Selasa
11 Agustus 2026 | 7 : 56

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

ODGJ di Kabupaten Kediri Tembus 3.531 Orang, Dodi Minta Dinkes Optimalkan Layanan Posyandu Jiwa

pdip-jatim-220908-dodi-pur

KEDIRI – Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Kediri Dodi Purwanto mendorong Dinas Kesehatan setempat untuk lebih meningkatkan pelayanan kesehatan kepada para penderita ODGJ (orang dengan gangguan jiwa).

Menurut politisi PDI Perjuangan ini, pelayanan kesehatan harus lebih ditingkatkan karena jumlah penderita ODGJ di wilayah Kabupaten Kediri semakin bertambah.

Dia menilai apa yang sudah dilakukan tim Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri melalui Puskesmas atau pun Posyandu Jiwa yang ada di sejumlah desa sebenarnya berjalan cukup baik.

Petugas Posyandu Jiwa telah memberikan pelayanan kesehatan dengan mendatangi setiap pasien gangguan jiwa secara door to door untuk mengecek kondisi kesehatan sekaligus pemberian obat. Tidak hanya itu posyandu jiwa juga mengajak penderita ODGJ untuk melakukan kegiatan senam bersama rutin setiap satu bulan sekali

“Memang menjadi perhatian khusus bagi kita, karena jumlah penderita ODGJ dalam kurun waktu yang akhir ini di tahun 2025 naik signifikan,” terang Dodi, dikutip Senin (8/9/2025).

Menurut dia, banyak faktor yang menjadi penyebab warga Kabupaten Kediri menderita gangguan jiwa. Di antaranya karena permasalahan ekonomi.

“Ini kan leading sektornya di Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan. Kami harap dua dinas tersebut bisa berkolaborasi dengan pemerintah desa untuk segera melakukan pendataan agar bisa diantisipasi melalui peningkatan pelayanan kesehatan Posyandu ODGJ di tiap desa,” ujarnya.

Dia menambahkan, dalam situasi seperti sekarang, semuanya tidak bisa difokuskan untuk memberikan pelayanan penanganan kesehatan ODGJ saja, tapi juga dibutuhkan upaya pencegahan. Disamping itu peran keluarga juga bepengaruh, terkait keterbukaan informasi tentang si pasien dan dorongan motivasi yang diberikan.

“Karena semua persoalan ODGJ harus dicegah lebih dulu melalui lingkup skala kecil atau internal keluarga. Keluarga pun harus terbuka, jangan malu kalau ada salah satu kerabatnya menderita gangguan jiwa. Karena harus tetap kordinasi pemerintah desa dengan puskesmas dan melaporkan ke Dinsos,” imbaunya.

Dodi menambahkan, peran serta kepala desa dan sejumlah relawan yang sudah proaktif memberikan pelayanan pembinaan kepada warganya yang menderita gangguan jiwa patut juga diberi apresiasi.

Apabila pasien dalam kondisi rawan dan dianggap membahayakan orang lain, imbuhnya, bisa langsung dibawa ke RS Jiwa di Surabaya atau di Lawang.

“Tidak lupa kita juga memberi apresiasi atau sangat berterima kasih adanya penampungan ODGJ yang dikelola secara pribadi atau upaya dari sejumlah relawan seperti di Desa Susu Bangau, Desa Kecamatan Badas dan seperti di Desa Ploso Lor,” sebutnya.

Seperti diketahui, Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri mencatat dalam kurun waktu 7 bulan terakhir jumlah penderita ODGJ di Kabupaten Kediri tembus di angka 3.531 orang. (putera/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Eri Cahyadi Ingatkan Mahasiswa Baru ITS: Jangan Hanya Andalkan AI, Perkuat Karakter dan Integritas

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengingatkan mahasiswa baru ITS agar tidak hanya mengandalkan AI, tetapi memperkuat ...
SEMENTARA ITU...

Andreas Buka Peluang UMKM Eks Dolly Tembus Pasar Ekspor, Risma Tekankan Pasar Lokal Harus Kuat

Anggota DPR RI Andreas Eddy Susetyo membuka peluang UMKM eks Dolly menembus pasar ekspor, sementara Risma ...
KRONIK

Bupati Ipuk Lepas 32 Kontingen Pramuka Banyuwangi ke Jambore Nasional ke-12 di Cibubur

BANYUWANGI – Sebanyak 32 Pramuka Penggalang siswa berbagai SMP di Banyuwangi akan mengikuti Jambore Nasional ...
KRONIK

Guntur Wahono: Tiban Bukan Sekadar Adu Skill, Tapi Merawat Persaudaraan Antar Daerah

BLITAR – Seni tradisi Tiban tidak semestinya berhenti sebagai tontonan budaya. Di balik pertarungan para jawara di ...
OLAHRAGA

Kalah 1-4 dari Jabar, Deni Wicaksono Tegaskan Peluang Banteng Jatim Masih Terbuka

SURABAYA – Kekalahan telak 1-4 dari Banteng Jawa Barat membuat langkah Banteng Jatim di Soekarno Cup 2026 langsung ...
OLAHRAGA

Aji Santoso Dorong Soekarno Cup Berkelanjutan, 400 Talenta Muda Dibuka Jalan ke Klub Profesional

SURABAYA – Lapangan Soekarno Cup 2026 bukan sekadar tempat bagi pemain muda mengejar kemenangan. Di balik ...