oleh

Puti Guntur Hentikan Pidato Saat ‘Beliaunya” Lewat

-Berita Terkini-2 kali dibaca

SURABAYA – Calon Wakil Gubernur Jawa Timur Puti Guntur Soekarno semalam menghadiri peringatan Hari Kartini di wilayah RW 01, Kelurahan Sememi, Kecamatan Benowo, Kota Surabaya.

Pertemuan dengan warga kali ini memberi kedan tersendiri bagi Puti, karena berlangsung di bantaran rel kereta api.

Saat asyik berbicara, mendadak peluit ditiup warga: Tuittt, tuittt, tuittt. Diikuti terikan warga bersahutan, “Ayo, minggir, minggir, minggir. ‘Beliaunya’ mau lewat.”

‘Beliau’ yang dimaksud adalah kereta api. Warga yang berdiri di rel kereta segera menyingkir.

“Ayo bapak-bapak, mas-mas dan adik-adik, silakan minggir,” kata Puti lewat pengeras suara.

Tak lama kemudian, kereta melaju. Kencang. Puti menghentikan pidatonya. Debu beterbangan karena tersapu laju kereta kencang. Beberapa puluh detik jeda. Setelah berlalu, Puti bicara lagi.

“Asyik ya. Ini baru pertama kali bagi saya. Ketemu warga di pinggir rel kereta,” ujar Puti disambut tepuk-tangan meriah.

“Satu kena debu, semua juga kena debu. Ya memang begini, harus dekat dengan rakyat,” lanjut dia diikuti tertawa meriah oleh warga.

Puti diundang warga setempat untuk menghadiri peringatan Hari Kartini. Sekitar 2 ribu warga berkumpul, berjejal, di gang kampung, pinggir rel kereta api.

“Kita bersyukur, Sememi dikunjungi Mbak Puti Guntur Soekarno, cucu Bung Karno,” kata Syaifuddin Zuhri, Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya.

Kampung itu padat, tapi tertata. Jalan-jalan sudah dipaving. “Ini semua berkat komitmen teman-teman PDI Perjuangan,” kata Sulaiman, seorang warga.

“Lebih 15 tahun Kota Surabaya dipimpin kader PDI Perjuangan. Dulu Pak Bambang DH, sekarang Walikota Bu Risma. Surabaya banyak berubah, lebih baik, dan banyak bermanfaat bagi warga,” lanjut Syaifuddin.

Politisi yang akrab disapa Cak Ipul ini mengajak warga untuk mendukung Calon Gubernur Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dan Calon Wakil Gubernur Puti Guntur Soekarno. “Coblos nomor 2,” kata Syaifuddin disambut meriah warga.

Ketua RW 01, Mahfudz, mendaulat Puti Guntur untuk membeberkan visi-misi dan program. “Kami ingin mendengar rencana Gus Ipul-Mbak Puti,” kata Mahfudz.

“Warga Sememi siap memenangkan Gus Ipul-Mbak Puti,” timpal Hambali, Ketua RW 09, Kelurahan Sememi.

Lalu, Puti menjelaskan sejumlah program yang disusun bersama Gus Ipul. Seperti, pemberian nutrisi makmur bagi warga tidak mampu, upaya untuk penanggulangan kemiskinan, kartu Jatim sehat, dan pendidikan gratis untuk SMA/SMK Negeri.

“Kemarin Bu Risma meminta kami untuk menggratiskan SMA/SMK Negeri, seperti era sebelumnya,” ungkapnya. (goek)

rekening gotong royong