KABUPATEN PROBOLINGGO – Pasca Musancab serentak, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Probolinggo terus berbenah. Tak hanya merekrut milenial, tiap PAC diminta merekrut kader perempuan ahli information technology (IT) untuk disiapkan perangkat udara dalam pemenangan Pemilu 2024.
Langkah itu, dinilai konkrit bila hattrick sebagai target pada pemilu 2024 mendatang. Sebab di tengah berkembangnya teknologi, mau tidak mau perjuangan harus disesuaikan dengan cara kekinian.
Hal itu disampaikan Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Probolinggo Edi Susanto melalui sekretaris A Didik Irfan. Kader banteng, harus punya terobosan termasuk dalam hal teknologi.
“Pertama, penguasaan IT di era sekarang ini sangat penting, salah satunya dalam upaya menangkal isu tidak benar alias hoaks. Kader PDI Perjuangan harus aktif di media sosial, ikut andil melawan segala bentuk hoaks yang menyerang partai,” ucap Didik pada Sabtu (29/5/2021).
Guna merealisasikan itu, pihaknya melakukan langkah kedua. Yakni, meminta tiap PAC merekrut kader yang mempunyai skill ahli IT seorang perempuan, sehingga perang udara semakin baik.
“Kenapa harus perempuan? Ini kami terinspirasi bagaimana kekuatan perempuan yang diperlihatkan Ibu Ketum Megawati Soekarnoputri dalam mengawal partai PDI Perjuangan hingga menjadi partai yang disegani,” jelasnya.
Pihaknya optimis, dengan adanya 1 orang perempuan yang menguasai IT di setiap kepengurusan PAC mampu mengawal PDI Perjuangan Kabupaten Probolinggo bisa memenuhi target di Pemilu 2024 yaitu mendapatkan 10 kursi di DPRD.
Diketahui, total ada 24 PAC di Kabupaten Probolinggo. Itu artinya, dengan jumlah sebanyak itu dibutuhkan kader perempuan dengan skill IT sebanyak 24 orang. (drw/hs)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS