Rabu
21 Oktober 2026 | 7 : 10

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Puti di Kota Madiun, Mulai Sarapan Pecel hingga Sapa Pedagang Kue

pdip-jatim-puti-pecel-madiun1

MADIUN – Cawagub Puti Guntur Soekarno mengawali safari politik hari kedua di kawasan Mataraman dengan makan pecel bersama rakyat, Senin (5/2/2018).

Makan bareng kuliner khas Kota Brem itu dilakukan sebelum menghadiri Rapat Kerja Cabang Khusus (Rakercabsus) PDI Perjuangan Kota Madiun, di hall Hotel Merdeka, Jalan Pahlawan Kota Madiun.

Makan pecel bareng diikuti kader pengurus PDI Perjuangan, mulai tingkat anak ranting, ranting anak cabang, hingga cabang se-Kota Madiun. Hadir juga pengurus anak cabang PDI Perjuangan se-Kabupaten Madiun.

Masyarakat umum yang kebetulan berada di sekitar Hotel Merdeka, seperti tukang becak, PKL dan lainnya pun ikut menyerbu stan-stan bakul pecel yang sengaja diminta menggelar dagangannya di halaman hall Hotel Merdeka.

Puti didampingi Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Sri Untari pun langsung menuju ke salah satu stan. Dia lantas mengambil nasi putih, sayur-sayuran, sambel pecel dengan wadah daun pisang.

Menu sarapan pagi Puti makin lengkap setelah dia mengambil peyek kacang dan seiris empal daging sapi.

Beberapa saat usai menikmati sarapan nasi pecel khas Madiun, Puti lantas menghampiri para tukang becak yang mangkal di depan hotel.

Tidak hanya penarik becak, cucu proklamator RI Bung Karno tersebut juga menyapa beberapa pedagang kaki lima depan hotel.

“Selamat pagi, bapak jualan apa, dan asalnya dari mana?” sapa Puti sambil menyalami seorang pedagang.

Pedagang yang menggunakan rombong pikul untuk berjualan itu pun langsung mengatakan, dirinya berjualan kue “Rangin”.

“Saya dari Tasik (Jawa Barat) Bu. Sudah tiga tahun berjualan di Kota Madiun,” kata pria bernama Toha tersebut.

Puti dan pria pedagang Rangin itu pun akhirnya berdialog menggunakan bahasa Sunda. Beberapa saat kemudian, Puti meninggalkan Toha setelah membeli dua bungkus plastik Rangin.

“Alhamdulillah, ndak nyangka dia cucu Pak Karno. Kalau Pak Karno sih saya tahu,” ujar Toha, sepeninggal Puti.

Rakercabsus PDI Perjuangan Kota Madiun ini agenda utamanya konsolidasi pemenangan Pilkada 2018, khususnya Pilwali Kota Madiun dan Pilgub Jatim. Juga sosialisasi pasangan cawali-cawawali yang diusung PDI Perjuangan, Maidi – Inda Raya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Kampus II UB Ditargetkan Tampung 6.000 Mahasiswa, Darmadi Dorong Manfaat bagi Warga Lokal

MALANG – DPRD Kabupaten Malang memastikan akan mengawal pembangunan Kampus II Universitas Brawijaya (UB) di ...
KRONIK

Abidin Fikri Salurkan 99 Alat Bantu Disabilitas untuk Warga Bojonegoro dan Tuban

BOJONEGORO – Upaya penanganan masalah kesejahteraan sosial dan pemenuhan hak kelompok disabilitas terus diwujudkan ...
HEADLINE

Deni Wicaksono Desak Gubernur Perkuat Mitigasi: Jangan Tunggu Air Habis dan Hutan Terbakar

SURABAYA – Wakil Ketua DPRD Jawa Timur Deni Wicaksono mendesak Gubernur Khofifah Indar Parawansa mengevaluasi ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Larang Pungutan di SD-SMP Negeri Surabaya Mulai November 2026

SURABAYA – Wali Kota Eri Cahyadi melarang seluruh SD dan SMP negeri di Kota Surabaya melakukan pungutan dalam ...
LEGISLATIF

DPRD Surabaya Soroti Peredaran Minol, Baktiono Dorong Pengawasan Ketat

SURABAYA – DPRD Kota Surabaya mendorong pengawasan lebih ketat terhadap peredaran minuman beralkohol (minol), ...
KRONIK

Sosialisasi Pencegahan Kerusakan Hutan di Banyuwangi, Sonny Soroti Keadilan Penegakan Hukum

BANYUWANGI – Anggota Komisi IV DPR RI, Sonny Tri Danaparamita, menekankan pentingnya penegakan hukum kehutanan yang ...