Rabu
12 Agustus 2026 | 5 : 41

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Peringati Nuzulul Quran, Bupati Ipuk Ajak Semua Stakeholder Jaga Solidaritas dan Gotong Royong

PDIP-Jatim-Nuzulul-Quran-Banyuwangi-17032025

BANYUWANGI – Peringatan Nuzulul Quran dijadikan oleh Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, sebagai ajang konsolidasi seluruh stakeholder. Mulai dari kepala organisasi perangkat daerah (OPD), politisi, ulama, pengusaha dan segenap tokoh masyarakat.

“Kami mengajak bapak-ibu semua untuk bahu-membahu membangun daerah. Di tengah efisiensi yang sedang dilakukan oleh pemerintah, tiada lain yang bisa dilakukan selain terus menjaga solidaritas dan gotong royong,” ujar Ipuk di Pendopo Shaba Swagata Blambangan, Minggu (16/3/2025).

Menurutnya, Banyuwangi sedang menekankan pelaksanaan efisiensi dengan efektif. Namun, tetap memastikan pembangunan dan pelayanan publik tidak terganggu.

“Kami pastikan pembangunan tetap berjalan dan pelayanan publik tidak terganggu,” jelas politisi PDI Perjuangan itu.

Tampak hadir dalam peringatan Nuzulul Quran tersebut, Wakil Ketua DPRD Banyuwangi, Michael Edi Haryanto, beserta sejumlah anggota legislatif lainnya. Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Rama Samtama Putra, dan Wakil Bupati Banyuwangi, Mujiono, juga tampak hadir.

Sejumlah kiai sepuh juga turut berdoa bersama dalam acara tersebut. Di antaranya, KH. Suyuti Thoha (Tegaldlimo), KH. Hasan Toha (Srono), Ketua MUI Banyuwangi, KH. Muhaimini Asymuni, Katib Syuriyah PCNU Banyuwangi, KH. Ghozali, KH. Achmad Wahyudi dan puluhan kiai dan ibu nyai lainnya.

Sementara itu, momen Nuzulul Quran, menurut KH. Toha Muntaha, yang mengisi tausiyah pada acara tersebut, harus menjadi saat kembali ke Al-Quran. Apapun tantangan yang dihadapi, harus tetap berpegang teguh pada ayat-ayat suci tersebut.

“Menghadapi efisiensi ini tidak boleh kemudian membuat kita ngelokro. Lemes. Kita harus tetap produktif dengan berbagai inovasi-inovasi,” ujar pengasuh PP. Minhajut Thullab, Krikilan, Glenmore itu.

Hal tersebut juga ditegaskan oleh KH. Ahmad Munif Syafaat yang juga mengisi ceramah. Menurutnya, Banyuwangi selama ini dikenal dengan berbagai inovasinya yang bisa menjadi solusi di tengah keterbatasan yang ada.

“Insya Allah, jika kompak semuanya bisa diatasi,” tegas pengasuh PP. Darussalam, Blokagung itu.

Acara Nuzulul Quran tersebut di awali dengan Khotmil Quran bil ghaib di Pendopo Shaba Swagata Blambangan. Pembacaan ayat suci tersebut dilakukan oleh puluhan hafidzah (perempuan penghafal al-Quran) se-Banyuwangi yang terkumpul dalam Jamiyah Huffadzil Quran (JHQ) Banyuwangi. (ars/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Drama Tujuh Gol, Banteng Kalbar Taklukkan Maluku 4-3 di Soekarno Cup 2026

SURABAYA – Tim Banteng Kalimantan Barat (Kalbar) berhasil mengamankan tiga poin perdana setelah memenangi laga ...
SEMENTARA ITU...

Wabup Lamongan Lepas 38 Anggota Pramuka ke Jambore Nasional 2026

LAMONGAN – Wakil Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Wakamabicab) Gerakan Pramuka Lamongan sekaligus Wakil Bupati ...
EKSEKUTIF

Mas Ipin Turun ke Pesisir Munjungan, Tegaskan Pemkab Trenggalek Hadir dan Serap Aspirasi Warga

TRENGGALEK – Bupati Trenggalek M. Nur Arifin menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk tetap hadir di tengah ...
LEGISLATIF

Kanang Serahkan Tiga Unit Combine Harvester untuk Poktan di Ngawi

NGAWI – Kabupaten Ngawi dikenal sebagai salah satu daerah lumbung padi nasional. Di tingkat Jawa Timur, Ngawi juga ...
UMKM

Polikultur Rumput Laut dan Bandeng di Pangkahkulon Gresik Dilirik DPRD, Kades Sebut Air Tambak Jernih seperti Akuarium

GRESIK — Inovasi budidaya rumput laut yang dipadukan dengan ikan bandeng dan udang (polikultur) di Desa ...
SEMENTARA ITU...

Eri Cahyadi Ingatkan Mahasiswa Baru ITS: Jangan Hanya Andalkan AI, Perkuat Karakter dan Integritas

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengingatkan mahasiswa baru ITS agar tidak hanya mengandalkan AI, tetapi memperkuat ...