Minggu
15 Maret 2026 | 2 : 45

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Praktik Demokrasi Harus Dijalankan dalam Tradisi Bangsa Sendiri

pdip-jatim-hasto-fisip-unair

JAKARTA – Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan, pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menyebutkan bahwa demokrasi Indonesia sudah kebablasan, harus dicermati.

Sebab, jelas Hasto, dalam praktiknya demokrasi di Indonesia sekarang ini memang jauh dari nilai-nilai warisan budaya bangsa. Seperti perikemanusiaan, gotong royong, musyawarah mufakat, menghormati, dan teposeliro.

Hasto menyebut, tatanan demokrasi Indonesia didasarkan pada Pancasila, perikemanusiaan, musyawarah mufakat dan keadilan sosial.

“Demokrasi itu hidup di wilayah budaya politik, gotong royong, menghormati tepo sliro,” kata Hasto, kemarin.

Sehingga, jelas Hasto, praktik demokrasi di Indonesia harusnya dijalankan tetap dalam tradisi kebudayaan bangsa sendiri. “Kita bukan demokrasi ala barat, kita demokrasi yang dibangun dalam tradisi Indonesia,” ujar dia.

Sayangnya, tambah Hasto, kini praktik demokrasi dijalankan dengan kecenderungan saling menghujat dan menyebarkan ujaran kebencian. “Itulah instrumen dasar demokrasi kebablasan,” paparnya.

Dia mencontohkan, dalam pilkada itu mencari kepala daerah yang berkualitas, mumpuni dengan track record bagus.

“Tapi yang muncul kemudian adalah mobilisasi massa dan penyebaran ujaran kebencian yang tidak sesuai demokrasi budaya Indonesia,” ucap Hasto.

Sebelumnya,  saat menghadiri pengukuhan pengurus Partai Hanura di Sentul International Convention Center, Bogor, Rabu (22/2/2017) pagi, Jokowi mengatakan, demokrasi kita saat ini sudah terlalu kebablasan.

Menurut Jokowi, praktik demokrasi politik yang kita laksanakan telah membuka peluang terjadinya artikulasi politik yang ekstrem. Seperti liberalisme, radikalisme, fundamentalisme, sektarianisme, dan terorisme, serta ajaran yang lain, yang bertentangan dengan ideologi Pancasila.

Tapi dia meyakini, bahwa ini juga menjadi ujian, yang nantinya kalau ini bisa dilalui dengan baik, akan menjadikan bangsa Indonesia semakin dewasa, semakin matang, semakin tahan uji. Bukan justru melemahkan.

Kuncinya, dalam demokrasi yang kebablasan, sebut Jokowi, adalah penegakan hukum. Menurutnya, aparat hukum harus tegas, dan tidak ragu-ragu. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Gotong Royong Wujudkan Kota Atraktif, Mas Ipin Dorong Komunitas Jadi Motor Penggerak Ekonomi Trenggalek

TRENGGALEK – Pemerintah Kabupaten Trenggalek terus mematangkan konsep pembangunan Kota Atraktif sebagai arah ...
KABAR CABANG

Jelang Lebaran, PDIP Ponorogo Salurkan Ribuan Paket Sembako dari DPD Jatim

PONOROGO – Menjelang Lebaran, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ponorogo menyalurkan ribuan paket sembako dari DPD PDI ...
KRONIK

Kanang: Pemimpin Harus Paham Manajemen Prioritas

MAGETAN – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Budi Sulistyono atau yang akrab disapa Kanang mengingatkan ...
KABAR CABANG

PDI Perjuangan Jombang Buka Puasa Bersama Badan dan Sayap Partai, Tekankan Nilai Kemanusiaan

JOMBANG – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Jombang menggelar sarasehan dan buka puasa bersama badan dan sayap Partai, ...
KABAR CABANG

PDI Perjuangan Luncurkan Layanan Call Center, DPC Ponorogo: Kita Lebih Awal Tahu Persoalan Masyarakat

PONOROGO – PDI Perjuangan meluncurkan layanan call center nasional di nomor 0811 1030 3333 yang bisa diakses ...
SEMENTARA ITU...

Inda Raya Bagikan Ratusan Paket Sembako untuk Warga Jelang Idul Fitri

MADIUN – Politisi PDI Perjuangan sekaligus Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Madiun, Inda Raya, membagikan ratusan ...