Rabu
07 Oktober 2026 | 5 : 09

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

“Sabar, Tunggu Pemilu 2019 Bagi yang Ingin Berkuasa”

pdip-jatim-Eva-K-Sundari

pdip-jatim-Eva-K-SundariJAKARTA – Presiden Joko Widodo menyebut adanya aktor politik dibalik kericuhan demonstrasi 4 November 2016. Politisi PDI Perjuangan Eva Kusuma Sundari percaya Presiden Jokowi dapat mengendalikan situasi.

“Termasuk back up data yang memadai yang dijadikan dasar statement beliau,” kata Eva Kusuma Sundari melalui pesan singkat, Sabtu (5/11/2016).

PDI Perjuangan, kata Eva, mengimbau semua elemen untuk mematuhi aturan agar situasi tertib kembali tercipta dan pembangunan bisa diwujudkan sesuai rencana.

Anggota Komisi XI DPR itu juga berharap semua mematuhi hukum. Termasuk bersabar menunggu pemilu 2019 bagi yang ingin berkuasa.

“Sabar, tunggu pemilu bagi yang ingin berkuasa. Tempuhlah cara yang konstitusional yaitu tunggu pemilu yang akan datang. Semua butuh kesabaran revolusioner termasuk untuk mengawal proses hukum Ahok yang sudah dan tengah berlangsung,” kata Eva Sundari.

Dia mengatakan, PDIP telah mengambil sejumlah langkah untuk meredakan situasi agar pilkada berlangsung damai. Contohnya, mengendalikan massa di lapangan agar tidak terpancing.

“Karena PDIP menginginkan pilkada milik bersama dan dilaksanakan secara gembira untuk kepentingan Jakarta dan bangsa,” kata Eva.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo menyebut ada aktor politik di balik terjadinya aksi unjuk rasa yang berujung pada aksi anarkis.

“Tapi kita menyesalkan kejadian pada Ba’da Isya, yang seharusnya sudah bubar tetapi menjadi rusuh. Dan, ini kita lihat telah ditunggangi oleh aktor-aktor politik yang memanfaatkan situasi,” ujar Presiden Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Sabtu (5/11/2016) dini hari.

Padahal, Presiden Jokowi telah memerintahkan kepada Wakil Presiden, Menkopolhukam dan jajaran terkait untuk menerima perwakilan aksi unjuk rasa dan aspirasi telah diserap oleh pemerintah

“Saya telah memerintahkan Wakil Presiden untuk menerima perwakilan unjuk rasa, yang didamping Menko Polhukam, Mensesneg, Menteri Agama, Seskab, Kapolri, dan Panglima,” kata Jokowi.

Meski demikian, Jokowi menyampaikan rasa terima kasihnya kepada para ulama yang mampu menjaga aksi unjuk rasa dari pagi hingga Maghrib secara damai. (tribunnews)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Dari Tegang hingga Pecah dalam Sorak, Ribuan Warga Kediri Rayakan Kemenangan Timnas

KEDIRI – Malam di kawasan Simpang Lima Gumul (SLG), Kabupaten Kediri, berubah menjadi lautan sorak. Ribuan warga ...
LEGISLATIF

DPRD Magetan Gelar Temu Media, Tegaskan Pentingnya Sinergi dan Kritik Konstruktif

MAGETAN — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Magetan menggelar agenda temu media bersama insan pers. ...
EKSEKUTIF

Rumah Inspirasi Hadir di Pelosok Trenggalek, Mas Ipin Berharap Cetak Generasi Berkarakter

TRENGGALEK – Kehadiran Rumah Inspirasi Trenggalek PAUD Al Huda di Desa Sumurup, Kecamatan Bendungan, diharapkan ...
KRONIK

Ditanya Gugatan Syarat Pendidikan Gibran, Puan: Kami Menghormati Proses yang Berjalan

JAKARTA – Ketua DPR RI sekaligus Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani memilih tidak berspekulasi mengenai gugatan ...
LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan Minta APBD Jatim 2027 Diukur dari Dampak Nyata, Bukan Serapan

SURABAYA – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur meminta keberhasilan APBD 2027 tidak diukur hanya dari tingginya ...
LEGISLATIF

Tok! DPR Sahkan UU Pelindungan Ketenagakerjaan dan UU Satu Data Indonesia

JAKARTA – DPR RI mengesahkan UU Pelindungan Ketenagakerjaan yang dirancang memperkuat hak pekerja sekaligus menjaga ...