Selasa
18 Agustus 2026 | 6 : 17

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pramono: Harkitnas Bukan Lagi Merdeka Atau Mati

pdip-jatim-ilustrasi-hari-kebangkitan-nasional

pdip-jatim-ilustrasi-hari-kebangkitan-nasionalJAKARTA – Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung mengatakan, kebangkitan bagi bangsa Indonesia saat ini bukan lagi persoalan merdeka atau mati. Tapi bagaimana dalam era kompetisi ini bangsa Indonesia bisa menjadi bangsa yang memenangkan pertarungan global.

Pramono mengingatkan, persoalan yang paling utama saat ini adalah bagaimana melakukan perang terhadap kebodohan, intoleransi, kesejahteraan, dan membuat bangsa ini sebagai bangsa yang memenangkan pertarungan pada tingkat global.

“Itulah yang harus dimaknai dari kebangkitan pada saat ini,” kata Pramono Anung, memaknai Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) tahun 2016 yang jatuh pada Jumat (20/5/2016) hari ini.

Menurut mantan Sekjen PDI Perjuangan ini, masa depan bangsa ditentukan oleh para pemuda, sebab merekalah yang akan menjadi pemimpin. Merekalah yang akan mendapatkan estafet kepemimpinan di kemudian hari.

“Untuk itu, kalau bangsa  ini akan memenangkan pertarungan, yang lebih penting lagi adalah menyiapkan para pemudanya untuk mereka menjadi petarung pada dunia global di era kompetisi. Sehingga mereka bisa menjadi bangsa yang memenangkan pertarungan di tingkat global,” ujarnya.

Sementara itu, Mendagri Tjahjo Kumolo mengatakan, sejak diproklamirkan kemerdekaan, bangsa Indonesia telah berjanji dan berketetapan hati bahwa NKRI merupakan harga mati. Komitmen terhadap NKRI penting ditegaskan kembali pada upacara Harkitnas.

“Mengingat setelah sekian lama berdiri sebagai bangsa, ancaman dan tantangan akan keutuhan NKRI tidak selangkah pun surut. Bahkan melalui kemajuan teknologi digital, ancaman radikalisme dan terorisme, misalnya, mendapatkan medium baru untuk penyebaran paham dan praktiknya,” ujarnya.

Dia menambahkan, Indonesia harus bangkit menjadi bangsa yang kompetitif dalam persaingan pada tingkat global. “Pada aspek-aspek kerja nyata, kemandirian, dan karakter kita lah terletak kunci untuk memenangkannya,” ucap Tjahjo, yang juga mantan Sekjen PDI Perjuangan ini.

Dia juga berharap, peringatan Harkitnas memperbarui semangat Trisakti yaitu berdaulat dalam politik, berdikari dalam ekonomi, dan berkepribadian dalam kebudayaan. “Jika kita konsisten, jalan kemandirian ini, insya Allah akan membawa bangsa ini mengalami kebangkitan yang selanjutnya. Yakni menjadi bangsa yang lebih jaya dan kompetitif dalam kancah internasional,” harapnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

HUT ke-81 RI, Bupati Arifin Serahkan 17 Rumah Bedah Rumah: Merdeka dari Hunian Tak Layak

TRENGGALEK – Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kabupaten Trenggalek memiliki makna berbeda bagi 17 keluarga ...
KOLOM

Marhaenisme dan Relevansi Pemikiran Bung Karno

Oleh: Deni Wicaksono, Ketua Persatuan Alumni GMNI Jawa Timur ADA bagian menarik dari pidato Presiden Prabowo ...
KRONIK

Wakil Ketua DPRD Bojonegoro Gelar Doa Bersama dan Bagikan Pupuk Organik Gratis di Hari Kemerdekaan

BOJONEGORO – Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Wakil Ketua DPRD Kabupaten ...
KABAR CABANG

Gelar Sarasehan Kebangsaan, DPC Tulungagung Perkuat Semangat Gotong Royong

TULUNGAGUNG – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung menggelar sarasehan kebangsaan dalam ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP Jatim: P-APBD 2026 Jangan Diukur dari Besarnya Anggaran, tapi Manfaat untuk Rakyat

SURABAYA – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur mengingatkan Pemerintah Provinsi Jawa Timur agar Perubahan APBD ...
SEMENTARA ITU...

Bacakan Proklamasi HUT ke-81 RI, Fery Ingatkan Kemerdekaan Harus Diisi Kerja Nyata untuk Rakyat

MADIUN – Ketua DPRD Kabupaten Madiun Fery Sudarsono mengingatkan kembali momentum Proklamasi Kemerdekaan sebagai ...