Rabu
02 September 2026 | 6 : 00

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Rawan Penyelundupan, Saifudin Zuhri Dorong Pengawasan Ketat di Titik Kritis Jawa Timur

pdip-jatim-250212-saifudin-zuhri

SURABAYA – Anggota Komisi A DPRD Jawa Timur, Saifudin Zuhri, menekankan pentingnya peningkatan pengawasan di wilayah perbatasan, pelabuhan, dan bandara.

Dia mendorong Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk memperkuat koordinasi dengan berbagai instansi terkait, termasuk kepolisian, kejaksaan, bea cukai, imigrasi, dan TNI.

Pasalnya, Jawa Timur menjadi salah satu daerah dengan tingkat penyelundupan barang ilegal yang cukup tinggi.
Sepanjang 2024, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai mencatat 4.215 kasus penindakan di provinsi ini, dengan total nilai barang yang dicegah mencapai Rp785 miliar dan potensi kerugian negara yang berhasil diselamatkan sebesar Rp293 miliar.

“Kami berharap ada koordinasi intensif agar bisa dilakukan rapat koordinasi bersama untuk meningkatkan pengawasan di titik-titik rawan penyelundupan,” ungkap Saifudin Zuhri, Rabu (12/2/2025).

Menurut politisi PDI Perjuangan tersebut, pemanfaatan teknologi modern seperti CCTV dan scanner di area publik serta perbatasan dapat menjadi solusi untuk mendeteksi barang-barang ilegal yang masuk ke Jawa Timur.

Menteri Keuangan Sri Mulyani sebelumnya mengungkapkan bahwa selama 2024, penyelundupan yang berhasil dicegah di Jatim meliputi 266 juta batang rokok ilegal dengan potensi kerugian negara mencapai Rp356 miliar.

Selain itu, sebanyak 40.000 liter minuman keras impor juga diselundupkan dengan nilai Rp6,9 miliar dan potensi kerugian negara Rp3 miliar.

Selain rokok dan minuman keras, kasus penyelundupan juga terjadi pada barang tekstil, kendaraan bermotor, dan elektronik. Total kerugian negara yang berhasil dicegah dari berbagai sektor ini mencapai ratusan miliar rupiah.

DPRD Jawa Timur menegaskan bahwa perlu ada langkah strategis untuk memperketat pengawasan, baik melalui peningkatan jumlah personel di lapangan maupun pemanfaatan sistem teknologi yang lebih canggih.

Selain itu, mereka juga mendorong pemerintah untuk memperketat regulasi guna meminimalisir celah bagi para penyelundup.

“Dengan sinergi yang kuat antar lembaga dan penggunaan teknologi yang tepat, kami optimistis pengawasan terhadap barang ilegal bisa semakin diperketat sehingga melindungi perekonomian daerah dari potensi kerugian besar,” pungkas Saifudin. (yols/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Fraksi PDIP DPRD Kabupaten Malang: Perubahan APBD Jangan Sekadar Geser Angka, Harus Berdampak ke Rakyat

MALANG — Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Malang mengingatkan Pemerintah Kabupaten Malang agar Perubahan APBD ...
HEADLINE

Dua Ambulans DPC Sidoarjo Bantu Evakuasi Ratusan Santri Keracunan Makanan 

SIDOARJO – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sidoarjo menerjunkan dua tim ambulans dalam peristiwa keracunan massal ...
LEGISLATIF

P-APBD 2026 Disahkan, Ketua DPRD Ngawi Ingatkan 5 Program Prioritas RKPD

NGAWI – Ketua DPRD Kabupaten Ngawi Yuwono Kartiko (King) mengingatkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ngawi agar ...
KRONIK

Bupati Fauzi Minta KONI Sumenep Perkuat Pembinaan Atlet Muda

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menegaskan pentingnya pembinaan atlet sejak usia dini untuk ...
LEGISLATIF

Baru 26 dari 190 Titik Punya ZoSS, Dewanti Minta Sekolah Rawan Kecelakaan di Malang Segera Dipetakan

SURABAYA — Fasilitas Zona Selamat Sekolah (ZoSS) di Kabupaten Malang dinilai masih jauh dari kebutuhan. Dari 190 ...
LEGISLATIF

Puan Sambut Gus Kikin dan KH Miftachul Akhyar Pimpin PBNU, Harap NU Makin Baik

JAKARTA — Ketua DPR RI Puan Maharani menyambut terpilihnya KH Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam dan KH Abdul Hakim ...