oleh

Repdem Rapatkan Barisan Menangkan Jago PDIP di Pilkada 2017

-Berita Terkini, Kronik-96 kali dibaca

pdip-jatim-repdem-logoJAKARTA – Ketua Bidang Politik DPN Relawan Perjuangan Demokrasi (Repdem) Simson Simanjuntak mengajak seluruh anggota organisasi sayap PDI Perjuangan itu, agar menghentikan perdebatan terkait dukung-mendukung calon kepala daerah, khususnya untuk Pilkada DKI.

Sebab, induk organisasi Repdem, yakni PDI perjuangan telah mengumumkan keputusannya tentang nama-nama calon kepala daerah yang akan diusung dan didukung pada Pilkada serentak 2017.

“Selesailah sudah polemik sekaligus dinamika yang selama ini menjadi perdebatan hangat di masyarakat. Terutama di tingkat kader akar rumput PDI Perjuangan, termasuk di dalam internal Repdem yang merupakan organ sayap kepemudaan resmi PDI Perjuangan,” kata Simson kepada wartawan, kemarin.

Menurut Simson, Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri telah menetapkan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat sebagai pasangan calon gubernur (cagub) dan calon wakil gubernur (cawagub) di Pilkada DKI Jakarta 2017.

Oleh karena itu, dia menegaskan, agar pengurus, kader dan simpatisan Repdem, segera menghentikan perdebatan, polemik terkait persoalan dukung-mendukung cagub dan cawagub.

Dia juga menyatakan, sebagai organisasi sayap PDI Perjuangan, Repdem akan patuh, loyal dan tegak lurus terhadap apa yang telah diputuskan Partai.

“Repdem juga meyakini bahwa keputusan Partai mengenai pencalonan kepala daerah merupakan perwujudan keberpihakan PDI Perjuangan terhadap aspirasi dan kepentingan masyarakat,” ujarnya.

Dia menambahkan, hari-hari esok adalah hari perbuatan dan bekerja. Hari di mana segenap potensi dikerahkan dalam mengamankan, menjaga dan memenangkan para calon kepala daerah yang diusung PDI Perjuangan.

“Atas imbauan Ketua Umum Repdem Bapak Masinton Pasaribu, setelah ini kepada seluruh kader, pengurus dan simpatisan Repdem mari merapatkan barisan, kembali ke komando untuk menyongsong kerja-kerja pemenangan seluruh calon kepala daerah yang telah diputuskan DPP PDI Perjuangan. Khususnya untuk pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta, yakni Ahok–Djarot,” ujarnya. (goek)