Selasa
21 Juli 2026 | 11 : 54

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pimpin Drama Sejarah Perobekan Bendera, Cak Eri: Surabaya Punya Jiwa Pahlawan yang Luar Biasa

pdip-jatim-220919-perobekan-bendera-belanda-1

SURABAYA – Pertunjukan Drama Musikal Sejarah “Berkibarlah Benderaku” yang digelar di Jalan Tunjungan, Kota Surabaya, Minggu (18/9/2022) berlangsung meriah.

Pertunjukan kolosal yang berkisah tentang perobekan bendera di Hotel Majapahit Kota Surabaya itu dipimpin langsung oleh Wali Kota Eri Cahyadi.

“Saya ingin mengingatkan bahwa Kota Surabaya ini punya jiwa pahlawan yang sangat luar biasa,” kata Eri Cahyadi saat pertunjukan di Surabaya.

Kegiatan yang melibatkan 1.200 pemain tersebut berkisah tentang perjuangan Arek-arek Suroboyo dalam peristiwa perobekan bendera pada 19 September 1945. Peristiwa itu terjadi di Hotel Yamato yang kini dikenal dengan nama Hotel Majapahit.

Pada momen ini, wali kota yang juga kerap disapa Cak Eri tersebut juga memimpin penghormatan kepada bendera Merah Putih saat menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya.

Dalam teatrikal, wali kota juga turut membacakan puisi berjudul “Arek Suroboyo” untuk menggelorakan semangat nasionalisme para generasi muda di Kota Pahlawan.

Pada peringatan perobekan bendera tahun ini, dia ingin menyuguhkan pertunjukan drama teatrikal yang dikolaborasikan dengan modern agar dapat kembali mengingatkan masyarakat tentang perjuangan Arek-arek Suroboyo saat mempertahankan kemerdekaan.

Sementara itu, seorang veteran asal Surabaya, Bomanto mengaku sangat berkesan hingga meneteskan air mata ketika teatrikal berlangsung.

“Paling berkesan saat penaikan bendera. Pada waktu perobekan, itulah yang sangat menyayat, tidak bisa saya menahan air mata. Apa yang terjadi pada waktu itu, bagaimana kalau kita yang melaksanakan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Kota Surabaya Wiwiek Widayati mengatakan acara ini mengusung nasionalisme.

“Kegiatan yang mengusung semangat nasionalis ini berkisah tentang perjuangan arek-arek Suroboyo dalam peristiwa perobekan bendera Belanda yang terjadi pada 19 September 1945,” kata Wiwiek.

Ribuan pemain yang terlibat di antaranya dari kalangan pelajar, seniman, mahasiswa, dan pecinta sejarah di Surabaya. Menurut Wiwiek, pagelaran tersebut merupakan penampilan drama musikal yang didukung oleh lintas kesenian.

Konsep pertunjukan tersebut berformat happening art yang memanfatkan Jalan Tunjungan sebagai ruang pertunjukan, mulai dari unsur teatrikal, tari, musik, puisi, dan penampil yang berkolaborasi untuk mengekspresikan nilai-nilai sejarah dalam penguatan Kota Surabaya sebagai “Kota Pahlawan”.

Penampilan drama musikal ini dibagi tiga spot, yakni di dekat Siola dan Jalan Ketandan, kedua ada di depan Jalan Genteng Besar, dan ketiga adalah penampilan inti di Hotel Majapahit, yang saat peristiwa lalu bernama Hotel Yamato.

Sementara itu, sutradara Drama Musikal Sejarah “Berkibarlah Benderaku”, Heri Prasetyo mengakui konsep drama itu kali kini berbeda dengan drama kolosal sebelumnya.

Yakni, masyarakat diajak berpartisipasi dalam pertunjukan dengan mengenakan kostum atau pakaian Surabaya tempo dulu.

Pihaknya juga mengajak masyarakat menjadi bagian dalam pertunjukan dengan menyanyikan lagu bertema perjuangan, serta bersama-sama ikut memegang bendera merah putih dengan panjang 770 meter.

“Penampilan drama musikal kali ini juga diikuti oleh 150 mahasiswa pertukaran pelajar se-Tanah Air,” beber Heri Prasetyo. (goek/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Syaifuddin Zuhri Dorong Turnamen Usia Dini Digelar Rutin untuk Cetak Pesepak Bola Berkualitas

SURABAYA – Ketua DPRD Surabaya Syaifuddin Zuhri mendorong turnamen sepak bola usia dini digelar secara rutin ...
KABAR CABANG

DPC Bojonegoro Gandeng Praktisi, Latih Petani Bikin Pupuk Organik Murah Meriah

BOJONEGORO – Upaya menjaga ketahanan pangan dan merespons tingginya harga pupuk kimia terus dilakukan di daerah. ...
KRONIK

Sambut Bulan Kemerdekaan, Bupati Lukman Pimpin ASN Percantik Kota Bangkalan

BANGKALAN – Menyambut Bulan Kemerdekaan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan menggerakkan aparatur sipil negara ...
EKSEKUTIF

Pemkab Ngawi Siapkan Regulasi Mengemudi Sepeda Motor bagi Anak Usia 17 Tahun Ke Bawah

NGAWI – Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono mengaku prihatin atas meningkatnya kasus kecelakaan lalu lintas yang ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Tinjau Lahan Calon Hotel Haji Pertama di Indonesia Dekat Bandara Dhoho

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana meninjau lahan calon hotel haji pertama di Indonesia di dekat Bandara ...
LEGISLATIF

Asmadi Minta UMKM Dilibatkan dalam Revitalisasi GOR Ganesha, Pedagang Lama Harus Diprioritaskan

BATU – Ketua Komisi B DPRD Kota Batu, Asmadi, meminta Pemerintah Kota Batu melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, ...