Selasa
21 Juli 2026 | 11 : 07

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Perkuat Ekosistem Literasi, Mas Ipin Gratiskan Retribusi Toko Buku Mulai 2026

pdip-jatim-250916-masipin

TRENGGALEK – Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin mengumumkan kebijakan baru dalam rangka memperkuat ekosistem literasi dan pembangunan manusia.

Mulai tahun 2026, Ketua DPC PDI Perjuangan Trenggalek yang akrab disapa Mas Ipin tersebut membebaskan retribusi kepada seluruh toko buku dan toko kitab yang memanfaatkan aset atau barang milik daerah.

“Kami ingin mensukseskan gerakan nasional gemar membaca dengan cara lain yaitu menggratiskan retribusi pemanfaatan aset atau barang milik daerah untuk toko buku atau toko kitab, jadi seluruh toko buku yang ada di Kabupaten Trenggalek yang menggunakan fasilitas pemerintah maka retribusi pemanfaatan asetnya 0,” kata Mas Ipin dalam keterangannya kepada awak media, di Trenggalek Smart Center, Selasa (16/9/2025).

Langkah ini berlandaskan Peraturan Bupati Nomor 50 Tahun 2024 tentang kriteria dan tolak ukur pemberian pembebasan objek pajak dan retribusi, khususnya untuk sektor pendidikan.

Kebijakan ini sejalan dengan visi daerah dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD). khususnya dalam mewujudkan misi pilar pembangunan manusia kreatif dan meningkatkan indeks pembangunan manusia (IPM) serta capaian PISA Score di Kabupaten Trenggalek.

“Kebijakan ini akan berlaku mulai tahun 2026, karena tahun (2025) ini sudah berjalan dan beberapa sudah ada yang membayar retribusi,” lanjut Mas Ipin.

Selain menggratiskan retribusi toko buku, Pemkab Trenggalek juga terus mendorong penguatan literasi. Di antaranya melalui aktivasi perpustakaan desa, pengadaan pojok baca di ruang publik seperti taman, balai desa, dan bahkan kafe.

Dengan kebijakan tersebut, diharapkan semakin banyak pihak swasta. Baik itu perpustakaan maupun toko buku yang menginginkan ekosistem membaca semakin tinggi serta menormalisasi kegiatan membaca sebagai sebuah gerakan baru di Trenggalek.

Selain itu, dengan tingginya inklusivitas dan keberpihakan pada pendidikan, Pemerintah Kabupaten Trenggalek berharap literasi dapat menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat. (aris/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Pemkab Ngawi Siapkan Regulasi Mengemudi Sepeda Motor bagi Anak Usia 17 Tahun Ke Bawah

NGAWI – Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono mengaku prihatin atas meningkatnya kasus kecelakaan lalu lintas yang ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Tinjau Lahan Calon Hotel Haji Pertama di Indonesia Dekat Bandara Dhoho

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana meninjau lahan calon hotel haji pertama di Indonesia di dekat Bandara ...
LEGISLATIF

Asmadi Minta UMKM Dilibatkan dalam Revitalisasi GOR Ganesha, Pedagang Lama Harus Diprioritaskan

BATU – Ketua Komisi B DPRD Kota Batu, Asmadi, meminta Pemerintah Kota Batu melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, ...
SEMENTARA ITU...

Ketika Pelari Kenya Terjebak di Jember, Gotong Royong Mengantarnya Pulang

JEMBER — Debu musim kemarau beterbangan di sepanjang jalan Kota Jember. Matahari siang memantulkan hawa panas dari ...
KRONIK

Puan Maharani Tekankan Literasi Digital dan Komunikasi Negara untuk Tangkal Hoaks tentang DPR

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan maraknya hoaks yang menyasar DPR RI menjadi pengingat pentingnya ...
LEGISLATIF

DPRD Surabaya Dorong Pemkot Percepat Pembangunan Pintu Air Kali Jagir

SURABAYA – Ketua Komisi C DPRD Surabaya Eri Irawan mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mempercepat ...