata Eva Kusuma Sundari melalui pesan singkat, Sabtu (5/11/2016).

PDI Perjuangan, kata Eva, mengimbau semua elemen untuk mematuhi aturan agar situasi tertib kembali tercipta dan pembangunan bisa diwujudkan sesuai rencana.

Anggota Komisi XI DPR itu juga berharap semua mematuhi hukum. Termasuk bersabar menunggu pemilu 2019 bagi yang ingin berkuasa.

“Sabar, tunggu pemilu bagi yang ingin berkuasa. Tempuhlah cara yang konstitusional yaitu tunggu pemilu yang akan datang. Semua butuh kesabaran revolusioner termasuk untuk mengawal proses hukum Ahok yang sudah dan tengah berlangsung,” kata Eva Sundari.

Dia mengatakan, PDIP telah mengambil sejumlah langkah untuk meredakan situasi agar pilkada berlangsung damai. Contohnya, mengendalikan massa di lapangan agar tidak terpancing.

“Karena PDIP menginginkan pilkada milik bersama dan dilaksanakan secara gembira untuk kepentingan Jakarta dan bangsa,” kata Eva.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo menyebut ada aktor politik di balik terjadinya aksi unjuk rasa yang berujung pada aksi anarkis.

“Tapi kita menyesalkan kejadian pada Ba’da Isya, yang seharusnya sudah bubar tetapi menjadi rusuh. Dan, ini kita lihat telah ditunggangi oleh aktor-aktor politik yang memanfaatkan situasi,” ujar Presiden Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Sabtu (5/11/2016) dini hari.

Padahal, Presiden Jokowi telah memerintahkan kepada Wakil Presiden, Menkopolhukam dan jajaran terkait untuk menerima perwakilan aksi unjuk rasa dan aspirasi telah diserap oleh pemerintah

“Saya telah memerintahkan Wakil Presiden untuk menerima perwakilan unjuk rasa, yang didamping Menko Polhukam, Mensesneg, Menteri Agama, Seskab, Kapolri, dan Panglima,” kata Jokowi.

Meski demikian, Jokowi menyampaikan rasa terima kasihnya kepada para ulama yang mampu menjaga aksi unjuk rasa dari pagi hingga Maghrib secara damai. (tribunnews)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Komisi B DPRD Jember Soroti Gerobak Cinta dan Kebocoran Retribusi Pasar

JEMBER – Komisi B DPRD Jember meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat menggeser anggaran sejumlah program ...
LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan Jember Tolak Tanggung Jawab atas Utang Rp786 Miliar

JEMBER – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jember menolak ikut bertanggung jawab atas rencana pinjaman daerah Rp786,573 ...
SEMENTARA ITU...

Kurangi Ketergantungan Impor, Trenggalek Mulai Kembangkan Bawang Putih

Trenggalek mulai mengembangkan bawang putih di Kecamatan Pule untuk mengurangi ketergantungan impor sekaligus ...
HEADLINE

Banteng Jatim Pesta 6 Gol, Lolos Semifinal Soekarno Cup dan Bidik Juara Lagi

SURABAYA – Banteng Jawa Timur (Jatim) tampil menggila di babak perempat final Soekarno Cup 2026. Bermain di Stadion ...
LEGISLATIF

DPRD Magetan Desak Pemkab Benahi Perizinan Aset Daerah Usai Polemik Izin Alun-Alun

MAGETAN — Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Magetan mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito: Toleransi Beragama di Sekolah Harus Diteruskan Antar Generasi

Mas Dhito berpesan agar semangat toleransi antarumat beragama di sekolah terus dijaga dan diwariskan kepada ...