Senin
24 Agustus 2026 | 4 : 04

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pelajar Trenggalek Bisa Tukar Sampah Jadi Uang Saku, Mas Ipin: Tumbuhkan Kesadaran Lingkungan Sejak Dini

pdip-jatim-240524-ipin-ngaji-ngopi

TRENGGALEK – Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin menggagas Program Sangu Sampah atau Waste-to-Coin sebagai upaya menumbuhkan kesadaran lingkungan sejak dini sekaligus membangun budaya pengelolaan sampah bernilai ekonomi. Program ini ditargetkan mendukung visi Trenggalek menuju Net Zero Carbon 2045.

Program tersebut dituangkan dalam Instruksi Bupati Trenggalek Nomor 100.3.4.2/2199/406.002.1/2025 dan bakal dilaunching pada 21 Desember 2025.

Mas Ipin, sapaan bupati muda tersebut menjelaskan, melalui program ini siswa akan mendapatkan insentif berupa poin atau koin dari hasil pengumpulan sampah terpilah yang kemudian dapat dikonversi menjadi uang saku melalui rekening masing-masing di BPR Jwalita.

“Program ini bertujuan menumbuhkan kesadaran lingkungan sejak dini dan membangun budaya memilah serta mengumpulkan sampah. Setiap siswa bisa membawa sampah sesuai kategori, dinilai, kemudian mendapatkan poin yang bisa menjadi uang saku,” jela Mas Ipin, Kamis (4/12/2025).

Untuk memastikan rantai nilai ekonomi berjalan, pemerintah daerah menggandeng dua BUMD, yaitu PT Jwalita Energi Trenggalek (JET) dan PT BPR Jwalita Trenggalek. PT JET akan bertugas memberi nilai ekonomi pada sampah terpilah, sedangkan BPR Jwalita akan mendistribusikan insentif kepada siswa.

“Semua siswa nanti punya rekening di BPR Jwalita. Nilai ekonominya tidak diarahkan untuk belanja di luar daerah,” tegas bupati yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Trenggalek itu.

Mas Ipin menambahkan, akumulasi nilai ekonomi dari sampah akan ditampilkan pada event khusus setiap tiga bulan, sekaligus membuka peluang pemanfaatan dana tersebut untuk beasiswa atau kebutuhan lain yang bermanfaat bagi siswa.

Program Sangu Sampah akan diterapkan di seluruh lembaga pendidikan di Kabupaten Trenggalek. Setiap sekolah diwajibkan menyediakan fasilitas pemilahan sampah ke dalam delapan kategori, mulai dari botol minuman, plastik umum, logam, sampah elektronik, kertas dan karton, hingga minyak jelantah.

Adapun sampah organik yang terkumpul diharapkan bisa dikelola melalui program Adipura RT. Misalnya untuk pupuk, urban farming, kebutuhan pasar, maupun melalui pembuatan sumur biopori.

“Kalau ada general waste yang tidak terkelola, kemungkinan besar kita proses menjadi RDF. Ini kita siapkan di TPA tapi non-APBD dan bisa menjadi potensi pendapatan daerah,” jelasnya.

Menurut Mas Ipin, pendidikan lingkungan harus dimulai sejak usia dini sebagai bagian dari nation and character building. Dia ingin menanamkan pemahaman bahwa sampah memiliki nilai dan alam akan memberikan kebaikan kepada manusia jika dijaga dengan baik.

“Saya ingin tanamkan doktrin bahwa kalau kita baik sama bumi, bumi akan baik sama kita. Sampah sering diasosiasikan tidak bermanfaat, sementara koin bernilai,” tegas lulusan Pasca Sarjana Universitas Airlangga Surabaya ini.

Mas Ipin juga menyinggung bencana ekologis yang terjadi di berbagai daerah sebagai pengingat pentingnya menjaga alam. Menurutnya, kerusakan lingkungan akan selalu menciptakan ketidakseimbangan yang pada akhirnya berdampak kembali kepada manusia.

“Alam selalu menemukan keseimbangannya sendiri. Kalau dia dirusak di sisi kanan, dia akan berpindah ke kiri. Kalau kanan dan kiri dirusak, ya akhirnya ke mana-mana,” pungkasnya. (aris/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Dari Menak Sopal ke Kebaya Fatmawati, Yeni Membawa Cerita Trenggalek ke Panggung Nasional

TRENGGALEK – Ada nama Trenggalek yang kini ikut berjalan menuju panggung nasional. Nama itu bukan hanya tertulis di ...
KRONIK

Hasto Ajak Anak Muda Hidup Sehat: Dari Olahraga Kita Bangun Kekuatan Bangsa

SURABAYA — Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengajak anak-anak muda membiasakan hidup sehat ...
KRONIK

Cerita Risma Saat Baguna Selamatkan Anak Patah Tulang di Gempa NTT

SURABAYA – Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Penanggulangan Bencana, Tri Rismaharini, memimpin langsung aksi tanggap ...
KRONIK

Hasto Minta Pembakar Hutan di Kalimantan Diproses Tegas

SURABAYA – Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, menyoroti kebakaran hutan dan lahan ...
HEADLINE

Hasto Ungkap Lima Pesan Megawati untuk Kader PDI Perjuangan Jatim

SURABAYA – Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, mengungkap lima pesan Ketua Umum PDI ...
HEADLINE

Tiga Desainer Jatim Raih Tiket Nasional Fatmawati Trophy 2026

SURABAYA – Tiga desainer Jawa Timur berhasil meraih tiket menuju babak nasional Fatmawati Trophy 2026 setelah ...