Selasa
20 Mei 2025 | 10 : 48

Prasasti Wurare, Jejak Arkeologi Kerajaan Singhasari di Pusat Kota Surabaya

pdip-jatim-210922-joko-dolog

SURABAYA – Banyak warga Surabaya yang masih bingung ketika ditanya, dimana letak Prasasti Wurare? Namun, jawaban  berbeda ketika ditanya dimana letak Patung Joko Dolog ? Mereka pasti akan menjawab secara tepat dimana letak patung tersebut.

Patung Joko Dolog dan Prasasti Wurare sesungguhnya satu kesatuan. Prasasti yang berasal dari kandang Gajah Desa Bejijong, Kecamatan Trowulan Kabupaten Mojokerto ini  memang berada dalam satu perwujudan.

Dibawah tempat duduk patung Joko Dolog yang dianggap sebagai perwujudan  Prabu Kertanegara dalam sosok Jina (Budha sempurna) dalam posisi  bersila dengan kaki diangkat satu (akshobaya) tersebut terpahat 19 bait Prasasti Wurare.

“Prasasti Wurare menceritakan  kisah pembagian Kerajaan Kahuripan menjadi dua  yaitu Jenggala dan  Panjalu (Kediri) oleh Mpu Baradha dari Watu Tulis,” kata Pengurus Badan Kebudayaan Nasional/BKN PDI Perjuangan Jawa Timur/Jatim Bidang Manuskrip dan Prasasti, Nanang Sutrisno, kepada pawartajatim.com di Surabaya Selasa (2i/9/2021).

Seperti tertulis di berbagai sumber sejarah, Raja Kahuripan, Prabu Airlangga mempunyai satu orang putri, dan dua orang putra. Sebenarnya sang putri yang bernama Dewi Kilisuci yang dipersiapkan menjadi penerus mahkota kerajaan, namun  lebih memilih menjadi seorang biksuni atau pertapa dan bertapa di Gua Selomangleng Kediri.

Untuk mencegah perebutan kekuasaan diantara kedua putranya, yaitu Samarawijaya dan Mapanji Garasakan, maka Prabu Airlangga memerintahkan Mpu Baradha untuk membagi dua kerajaannya itu.

“Konon dengan berbekal air suci dalam kendi, pendeta sakti itu terbang ke angkasa dan membagi wilayah dangan menjadikan sungai Porong sebagai batasnya,” jelas alumni Universitas Airlangga ini. Awalnya, kedua saudara ini hidup rukun, namun lama kelamaan terjadi perang saudara, dan dimenangkan oleh Mapanji Garasakan yang berkuasa di Panjalu) Kediri.

Hal ini bisa diketahui dari Prasasti Hantang/ Ngantang, Malang yang tertulis kata Panjalu Jayati. Pada zaman penjajahan Verinegde Ost Campagnie (VOC) Belanda, tepatnya Tahun 1817, oleh Residen Baron AM T Salis, Prasasti Wurare yang awalnya berada di Bejijong, Mojokerto,  diangkut dan hendak dibawa ke negeri Belanda.

Namun, entah mengapa, sampai di Surabaya, patung tersebut terasa berat untuk dipindahkan ke kapal, sehingga batal diangkut. “Awalnya patung ini berada dibelakang gedung Negara Grahadi, menghadap ke sungai. Tanda siap dinaikkan ke kapal untuk selanjutnya berlayar ke laut lepas,” tambah pemerhati sejarah kerajaan Nusantara ini.

Setelah gagal diangkut, patung diletakkan di taman yang berada di belakang Grahadi, yang sekarang dikenal sebagai  kawasan Patung Gubernur Suryo, Jalan Taman Apsari, Kelurahan Embong Kaliasin , Kecamatan Genteng, bersebelahan dengan kantor Persatuan Wartawan Indonesia/PWI Jatim. Sampai sekarang di malam tertentu, banyak orang yang berziarah di Patung Joko Dolog untuk berbagai tujuan.

“Dari bunga tabur yang ada di patung tersebut, menunjukkan banyaknya peziarah,” tambah Ketua DPD Gema Puan Jatim ini. (nanang)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Komisi IV DPRD Banyuwangi Tinjau Lapang Perusahaan Paving, Pastikan Kualitas dan Kesiapan

BANYUWANGI – Komisi IV DPRD Banyuwangi melaksanakan tinjau lapangan ke beberapa perusahaan produk paving blok ...
KRONIK

Silaturahmi dengan Mahasiswa BIB, Ini Pesan Ketua DPRD Sumenep

SUMENEP – Ketua DPRD Sumenep, H. Zainal Arifin, meminta para mahasiswa asal Sumenep yang berada di luar daerah ...
KRONIK

Banyuwangi Surplus Hewan Kurban untuk Iduladha, Pasok Berbagai Daerah di Indonesia

BANYUWANGI – Menjelang Hari Raya Iduladha 2025, ketersediaan hewan kurban di Banyuwangi melebihi kebutuhan ...
LEGISLATIF

DPRD Berharap Kasus Dugaan Korupsi di Perumda Panglungan Segera Dituntaskan

JOMBANG – Kalangan DPRD Kabupaten Jombang mendorong pihak kejaksaan segera menuntaskan penyidikan kasus dugaan ...
LEGISLATIF

Suyatno Dorong Generasi Muda Masuk Kepengurusan Koperasi Merah Putih

MAGETAN – Wakil Ketua DPRD Magetan, Suyatno memberi penekanan kepada calon pengurus koperasi Merah Putih ke depan ...
MILANGKORI

Apresiasi Kirab Budaya Wisata Gogoniti, Erma Dorong Masyarakat Kembangkan Potensi Wisata Desa

BLITAR – Suasana Desa Kemirigede, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar pada Minggu (18/5/2025) mendadak ramai. ...