oleh

Rakorbid Pora, DPP Perintahkan Kader Ajak Rakyat Bugar Jiwa Raga dengan Senam Sicita

-Headline-81 kali dibaca

SURABAYA – DPD PDI Perjuangan Jawa Timur menggelar Rapat Koordinasi Bidang (rakorbid) Pemuda dan Olahraga secara daring, Selasa (19/4/2022) malam. Rakor berlangsung sekitar dua jam diikuti Ketua, Sekretaris, dan Wakil Ketua Bidang Pemuda dan Olahraga DPC PDI Perjuangan dari 38 kabupaten dan kota di Jawa Timur.

Rakorbid dibuka oleh Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Dr Sri Untari Bisowarno tepat pada jam 19.30. Sedangkan perwakilan dari dari DPP, yakni Panitia Bidang Komunikasi sekaligus Koordinator Senam Sicita (Senam Indonesia Cinta Tanah Air) HUT ke-49 PDI Perjuangan, Putra Nababan.

Sri Untari Bisowarno dalam sambutannya mengatakan, rakorbid sebagai tindaklanjut instruksi DPP perihal pelaksanaan gebyar Kompetisi Sicita yang digelar beberapa hari lagi hingga akhir Mei tahun ini.

“Melalui senam Sicita, Partai memerintahkan kader untuk turut berpartisipasi. Juga mengajak masyarakat umum untuk turut bersama-sama menggelorakan senam. Tujuannya, agar kader dan masyarakat bisa tetap sehat dan bugar dalam menapaki endemi Covid-19 ini,” katanya.

Apalagi, kata perempuan yang juga Ketua Umum Dewan Koperasi Indonesia (dekopin) ini, Sicita bukan sekadar senam biasa. Pada setiap gerakannya, sarat dengan simbol dan permaknaan atas nilai-nilai Pancasila. Senam irama Sicita dibalut dengan iringan lagu-lagu nasional, termasuk lagu almarhum Gombloh yang melegenda, yakni Kebyar-kebyar.

Dalam konteks Jawa Timur, lanjut Sri Untari, pelaksanaan Sicita sebagai lanjutan dari upaya PDI Perjuangan untuk terus bersama rakyat dalam melewati masa-masa sulit sejak awal pandemi Covid-19 hingga transisisi menuju endemi saat ini.

“Kalau kita ingat, di awal pandemi Covid-19 pada 2 tahun lalu, bagaimana kita ‘menyulap’ kantor DPD Jatim menjadi ‘pabrik’ masker. Memproduksi dan menyebarkaan jutaan masker serta gentong tempat cuci tangan untuk mencegah rakyat terpapar Covid-19. Kini, setelah Covid-19 melandai, kita sehatkan rakyat dengan mengajak bersama-sama untuk senam Sicita,” terang Sri Untari.

Sementara itu, Putra Nababan,  pada rakorbid menjelaskan, kompetisi senam Sicita yang bakal dilaksanakan secara nasional bertujuan untuk menjaga kebugaran raga sekaligus memupuk rasa cinta tanah air rakyat Indonesia.

Senam yang dicanangkan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri beberapa waktu lalu, persembahan dari Partai untuk Indonesia. Senam yang mulai digemari berbagai kalangan ini, belakangan waktu diteliti akademisi maupun pihak-pihak kompeten terkait gerakan-gerakannya yang berkolerasi dengan kecintaan terhadap tanah air Indonesia.

“Dalam proses kajian,” ungkap mantan jurnalis yang kini bertugas sebagai wakil rakyat di DPR RI ini.

Soal teknis kompetisi senam Sicita, Putra Nababan menjelaskan perihal kategori maupun syarat peserta. Untuk kategori terbagi menjadi tiga, yakni kategori umum, pelajar atau mahasiswa, dan kader PDI Perjuangan.

Sementara untuk syarat peserta, dalam satu regu minimal 9 orang baik lelaki, perempuan, maupun campuran. Peserta tidak diperkenankan mengubah gerakan-gerakan pada senam Sicita. (tutorial Sicita, Klik: bit.ly/tutorialsicita).

“Untuk gerakan, harus plek ketiplek (sama persis). Kalau mengkreasi formasi atau barisan, boleh,” tandas Putra Nababan. (hs)