oleh

Repdem Jatim Rakor Sosialisasi Hasil Rakernas

SURABAYA – Dewan Pimpinan Daerah Relawan Perjuangan Demokrasi (Repdem) Jawa Timur menggelar rapat koordinasi dengan agenda sosialisasi hasil rakernas, Minggu (12/3/2017) malam.

Acara digelar di aula DPD PDI Perjuangan Jawa Timur diikuti perwakilan dari 25 DPC Repdem tingkat Kabupaten/Kota.

Ketua DPD Repdem Jatim Abdi Edison dalam sambutannya mengatakan, salah satu poin rakernas adalah mempersiapkan agenda musyawarah nasional Repdem yang rencananya digelar pada bulan April mendatang.

“Musyawarah Nasional ke depan bertujuan untuk membahas program-program kerja maupun mekanisme  organisasi ke depannya agar menjadi lebih baik lagi,” kata Edison.

Sementara itu, Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim Kusnadi SH dalam sambutannya pada acara tersebut mengatakan pentingnya organisasi sayap partai sebagai salah satu faktor pendorong kemajuan partai politik.

“Ada ruang-ruang perorganisasian di masyarakat yang tidak bisa dikerjakan oleh partai. Nah di sinilah pentingnya organisasi sayap untuk mengambil peran tersebut,” kata Kusnadi.(her)

Sebelumnya, Rakernas Repdem menyepakati penyelenggaraan Musyawarah Nasional (Munas) III Repdem pada tanggal 15-16 April 2017 di Jakarta. Rakernas akan dihadiri kurang lebih 600 peserta utusan dari DPD-DPC Repdem seluruh Indonesia.

“Bukan waktunya lagi becanda, amanat Ibu Megawati agar Repdem berkontribusi melahirkan kader kader ideologis yang terus melakukan pembelaan dan advokasi kaum marhaen dengan mengkonsolidasi kekuatan rakyat dan penguatan basis menjadi PR besar kami,” ujar Ketua Bidang Organisasi DPN Repdem Wanto Sugito.

Bahkan, tambah Wanto, Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto saat menutup Rakernas Repdem, minta kader Repdem terus membumikan ideologi Pancasila 1 Juni dan memperkokoh konsolidasi organisasi.

Mantan aktivis 98 itu juga menambahkan, dalam munas pihak DPN Repdem akan mengundang Ketum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, Sekjen Hasto beserta jajaran DPP lainnya, serta akan mengundang Presiden RI Jokowi, Cagub-Cawagub DKI Ahok-Djarot dan pimpinan ormas partai Koalisi Indonesia Hebat. (her)