Selasa
11 Agustus 2026 | 8 : 35

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Rieke Kopdar dengan Relawan Sosmed Surabaya

Aven JanuarSURABAYA – Politikus PDI Perjuangan Rieke Dyah Pitaloka mengatakan, relawan sosial media (sosmed) Jokowi-JK harus tetap mengutamakan materi kampanye positif dan bersih. Rieke juga minta Relawan Sosmed Surabaya tetap bersabar terhadap berbagai serangan kampanye negatif lawan.

“Ketika kita harus mengklarifikasi kampanye negatif itu ya harus diklarifikasi dengan bahasa yang baik dan tidak menyinggung kelompok tertentu,” ujar Rieke, di sela kunjungannya di Taman Bungkul, Surabaya, Selasa (24/6/2014).

Menurut Rieke, berbagai klarifikasi dan antisipasi sudah tersedia di banyak website tim pemenangan maupun web tim relawan lainnya. “Kita harus memberikan pendidikan politik dan demokrasi yang benar kepada rakyat,” ajak dia kepada relawan sosmed Surabaya.

Politisi yang juga bintang sinetron itu mampir di Taman Bungkul setelah mengadakan kunjungan ke Kabupaten dan Kota Mojokerto. Selain mengampanyekan coblos pasangan capres-cawapres nomor urut 2 Jokowi-JK dan Kartu Indonesia Sehat dan Pintar pada pengunjung taman, Rieke juga menyempatkan diri bertemu Relawan Sosmed Jokowi-JK Se-Surabaya yang sedang melakukan kopi darat (kopdar di area taman bungkul.

Pada kesempatan yang sama, koordinator Relawan Sosmed Surabaya, Aven Januar, mengatakan bahwa kegiatan kopdar itu merupakan agenda rutin dari relawan, Bentuk kegiatan kopdar dan tempatnya berpindah-pindah sesuai kesepakatan.

“Kopdar kali ini diikuti dari Partai Sosmed, Pasukan Jokowi, dan beberapa relawan. Dilihat jumlah akun twitternya kurang lebih 25 akun twitter dan 13 akun facebook,” papar Aven yang juga Ketua DPD Repdem Jatim.

Dalam koordinasi Relawan Sosmed Surabaya, lanjut Aven, terdapat beberapa relawan lainnya yang absen pada kopdar kali ini, yakni Jasmev Surabaya, Bara JP Surabaya dan Seknas Jatim. Dia juga menjelaskan bahwa beberapa kampanye negatif yang telah dilancarkan pihak seberang melalui sosmed, cenderung intensitasnya meninggi khususnya mendekati hari H-15.

“Baik dari materi isu maupun volume intensitasnya. Tapi relawan sosmed Jokowi-JK mampu meredam, karena jumlah relawannya jauh lebih banyak dari pihak seberang,” jelasnya. (*)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Mas Ipin Turun ke Pesisir Munjungan, Tegaskan Pemkab Trenggalek Hadir dan Serap Aspirasi Warga

TRENGGALEK – Bupati Trenggalek M. Nur Arifin menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk tetap hadir di tengah ...
LEGISLATIF

Kanang Serahkan Tiga Unit Combine Harvester untuk Poktan di Ngawi

NGAWI – Kabupaten Ngawi dikenal sebagai salah satu daerah lumbung padi nasional. Di tingkat Jawa Timur, Ngawi juga ...
UMKM

Polikultur Rumput Laut dan Bandeng di Pangkahkulon Gresik Dilirik DPRD, Kades Sebut Air Tambak Jernih seperti Akuarium

GRESIK — Inovasi budidaya rumput laut yang dipadukan dengan ikan bandeng dan udang (polikultur) di Desa ...
SEMENTARA ITU...

Eri Cahyadi Ingatkan Mahasiswa Baru ITS: Jangan Hanya Andalkan AI, Perkuat Karakter dan Integritas

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengingatkan mahasiswa baru ITS agar tidak hanya mengandalkan AI, tetapi memperkuat ...
SEMENTARA ITU...

Andreas Buka Peluang UMKM Eks Dolly Tembus Pasar Ekspor, Risma Tekankan Pasar Lokal Harus Kuat

Anggota DPR RI Andreas Eddy Susetyo membuka peluang UMKM eks Dolly menembus pasar ekspor, sementara Risma ...
KRONIK

Bupati Ipuk Lepas 32 Kontingen Pramuka Banyuwangi ke Jambore Nasional ke-12 di Cibubur

BANYUWANGI – Sebanyak 32 Pramuka Penggalang siswa berbagai SMP di Banyuwangi akan mengikuti Jambore Nasional ...