oleh

Puti di Kota Madiun, Mulai Sarapan Pecel hingga Sapa Pedagang Kue

MADIUN – Cawagub Puti Guntur Soekarno mengawali safari politik hari kedua di kawasan Mataraman dengan makan pecel bersama rakyat, Senin (5/2/2018).

Makan bareng kuliner khas Kota Brem itu dilakukan sebelum menghadiri Rapat Kerja Cabang Khusus (Rakercabsus) PDI Perjuangan Kota Madiun, di hall Hotel Merdeka, Jalan Pahlawan Kota Madiun.

Makan pecel bareng diikuti kader pengurus PDI Perjuangan, mulai tingkat anak ranting, ranting anak cabang, hingga cabang se-Kota Madiun. Hadir juga pengurus anak cabang PDI Perjuangan se-Kabupaten Madiun.

Masyarakat umum yang kebetulan berada di sekitar Hotel Merdeka, seperti tukang becak, PKL dan lainnya pun ikut menyerbu stan-stan bakul pecel yang sengaja diminta menggelar dagangannya di halaman hall Hotel Merdeka.

Puti didampingi Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Sri Untari pun langsung menuju ke salah satu stan. Dia lantas mengambil nasi putih, sayur-sayuran, sambel pecel dengan wadah daun pisang.

Menu sarapan pagi Puti makin lengkap setelah dia mengambil peyek kacang dan seiris empal daging sapi.

“Mari, saya sarapan dulu ya,” ucap Puti, kepada kader-kader PDI Perjuangan dan para jurnalis yang mengabadikan aktifitas Puti di Kota Madiun.

Beberapa saat usai menikmati sarapan nasi pecel khas Madiun, Puti lantas menghampiri para tukang becak yang mangkal di depan hotel.

Tidak hanya penarik becak, cucu proklamator RI Bung Karno tersebut juga menyapa beberapa pedagang kaki lima depan hotel.

“Selamat pagi, bapak jualan apa, dan asalnya dari mana?” sapa Puti sambil menyalami seorang pedagang.

Pedagang yang menggunakan rombong pikul untuk berjualan itu pun langsung mengatakan, dirinya berjualan kue “Rangin”.

“Saya dari Tasik (Jawa Barat) Bu. Sudah tiga tahun berjualan di Kota Madiun,” kata pria bernama Toha tersebut.

Puti dan pria pedagang Rangin itu pun akhirnya berdialog menggunakan bahasa Sunda. Beberapa saat kemudian, Puti meninggalkan Toha setelah membeli dua bungkus plastik Rangin.

“Alhamdulillah, ndak nyangka dia cucu Pak Karno. Kalau Pak Karno sih saya tahu,” ujar Toha, sepeninggal Puti.

Rakercabsus PDI Perjuangan Kota Madiun ini agenda utamanya konsolidasi pemenangan Pilkada 2018, khususnya Pilwali Kota Madiun dan Pilgub Jatim. Juga sosialisasi pasangan cawali-cawawali yang diusung PDI Perjuangan, Maidi – Inda Raya. (goek)

rekening gotong royong