Minggu
06 September 2026 | 4 : 43

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

PDI Perjuangan Jember Ingin Dialog dengan Mahasiswa Soal Kenaikan Harga BBM

pdip-jatim-dprd-jember-112421-tabroni

JEMBER – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Jember, Jawa Timur, ingin memberikan pemahaman kepada mahasiswa tentang alasan dan rasionalisasi kebijakan pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi.

“Kami sebenarnya ingin ada dialog antara DPRD Jember dan mahasiswa. Kebijakan yang diambil pemerintah pusat adalah sesuatu yang tidak populer, tapi harus diambil,” ujar anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jember, Tabroni, Senin (12/09/2022).

Ketua Komisi A DPRD Jember itu juga mengajak mahasiswa untuk melihat situasi global saat ini. Menurutnya, setelah perang Rusia dan Ukraina, harga minyak di tingkat dunia naik. Itu tentu mempengaruhi perekonomian nasional.

“Mahasiswa harus dipahamkan dulu hal tersebut. Walaupun faktanya mereka melihat masyarakat terkena dampak langsung dari pengurangan subsidi tersebut, kami ingin menyampaikan kepada teman-teman mahasiswa, bahwa faktanya 80 persen penikmat subsidi tersebut adalah masyarakat kelas menengah ke atas,” jelas Tabroni.

Tabroni juga menjelaskan, pemerintah pusat mengambil kebijakan menaikkan harga BBM sebenarnya untuk pemerataan kesejerahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia, dengan mengalihkan anggaran subsidi BBM untuk memberikan BLT (Bantuan Langsung Tunai) kepada rakyat kecil yang memang benar-benar membutuhkan.

“Naiknya harga BBM ini sebenarnya salah satu upaya menegakkan sila kelima, yaitu dengan mengalihkan uang triliunan rupiah yang sebelumnya untuk subsidi BBM tersebut kepada masyarakat kecil langsung. Bukan kalangan menengah ke atas,” tutur Tabroni.

Sebab itu, Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jember ingin memberikan pemahaman tersebut bahwa kebijakan menaikkan harga BBM itu bukannya tanpa dasar.

“Karena kalau pengurangan subsidi tidak dilakukan, ekonomi semakin kolaps. Ini sesuatu yang tidak menarik bagi kita ke depan. PDI Perjuangan sebagai partai pendukung pemerintah, ingin memberikan pemahaman kepada mahasiswa soal situasi ini,” jelas Wakabid Ideologi dan Kaderisasi DPC PDI Perjuangan Jember.

Soal pengawasan terhadap pemberian bantuan kepada masyarakat, Tabroni menegaskan, harus dilakukan oleh parlemen, pers, mahasiswa, dan semua elemen masyarakat.

“Tak boleh ada penyalahgunaan terhadap subsidi yang dipindahkan ke masyarakat menengah ke bawah itu,” tandasnya. (ryo/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

PDI Perjuangan Trenggalek Gelontor Ribuan Liter Air Bersih, Sehari Lima Desa Jadi Sasaran

TRENGGALEK – PDI Perjuangan Kabupaten Trenggalek menggelontorkan ribuan liter air bersih ke desa-desa yang ...
KRONIK

Banyuwangi Gelar “Festival Literasi Using”, Upaya Lestarikan Bahasa Daerah

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi menggelar Festival Literasi Using. Ajang ini menjadi cara ...
LEGISLATIF

Model Malang Berhasil, Untari Akan Perluas Pelestarian Aksara Jawa ke Seluruh Sekolah di Jatim

MALANG – Keberhasilan penerapan model pembelajaran dan pelestarian aksara Jawa di sejumlah sekolah di Malang ...
KRONIK

Waktu Tinggal Tiga Bulan, Widarto Pesimistis APBD Jember 2026 Terserap Optimal

JEMBER – Tambahan ruang fiskal Kabupaten Jember mencapai ratusan miliar rupiah. Namun, waktu untuk membelanjakannya ...
KRONIK

Di Tempat Hasto Dilahirkan, Demokrasi Dibicarakan Lewat Gamelan dan Tarian

YOGYAKARTA – Tidak ada kemewahan ruang pertemuan hotel. Tidak ada pendingin udara yang membuat suasana malam terasa ...
LEGISLATIF

Puan Dukung Penegakan Hukum 21 Badan Usaha Terkait Karhutla, Minta Prosesnya Transparan

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani mendukung langkah Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) melakukan penegakan hukum ...