Selasa
11 Agustus 2026 | 7 : 55

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Penggerak Koperasi Wanita Siap Coblos Gus Ipul-Puti

pdip-jatim-puti-kopwan-waspada1

SURABAYA – Pasangan Calon Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dan Calon Wakil Gubernur Puti Guntur Soekarno mendapatkan tambahan dukungan. Kali ini mengalir dari kalangan penggerak koperasi wanita.

Tambahan dukungan itu diperoleh Cawagub Puti Guntur saat berkunjung ke kantor Koperasi Wanita Waspada di Kedung Anyar V, Kota Surabaya, Selasa (22/5/2018). “Kami senang dikunjungi Mbak Puti, yang ramah dan cantik,” kata Siti Sofia, ketua koperasi.

Puti disambut antusias oleh ibu-ibu, yang mengenakan kerudung merah, ciri khas yang dikenakan cucu Bung Karno itu. Mereka menggelar acara menjelang buka puasa bersama anak-anak yatim piatu.

Menurut Siti, kalangan anggota dan penggerak Koperasi Wanita Waspada telah lama “jatuh hati” pada kandidat Pilkada Jawa Timur nomor 2 tersebut.

“Program-program Gus Ipul dan Mbak Puti sangat berpihak pada pemberdayaan kaum perempuan. Kami mantap memilih Gus Ipul-Mbak Puti saat nanti hari coblosan Pilkada Jawa Timur, Rabu 27 Juni 2018,” ujar Siti sambil mengacungkan 2 jari.

Puti terlihat gembira mendapatkan aliran dukungan dari kalangan penggerak ekonomi perempuan tersebut. “Terima kasih ibu-ibu. Doa dan dukungan panjenengan semua membuat kami bangga dan semakin berbesar hati,” ucap Puti.

Di depan kaumnya, cucu Presiden pertama RI Soekarno tersebut menyampaikan beberapa gagasan kebijakan, yang akan ditempuh bersama Calon Gubernur Saifullah Yusuf, jika keduanya kelak terpilih.

“Gus Ipul dan saya ingin mengoneksikan kegiatan koperasi wanita ini dengan ekonomi berbasis digital, seperti start up yang saat ini tengah mewabah anak-anak muda,” terang Puti.

Sinergitas itu, kata dia, diharapkan makin memperkuat basis usaha koperasi dan bisnis rintisan yang digeluti anak-anak milenial. “Ekonomi sekarang semakin ke sini, semakin meninggalkan pola-pola yang konvensional,” katanya.

Dia juga mengampanyekan program pendidikan gratis untuk SMA/SMK Negeri. Juga penguatan dan perluasan pendidikan madrasah diniyah yang berbasis pesantren.

“Gus Ipul dan saya juga merancang program PKH Super, yang diperuntukkan bagi ibu-ibu kepala rumah tangga, single parent, tetapi berasal dari kalangan ekonomi bawah,” papar Puti Guntur. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Eri Cahyadi Ingatkan Mahasiswa Baru ITS: Jangan Hanya Andalkan AI, Perkuat Karakter dan Integritas

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengingatkan mahasiswa baru ITS agar tidak hanya mengandalkan AI, tetapi memperkuat ...
SEMENTARA ITU...

Andreas Buka Peluang UMKM Eks Dolly Tembus Pasar Ekspor, Risma Tekankan Pasar Lokal Harus Kuat

Anggota DPR RI Andreas Eddy Susetyo membuka peluang UMKM eks Dolly menembus pasar ekspor, sementara Risma ...
KRONIK

Bupati Ipuk Lepas 32 Kontingen Pramuka Banyuwangi ke Jambore Nasional ke-12 di Cibubur

BANYUWANGI – Sebanyak 32 Pramuka Penggalang siswa berbagai SMP di Banyuwangi akan mengikuti Jambore Nasional ...
KRONIK

Guntur Wahono: Tiban Bukan Sekadar Adu Skill, Tapi Merawat Persaudaraan Antar Daerah

BLITAR – Seni tradisi Tiban tidak semestinya berhenti sebagai tontonan budaya. Di balik pertarungan para jawara di ...
OLAHRAGA

Kalah 1-4 dari Jabar, Deni Wicaksono Tegaskan Peluang Banteng Jatim Masih Terbuka

SURABAYA – Kekalahan telak 1-4 dari Banteng Jawa Barat membuat langkah Banteng Jatim di Soekarno Cup 2026 langsung ...
OLAHRAGA

Aji Santoso Dorong Soekarno Cup Berkelanjutan, 400 Talenta Muda Dibuka Jalan ke Klub Profesional

SURABAYA – Lapangan Soekarno Cup 2026 bukan sekadar tempat bagi pemain muda mengejar kemenangan. Di balik ...