Senin
24 Agustus 2026 | 5 : 11

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pemkot Surabaya Gelar Deklarasi Anak Surabaya Digital Aman

pdip jatim 251127 digital aman

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengukuhkan komitmennya melindungi generasi masa depan dengan menggelar Deklarasi Anak Surabaya Digital Aman dan penandatanganan Tri Darma Digital secara serentak, Kamis (27/11/2025).

Kegiatan kolaboratif ini melibatkan BNN, Densus 88, Kepolisian, Komnas Perlindungan Anak, NGO (Non Governmental Organization), dan berbagai pihak lain, yang berfokus pada pengawasan ketat penggunaan konten digital oleh anak-anak.

Acara yang melibatkan seluruh pelajar SD dan SMP, baik negeri maupun swasta, ini diselenggarakan secara hybrid (daring dan luring), menegaskan keseriusan Kota Pahlawan dalam menciptakan lingkungan belajar yang bebas dari ancaman dunia maya dan perundungan.

Wali Kota Eri Cahyadi memimpin Deklarasi Anak Surabaya Digital Aman dan penandatanganan Tri Darma Digital di SMPN 19 Surabaya, lokasi utama kegiatan tersebut.

Dalam pesannya di hadapan ribuan pelajar, Eri menekankan bahwa teknologi merupakan tantangan sekaligus peluang besar yang memerlukan kehati-hatian.

“Anak-anak adalah generasi digital. Manfaatkan teknologi internet dan digital untuk belajar, berkarya, dan menemukan bakat terbaik. Namun, gunakanlah dengan santun dan hati-hati, sebab setiap unggahan dan komentar mencerminkan karakter diri kalian,” kata Eri.

Kader Banteng ini menegaskan komitmen Pemkot Surabaya untuk melindungi anak-anak dari ancaman digital yang semakin serius. Meliputi konten kekerasan, pornografi, hoaks, radikalisme, perjudian, dan perundungan daring (cyberbullying).

“Kami ingin memastikan bahwa sekolah tidak hanya menjadi ruang untuk belajar, tetapi juga tempat yang benar-benar aman, terlindungi dari risiko-risiko tersebut,” tegasnya.

Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur itu kemudian memberikan pesan kunci agar pelajar fokus pada menjaga persatuan demi mencegah perundungan. Dia mengajak para pelajar untuk berani melawan tindakan bullying.

Eri juga mengingatkan bahwa persatuan adalah kekuatan utama, dan tidak boleh ada seorang pun yang merasa jagoan di sekolah lantas bertindak menekan teman sebaya.

“Mulai hari ini, kalian semua harus bersatu. Tidak ada lagi yang boleh membully. Jika kalian melihat perundungan, laporkan kepada guru BK, itulah esensi sejati persahabatan,” tuturnya.

Selain perundungan, Eri juga menyoroti bahaya konten dan permainan digital yang mengandung kekerasan, yang disebutnya dapat mengubah imajinasi, menjerumuskan pada kecanduan, dan membentuk pribadi yang keras serta emosional.

Dia mendorong pelajar beralih ke permainan yang sifatnya mendidik, seperti simulasi strategi atau pembangunan.

“Kita harus berani melawan konten negatif dan game kekerasan. Konten yang berisi fitnah atau keburukan jangan ditonton atau dibagikan, agar ia hilang dengan sendirinya. Serta pilih game yang mendidik dan mengedukasi, seperti menyusun strategi atau membangun,” kata Eri.

Deklarasi ini turut menargetkan peran sekolah. Eri minta seluruh kepala sekolah dan guru bimbingan konseling (BK) untuk aktif mengajarkan anak-anak membedakan mana yang benar dan salah.

“Anak-anak yang memiliki mental kuat adalah mereka yang berani mengakui kesalahan, berani berubah, dan berani berinteraksi di lingkungan sosial, tidak hanya bersembunyi di balik layar,” jelasnya.

Eri Cahyadi juga mendorong pelajar agar aktif dalam kegiatan masyarakat, seperti Karang Taruna, sehingga tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga mahir bersosialisasi dan mengenal lingkungan sekitar.

Deklarasi ditutup dengan ikrar bersama untuk melawan kekerasan, narkoba, dan minuman keras, sebagai wujud ketaatan berakhlak dan beragama. “Kalian adalah orang-orang terbaik yang akan membahagiakan orang tua dan mengantarkan mereka ke surga,” pungkasnya. (gio/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Dari Menak Sopal ke Kebaya Fatmawati, Yeni Membawa Cerita Trenggalek ke Panggung Nasional

TRENGGALEK – Ada nama Trenggalek yang kini ikut berjalan menuju panggung nasional. Nama itu bukan hanya tertulis di ...
KRONIK

Hasto Ajak Anak Muda Hidup Sehat: Dari Olahraga Kita Bangun Kekuatan Bangsa

SURABAYA — Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengajak anak-anak muda membiasakan hidup sehat ...
KRONIK

Cerita Risma Saat Baguna Selamatkan Anak Patah Tulang di Gempa NTT

SURABAYA – Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Penanggulangan Bencana, Tri Rismaharini, memimpin langsung aksi tanggap ...
KRONIK

Hasto Minta Pembakar Hutan di Kalimantan Diproses Tegas

SURABAYA – Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, menyoroti kebakaran hutan dan lahan ...
HEADLINE

Hasto Ungkap Lima Pesan Megawati untuk Kader PDI Perjuangan Jatim

SURABAYA – Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, mengungkap lima pesan Ketua Umum PDI ...
HEADLINE

Tiga Desainer Jatim Raih Tiket Nasional Fatmawati Trophy 2026

SURABAYA – Tiga desainer Jawa Timur berhasil meraih tiket menuju babak nasional Fatmawati Trophy 2026 setelah ...